Tina Astari, Istri Menteri UMKM Maman Abdurrahman/Foto: Instagram/@tina.astari
Agustina Hastarina, istri dari Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, akhirnya angkat bicara terkait polemik yang menyelimuti perjalanannya ke Eropa. Hal ini bermula dari beredarnya surat resmi berkop Kementerian UMKM yang ditujukan ke sejumlah Kedutaan Besar RI di Eropa, meminta pendampingan selama ia berada di sana—surat yang kemudian viral dan memicu sorotan publik.
Melalui akun Instagram resminya @tina.astari, Agustina mengonfirmasi bahwa dirinya memang tengah berada di Eropa. Namun, bukan untuk keperluan dinas atau liburan mewah, melainkan menjalankan tanggung jawab sebagai seorang ibu yang mendampingi putrinya, yang masih berusia 12 tahun, tampil dalam ajang Festival Misi Budaya Euro Folk 2025—sebuah kompetisi budaya internasional yang melibatkan tim sekolah sebagai perwakilan Indonesia.
Agustina menjelaskan bahwa perjalanan ini sudah direncanakan sejak Mei 2025, dan semua biaya mulai dari akomodasi, makan, hingga transportasi ditanggung secara mandiri menggunakan dana pribadi. Sebagai bentuk transparansi, seluruh bukti pembayaran telah diserahkan kepada suaminya, yang kemudian disampaikan langsung kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Saya sama sekali tidak menggunakan dana negara dan tidak meminta fasilitas apa pun dari pihak mana pun,” tegasnya dalam unggahan tersebut. Ia juga membantah keras dugaan bahwa dirinya mengajukan permohonan surat pendampingan ke Kedubes. Bahkan, menurutnya, tanggal dalam surat tersebut lebih lambat dibanding tanggal keberangkatannya ke Eropa, yakni 29 Juni, sementara surat dibuat pada 30 Juni 2025.
Sepanjang di Eropa, Agustina menegaskan bahwa tidak ada pendampingan dari pihak lain, kecuali rombongan sekolah anaknya, para guru pendamping, serta sejumlah orang tua murid lainnya. Ia merasa perlu menjelaskan semuanya karena tidak ingin keikutsertaannya dalam kegiatan budaya anaknya malah menimbulkan salah paham di tengah publik.
Dalam pernyataan yang menutup klarifikasinya, Agustina menyebut bahwa ini adalah bentuk tanggung jawabnya sebagai ibu terhadap anak yang baru pertama kali melakukan perjalanan jauh membawa nama bangsa. “Saya hanya seorang ibu yang ingin memastikan anak saya aman dan nyaman saat menjalankan tugas budayanya di luar negeri,” tulisnya.
Sebelumnya, sang suami, Menteri Maman Abdurrahman, juga telah memberi penjelasan langsung kepada media usai mendatangi Gedung Merah Putih KPK. Ia menegaskan bahwa kepergian istrinya sepenuhnya untuk mendampingi putri mereka yang mewakili sekolah dalam misi budaya, dan bukan perjalanan dinas. Semua biaya, tegas Maman, ditanggung lewat rekening pribadi istrinya, tanpa sepeser pun dari anggaran negara.
