Seorang ibu yang ingin menonton televisi bersama anak perempuannya (Foto: Freepik/freepik)
Buletinmedia.com – Meluangkan waktu berkualitas bersama anak atau yang biasa disebut bonding time, memiliki banyak manfaat positif, terutama dalam meningkatkan kecerdasan anak. Psikolog Pritta Tyas, M.Psi., menjelaskan bahwa bonding time berperan penting dalam perkembangan otak anak secara optimal. Saat orangtua meluangkan waktu untuk berinteraksi, otak anak akan berkembang lebih baik, terutama dalam beberapa tipe kecerdasan seperti linguistik, musikal, jasmani, dan naturalis yang berhubungan dengan interaksi anak dengan alam dan lingkungan sekitarnya.
Interaksi hangat yang dilakukan selama bonding time, seperti bermain bersama, membacakan cerita, atau berbicara dengan penuh perhatian, sangat merangsang perkembangan otak anak, khususnya dalam kemampuan bahasa, emosi, dan berpikir. Pritta menyarankan kegiatan sensory play yang membantu stimulasi panca indra anak dan mengenalkannya pada lingkungan sekitar. Selain itu, bermain peran atau pretend play juga sangat baik untuk melatih imajinasi dan kemampuan berpikir kritis anak melalui berbagai peran yang dimainkan bersama orangtua.
Tidak hanya itu, permainan puzzle juga memiliki manfaat penting, yaitu membantu mengasah ketekunan, kekuatan jari, dan kemampuan memecahkan masalah. Semua kegiatan ini merupakan bagian dari proses belajar yang menyenangkan dan efektif, yang sekaligus mempererat ikatan emosional antara orangtua dan anak. Bonding time bukan sekadar waktu bersama, tetapi juga investasi penting dalam perkembangan kecerdasan dan karakter anak.
Pritta juga menyoroti teori Serve and Return yang sangat relevan dalam konteks bonding time. Teori ini menjelaskan bahwa interaksi timbal balik yang responsif antara orangtua dan anak sangat penting untuk perkembangan otak anak. Ketika anak memberikan “serve” berupa ekspresi atau perilaku, orangtua merespons dengan “return” yang tepat. Interaksi ini membentuk fondasi bagi kemampuan berbahasa dan keterampilan sosial anak di masa depan.
Interaksi yang rutin dan hangat seperti ini membantu anak mengembangkan kemampuan kognitif yang lebih kompleks di kemudian hari. Oleh karena itu, bonding time yang penuh makna bukan hanya soal kebersamaan fisik, tapi juga interaksi yang mendukung pertumbuhan otak dan karakter anak secara menyeluruh. Orangtua didorong untuk secara sadar menciptakan momen-momen berkualitas agar anak tumbuh dengan kecerdasan optimal dan emosional yang sehat.
