Nokia berhenti memproduksi smartphone (shutterstock.com)
Buletinmedia.com – Setelah hampir satu dekade membawa kembali merek legendarisnya ke pasar smartphone, HMD Global akhirnya memutuskan untuk menghentikan produksi ponsel pintar bermerek Nokia. Keputusan ini menjadi babak akhir dalam perjalanan panjang merek Nokia yang pernah mendominasi dunia ponsel, mengakhiri kisah panjang yang dimulai pada era kejayaan ponsel fitur dan berlanjut dengan upaya comeback yang ambisius.
Pada awal tahun 2025, HMD Global secara resmi menghapus seluruh daftar smartphone Nokia dari situs web mereka. Kini, ketika mengakses laman Smartphone di situs HMD, pengunjung hanya akan menemukan produk-produk baru yang dirancang dengan merek HMD, bukan lagi ponsel pintar Nokia. Sebagai pengganti, HMD telah membuat halaman terpisah untuk menampilkan perangkat-perangkat Nokia yang masih ada, namun peringatan jelas terlihat bahwa sebagian besar perangkat ini sudah tidak diproduksi lagi.
Di halaman tersebut, beberapa model yang sebelumnya menjadi andalan, seperti Nokia G42 5G, Nokia XR21, dan Nokia X30 5G, kini hanya tinggal kenangan. Bahkan tablet Nokia T20 dan T21 yang sempat digadang-gadang sebagai produk unggulan juga sudah tidak tersedia lagi. Pesan yang ditampilkan oleh HMD semakin memperjelas niat perusahaan untuk berfokus pada pengembangan merek mereka sendiri, dengan menawarkan produk-produk seperti HMD Fusion dan HMD Pulse+ kepada konsumen.
Keputusan ini menandai berakhirnya era ponsel pintar Nokia yang dimulai sejak 2016, ketika HMD Global pertama kali menghidupkan kembali merek tersebut dengan merilis ponsel fitur Nokia 150 dan kemudian smartphone pertama mereka, Nokia 6, pada 2017. Sejak saat itu, Nokia berusaha keras untuk bersaing dengan merek-merek besar lainnya di pasar smartphone, namun kenyataannya tidak cukup mampu merebut kembali hati pengguna, meskipun membawa beberapa teknologi canggih seperti kamera PureView yang dibeli dari Microsoft pada 2018.
Langkah ini juga menggarisbawahi berakhirnya hubungan antara Nokia dan HMD dalam industri ponsel pintar, meskipun ponsel feature Nokia masih terlihat di situs feature phone HMD, berbarengan dengan produk-produk feature phone dari merek lain yang juga diluncurkan oleh HMD.
Keputusan HMD untuk menyetop produksi smartphone Nokia bukanlah hal yang mendadak. Pada akhir 2024, indikasi awal sudah terlihat ketika HMD mulai mengurangi keberadaan smartphone Nokia di situs web mereka di beberapa negara Eropa, seperti Inggris dan Italia. Kini, langkah yang sama diambil untuk pasar internasional, dengan membuat pemisahan yang jelas antara ponsel merek Nokia dan perangkat lainnya di bawah pengelolaan HMD.
Sebagai catatan, perjalanan Nokia di dunia ponsel pintar dimulai sejak Microsoft mengakuisisi unit bisnis ponsel Nokia pada 2014, namun usaha mereka gagal membangkitkan popularitas Nokia yang pernah mendominasi pasar selama lebih dari satu dekade. Setelah akuisisi tersebut, Nokia keluar dari pasar ponsel pintar, dan HMD Global mengambil alih merek tersebut pada 2016, hanya untuk kini menutup babak tersebut.
Dengan berakhirnya produksi smartphone Nokia, HMD Global kini mengarahkan pandangannya pada pengembangan produk dengan merek mereka sendiri, menandai perubahan signifikan dalam arah bisnis perusahaan asal Finlandia tersebut. Meskipun demikian, sejarah Nokia sebagai salah satu ikon industri telekomunikasi dunia tetap akan dikenang oleh banyak orang.
Noted : Rinciannya bisa di liat tautan berikut ini
