Anggota band AQUA, (dari kiri) Søren Rasted (Gitar), Claus Norreen (Gitar), Lene Nystrøm Rasted (Vokal), dan René Dif (Vokal)
Buletinmedia.com – Kabar mengejutkan datang dari grup musik legendaris AQUA. Setelah tiga dekade mewarnai industri musik dunia dengan lagu-lagu ikonik dan penampilan enerjik, band asal Denmark tersebut resmi mengumumkan perpisahan mereka. Keputusan bubar itu diumumkan langsung melalui unggahan resmi di akun Instagram AQUA pada 18 Mei 2026.
Pengumuman tersebut langsung memicu gelombang reaksi dari para penggemar di berbagai negara. Banyak yang mengaku sedih karena AQUA menjadi salah satu grup musik yang membentuk masa kejayaan musik pop era 1990-an hingga awal 2000-an.
Dalam pernyataan resminya, para personel yakni Lene Nystrøm, René Dif, dan Søren Rasted mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah perjalanan panjang yang penuh kenangan.
Mereka menyebut selama 30 tahun terakhir, AQUA telah menjadi bagian yang sangat besar dalam kehidupan pribadi maupun perjalanan karier mereka. Grup musik itu juga mengaku bersyukur karena berhasil mengalami berbagai pencapaian yang bahkan tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Dalam unggahan tersebut, AQUA menyampaikan bahwa mereka merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk menutup perjalanan sebagai band yang tampil secara live. Meski demikian, mereka menegaskan bahwa kenangan, persahabatan, dan kecintaan terhadap musik akan tetap hidup.
Pengumuman bubarnya AQUA langsung menjadi topik hangat di media sosial. Banyak penggemar mengenang masa kejayaan grup tersebut, terutama lewat lagu-lagu hit yang pernah mendominasi tangga musik internasional.
Nama AQUA sendiri memang tidak bisa dilepaskan dari era keemasan musik pop dunia pada akhir 1990-an. Grup ini dikenal luas lewat gaya musik ceria, warna visual mencolok, serta lagu-lagu yang mudah diingat.
Salah satu lagu paling fenomenal milik AQUA tentu saja adalah Barbie Girl. Lagu tersebut menjadi fenomena global dan masih dikenang hingga sekarang. Dengan lirik unik serta nuansa dance-pop yang khas, Barbie Girl berhasil membawa AQUA meraih popularitas luar biasa di berbagai negara.
Tak hanya Barbie Girl, AQUA juga memiliki sejumlah lagu populer lain seperti Doctor Jones, Turn Back Time, hingga Cartoon Heroes. Lagu-lagu tersebut menjadi bagian penting dalam budaya pop dunia dan masih sering diputar hingga sekarang.
Keberhasilan AQUA di industri musik internasional tidak terjadi secara instan. Band ini pertama kali dibentuk pada awal 1990-an dan perlahan mulai dikenal berkat konsep musik mereka yang berbeda dibanding grup pop lainnya saat itu.
Perpaduan antara musik dance, euro-pop, dan visual penuh warna membuat AQUA memiliki identitas yang sangat kuat. Gaya mereka dianggap unik dan mudah dikenali, terutama karena vokal khas Lene Nystrøm yang menjadi ciri utama band tersebut.
Album debut mereka, Aquarium, sukses besar secara global. Album itu terjual jutaan kopi dan membawa AQUA menjadi salah satu grup pop terbesar di dunia pada masanya.
Kesuksesan tersebut membuat AQUA menjalani tur dunia selama bertahun-tahun. Dalam pernyataannya, para personel mengaku sangat bersyukur karena bisa bertemu jutaan penggemar dari berbagai negara.
Mereka juga mengenang bagaimana perjalanan panjang itu dipenuhi pengalaman luar biasa, mulai dari konser besar, perjalanan lintas benua, hingga momen emosional bersama para penggemar setia.
Menurut AQUA, keputusan untuk bubar bukan diambil karena konflik internal atau perselisihan. Sebaliknya, mereka merasa hubungan di antara para personel tetap baik hingga saat ini.
Hal itulah yang membuat mereka memilih mengakhiri perjalanan band ketika rasa cinta terhadap musik dan satu sama lain masih tetap utuh. Mereka ingin menutup cerita AQUA dengan kenangan indah, bukan karena masalah yang merusak hubungan.
Pernyataan tersebut membuat banyak penggemar merasa haru. Tidak sedikit yang memuji keputusan AQUA karena memilih mengakhiri perjalanan karier dengan cara yang elegan dan penuh rasa syukur.
Di media sosial, ribuan komentar membanjiri unggahan pengumuman bubarnya AQUA. Banyak penggemar mengaku tumbuh bersama lagu-lagu mereka dan merasa kehilangan setelah mendengar kabar tersebut.
Sebagian penggemar juga membagikan nostalgia masa kecil dan remaja mereka bersama lagu-lagu AQUA. Musik grup ini memang dikenal sangat lekat dengan generasi 1990-an dan awal 2000-an.
Bahkan hingga kini, lagu-lagu AQUA masih sering digunakan di berbagai platform digital, mulai dari video pendek hingga playlist nostalgia musik pop dunia.
Popularitas AQUA kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir setelah lagu Barbie Girl kembali viral di media sosial. Fenomena tersebut membuat generasi muda mulai mengenal kembali musik-musik mereka.
Tidak sedikit pula yang menyebut AQUA sebagai salah satu ikon pop paling berpengaruh dari Eropa. Meski berasal dari Denmark, popularitas mereka berhasil menembus pasar Amerika Serikat, Asia, hingga Amerika Latin.
Selama kariernya, AQUA juga dikenal memiliki konser yang meriah dan penuh energi. Penampilan panggung mereka identik dengan warna-warni mencolok serta atmosfer pesta yang membuat penonton ikut bernyanyi bersama.
Keputusan untuk mengakhiri perjalanan live performance tentu menjadi momen emosional, baik bagi band maupun para penggemarnya.
Meski resmi bubar sebagai band yang tampil live, banyak penggemar berharap karya-karya AQUA tetap hidup dan terus dikenang lintas generasi.
Warisan musik mereka dianggap telah menjadi bagian penting dalam sejarah musik pop dunia. Tidak semua grup mampu menciptakan lagu yang tetap relevan dan dikenang puluhan tahun setelah dirilis.
AQUA berhasil melakukan hal tersebut lewat identitas musik yang unik dan berbeda. Mereka bukan hanya sekadar band pop biasa, tetapi juga simbol era musik dance-pop yang penuh warna dan energi.
Keputusan bubarnya AQUA sekaligus menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu grup musik paling ikonik dari Eropa. Selama 30 tahun, mereka telah menghadirkan hiburan, nostalgia, dan kenangan bagi jutaan orang di seluruh dunia.
Dalam pesan penutupnya, para personel AQUA menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada semua penggemar yang telah mendukung perjalanan mereka selama tiga dekade terakhir.
Mereka mengaku tidak akan pernah melupakan cinta, energi, dan dukungan yang diberikan para penggemar di setiap konser maupun perjalanan karier mereka.
Kini, meski perjalanan panggung AQUA resmi berakhir, lagu-lagu mereka diyakini akan terus hidup dan dikenang dalam sejarah musik pop internasional.
Bagi banyak orang, AQUA bukan hanya sekadar grup musik. Mereka adalah bagian dari masa muda, kenangan indah, dan soundtrack kehidupan yang tak mudah dilupakan.
Sumber : www.kumparan.com
