Harta Kekayaan Juragan 99 yang Kini Jadi Sekjen di Dewan Koperasi (Foto: Instagram @juragan_99)
Gilang Widya Pramana, atau lebih dikenal dengan julukan Juragan 99, kembali menyita perhatian publik—bukan karena deretan mobil mewah atau gaya hidupnya yang bergelimang kemewahan, tetapi karena penunjukan resminya sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN).
Penunjukan Gilang ke posisi strategis ini bukan tanpa alasan. Sosoknya yang dikenal sebagai entrepreneur muda dengan visi modern di industri kecantikan dinilai mampu mendorong koperasi Indonesia agar lebih adaptif dan progresif di tengah era digital. Gilang, bersama jajaran pengurus pusat DEKOPIN lainnya, diharapkan membawa semangat baru untuk mentransformasi wajah koperasi menjadi lebih inovatif, profesional, dan relevan dengan zaman.
💼 Dari Bisnis Skincare hingga Sepak Bola: Membedah Kerajaan Bisnis Juragan 99
Meski penunjukannya mendapat sambutan positif, perhatian publik justru tertuju pada aspek kekayaan pribadi Gilang. Pria asal Malang yang juga dikenal sebagai sahabat dekat Raffi Ahmad ini disebut-sebut memiliki kekayaan fantastis yang ditaksir mencapai Rp800 miliar. Namun, angka ini hanya sebatas estimasi publik, karena tidak ada rincian resmi yang mengonfirmasi total aset kekayaannya.
Yang pasti, Gilang adalah pengusaha multi-sektor. Ia dikenal luas lewat lini skincare miliknya yang mampu meraup omzet sekitar Rp600 juta per bulan pada 2022. Namun, bisnisnya tak berhenti di sana. Ia juga melebarkan sayap ke sejumlah bidang lain:
-
Transportasi: Mengelola usaha logistik dan rental kendaraan.
-
Sekolah Balap: Fasilitas pelatihan profesional untuk para pecinta otomotif.
-
Vape: Produk rokok elektrik yang menargetkan pasar milenial.
-
Konveksi: Produksi massal pakaian dan tekstil untuk berbagai merek.
Selain itu, Gilang juga dikenal aktif di dunia olahraga, terutama sebagai salah satu pemilik saham klub sepak bola Arema FC, di mana ia juga sempat menduduki posisi sebagai presiden klub.
🤝 Menjembatani Dunia Usaha dan Ekonomi Kerakyatan
Dengan latar belakang bisnis yang kuat dan keberhasilannya membangun merek dari nol, Gilang diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia usaha modern dengan sistem koperasi yang berbasis kerakyatan. Keterlibatannya di DEKOPIN diyakini bisa menjadi angin segar bagi generasi muda untuk melirik koperasi bukan sekadar sebagai alat ekonomi lama, tapi sebagai peluang baru yang bisa dikembangkan secara digital dan inovatif.
