Foto: YouTube/Apple
Buletinmedia.com – Apple belum mengurus izin edar untuk iPhone 16 series di Indonesia, meski telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Wayan Toni, Direktur Jenderal (Dirjen) Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dalam keterangannya pada Jumat, 28 Februari 2025, Wayan mengungkapkan bahwa Apple belum memulai proses sertifikasi alat yang diperlukan untuk iPhone 16. Di Indonesia, setiap perangkat elektronik, termasuk smartphone, harus melalui dua proses sertifikasi: dari Postel Kominfo (sekarang Komdigi) dan TKDN dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Tanpa kedua sertifikasi ini, perangkat tidak dapat dipasarkan secara legal.
Sampai saat ini, iPhone 16 series belum terdaftar di laman sertifikasi Postel Kominfo, yang menunjukkan bahwa proses pengurusan izin edar di Indonesia belum dilaksanakan oleh Apple. Bahkan, meski iPhone 16 belum terdaftar, PT Apple Indonesia justru telah mengajukan izin edar untuk perangkat audio terbaru mereka, yaitu Powerbeats Pro 2, yang mendapat sertifikasi Postel pada 28 Februari 2025. Begitu juga di laman sertifikasi TKDN, belum ada tanda-tanda bahwa iPhone 16 series telah diurus oleh Apple. Ini menandakan bahwa meskipun Apple telah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah, iPhone 16 series masih belum siap untuk dipasarkan di Indonesia.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menjelaskan bahwa meskipun proses penerbitan sertifikat TKDN bisa berlangsung cepat, Apple masih harus melengkapi beberapa dokumen administrasi terkait. Agus menambahkan bahwa sertifikat TKDN bisa terbit pada Maret 2025, bahkan dalam waktu dekat, yang berarti sebelum bulan Ramadan. Namun, iPhone 16 series tetap belum dapat dijual jika belum mendapatkan sertifikasi dari Postel Kominfo. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun proses sertifikasi dapat diselesaikan dalam waktu cepat, ada kemungkinan penundaan lebih lanjut untuk penjualan resmi iPhone 16 di Indonesia.
Meskipun begitu, Apple sudah mencapai kesepakatan dengan pemerintah Indonesia terkait investasi yang akan mempercepat kedatangan iPhone 16 series ke Tanah Air. Perusahaan teknologi raksasa ini menyetujui proposal investasi senilai 1 miliar dollar AS, yang mencakup komitmen Apple untuk membawa produk-produk inovatif ke Indonesia, termasuk iPhone 16 dan iPhone 16e. Komitmen ini juga mencakup investasi uang tunai sebesar 160 juta dollar AS untuk periode 2025-2028, yang akan digunakan untuk memenuhi kewajiban TKDN sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sebagai bagian dari komitmen ini, Apple memastikan bahwa mereka akan segera menghadirkan iPhone 16 series ke pasar Indonesia, termasuk versi terjangkau, iPhone 16e. Perwakilan Apple mengungkapkan bahwa mereka sangat antusias untuk memperluas investasi di Indonesia dan membawa produk-produk inovatif mereka untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Meskipun saat ini iPhone 16 belum dapat dipasarkan, kesepakatan investasi yang dicapai antara Apple dan pemerintah Indonesia menunjukkan bahwa iPhone 16 series dan iPhone 16e akan segera tersedia di pasar Indonesia dalam waktu dekat.
