Ilustrasi - Perawatan botox. (Shutterstock)
Buletinmedia.com – Tren kecantikan terus berkembang seiring dengan inovasi teknologi terbaru, dan kini hadir sebuah perawatan yang mulai menarik perhatian banyak selebritas: polinukleotida. Penyanyi pop Charli XCX menjadi salah satu penggemar perawatan ini, menggantikan penggunaan botox dan filler yang sebelumnya pernah ia coba. Menurutnya, polinukleotida adalah solusi kecantikan yang lebih alami, seperti “vitamin dalam” untuk kulit.
Polinukleotida, yang berasal dari DNA salmon, dikenal sebagai biostimulator yang bekerja merangsang regenerasi jaringan dan mempercepat perbaikan sel kulit. Dibandingkan dengan filler yang menambah volume wajah secara langsung, perawatan ini merangsang produksi kolagen tubuh secara alami, sehingga memberikan hasil yang lebih halus, kenyal, dan tampilan kulit yang lebih segar dalam jangka panjang.
Para ahli bedah plastik, seperti Dr. David Shafer dan Dr. Catherine Chang, mendukung perawatan ini, meskipun mereka mengingatkan bahwa riset lebih lanjut dan persetujuan dari otoritas seperti FDA masih dibutuhkan. Bagi mereka yang mencari perawatan wajah yang lebih alami dan tahan lama, polinukleotida bisa menjadi pilihan menarik, mengingat bahwa banyak orang kini beralih dari filler yang sering menghasilkan tampilan wajah berlebihan.
Namun, baik filler maupun polinukleotida memiliki keunggulan tersendiri. Dr. Shafer menyarankan, kombinasi keduanya dapat menjadi solusi terbaik, tergantung pada kebutuhan dan kekhawatiran individu. Sementara itu, Charli XCX memberikan pesan penting bagi pengikutnya untuk selalu melakukan riset sebelum memilih perawatan kecantikan yang sesuai dengan kondisi kulit masing-masing.
