tangkapan layar video Detik-detik wahana bermain di Arab Saudi patah dan terjatuh (Istimewa)
Sebuah malam yang seharusnya dipenuhi keceriaan di taman hiburan Al-Hada, Taif, Arab Saudi, berubah menjadi mimpi buruk ketika wahana adrenalin ‘360 Degrees’ patah dan terbelah di udara. Wahana berbentuk ayunan raksasa ini semula mengayun para penumpangnya tinggi di udara, memancing gelak tawa dan sorak-sorai penuh adrenalin. Namun, suasana seketika berubah mencekam ketika terdengar suara retakan logam yang tajam, disusul oleh dentuman keras saat struktur utama wahana runtuh.
Dalam sekejap, salah satu bagian wahana terlempar ke udara, sementara badan utama jatuh dari ketinggian beberapa meter dengan penumpang masih terikat di dalamnya. Rekaman video insiden yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan massal—penonton berteriak ngeri, sebagian berlari menjauh, sementara yang lain nekat mendekat untuk menolong korban.
TV Al Arabiya melaporkan bahwa sebanyak 23 orang terluka, dengan empat di antaranya mengalami luka serius. Peristiwa ini terjadi pada Rabu malam, 31 Juli 2025, tak jauh dari kota Jeddah, dan langsung mendapat respons cepat dari pemerintah wilayah.
Gubernur Taif, Pangeran Saud bin Nahar bin Saud bin Abdulaziz, memerintahkan penutupan taman hiburan tersebut untuk sementara waktu, sambil menginstruksikan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab kecelakaan.
Insiden ini menjadi pukulan bagi ambisi besar Arab Saudi dalam mengembangkan sektor hiburan dan pariwisata. Dalam beberapa tahun terakhir, kerajaan gencar membangun berbagai atraksi bertaraf internasional untuk mengurangi ketergantungan pada minyak. Salah satu megaproyek andalannya adalah Qiddiya, kota hiburan masa depan dekat Riyadh yang digadang-gadang akan menyaingi Disney dan mencakup taman bermain, sirkuit balap, hingga fasilitas seni dan budaya.
Namun, tragedi seperti ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlapnya industri hiburan, keselamatan pengunjung harus tetap menjadi prioritas utama.
