Ilustrasi wanita mengalami nyeri bahu dan leher (shutterstock.com)
Buletinmedia.com – Nyeri leher dan bahu adalah gangguan muskuloskeletal yang sangat umum dialami, dengan sekitar sepertiga orang dewasa usia kerja mengalaminya. Ketegangan otot ini sering kali disebabkan oleh postur tubuh yang buruk, terutama saat menatap layar dalam waktu lama. Jika tidak diatasi dengan baik, nyeri ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, membuat kita merasa kaku, pegal, dan tidak nyaman.
Namun, kabar baiknya, ada banyak cara efektif yang dapat dilakukan untuk mengurangi bahkan menghilangkan nyeri leher dan bahu tanpa harus bergantung pada obat-obatan. Dokter Akupunktur Asia Timur, Gudrun Snyder, mengungkapkan bahwa kunci utama untuk mengatasi rasa sakit adalah bersikap proaktif dengan menjalani gaya hidup sehat. “Gerakan, kebiasaan makan sehat, dan memasukkan hal-hal seperti akupunktur, yoga, atau rejimen perawatan diri lainnya ke dalam rutinitas harian dapat membuat perbedaan besar,” jelasnya.
Salah satu penyebab umum nyeri leher dan bahu adalah gaya hidup sedentari yang mengharuskan kita duduk terlalu lama di depan komputer atau layar ponsel. Menurut terapis fisik, Theresa Marko, ketegangan otot leher dan bahu juga bisa terjadi akibat kelemahan otot lain, seperti otot lengan, yang membantu menjaga stabilitas saat bergerak. Untuk itu, menguatkan otot-otot tersebut dapat meringankan beban pada leher dan bahu.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba untuk mengurangi nyeri leher dan bahu:
- Sesuaikan Tata Letak Meja Kerja

Ilustrasi Posisi Meja Kerja Terbaik (Tangkapan Layar) Pastikan meja kerja Anda ergonomis. Menurut Christynne Helfrich, PT, DPT, OCS, memastikan monitor berada sejajar dengan mata membantu menjaga kepala dan leher dalam posisi netral. Selain itu, pastikan siku Anda bersandar dengan nyaman di meja atau sandaran tangan dan pergelangan tangan dalam posisi netral saat mengetik.
- Beristirahat Secara Teratur

Ilustrasi Tidur Cepat agar Istirahat Lebih Berkualitas (Tangkapan Layar) Untuk menghindari ketegangan otot akibat berada dalam satu posisi terlalu lama, luangkan waktu setiap jam untuk menggerakkan kepala dari satu sisi ke sisi lain. Ini akan membantu meregangkan otot leher dan bahu yang kaku.
- Sempurnakan Postur Tubuh
:format(webp)/article/vybP3osbPKk90xW8Xesmm/original/010884600_1565863560-Tips-untuk-Postur-Tubuh-yang-Lebih-Baik-By-Darrin-Henry-Shutterstock.jpg)
Ilustrasi Postur Tubuh saat bekerja (Tangkapan Layar) Postur tubuh yang buruk sering kali menjadi pemicu utama nyeri leher dan bahu. Cobalah untuk memperbaiki postur dengan memutar bahu ke belakang dan merapatkan tulang belikat. Gerakan sederhana ini bisa mengurangi ketegangan yang ada di area tersebut.
- Lakukan Gerakan Bahu

Ilustrasi menggerakkan bahu (Tangkapan Layar) Untuk meredakan ketegangan di bahu, lakukan gerakan-gerakan sederhana seperti mendekatkan bahu ke telinga, memutar bahu ke depan dan belakang, serta menekan tulang belikat ke bawah. Gerakan ini akan melancarkan aliran darah dan meningkatkan mobilitas bahu.
- Remas Tulang Belikat

Ilustrasi remas tulang belikat (Tangkapan Layar) Cobalah meremas tulang belikat Anda dan tahan selama lima detik. Ulangi sepuluh kali dalam sehari untuk meregangkan otot-otot di area punggung atas dan bahu.
- Latihan Pernapasan Perut

Ilustrasi Latihan Pernapasan Perut (Tangkapan Layar) Stres dapat menyebabkan ketegangan di leher dan bahu, dan salah satu cara efektif untuk meredakan stres adalah dengan melakukan pernapasan dalam. Fokuskan napas pada perut agar tubuh bisa menghirup dan menghembuskan napas lebih dalam, yang akan membantu menenangkan otot yang tegang.
Meskipun nyeri leher dan bahu sering dianggap sebagai masalah kecil, jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan langkah-langkah sederhana namun efektif ini, Anda bisa mengurangi ketegangan dan merasa lebih nyaman dalam menjalani hari-hari. Jadi, mengapa tidak mulai memperbaiki postur dan merawat tubuh Anda sekarang juga?
