sumber foto : freepik
Banyak orang memulai pagi mereka dengan semangkuk Greek yogurt yang disajikan bersama granola. Kombinasi ini sering dianggap sebagai pilihan sarapan sehat yang ringan namun bergizi. Namun, siapa sangka, dua makanan ini justru masuk dalam daftar pantangan dari seorang ahli jantung?
Dr. Sanjay Bhojraj, seorang dokter spesialis jantung bersertifikat yang berbasis di California, mengungkap fakta mengejutkan lewat video unggahannya yang dikutip oleh detikFood (20/4). Ia menyebut bahwa Greek yogurt dan granola yang sering dilabeli sebagai “makanan sehat” ternyata berpotensi menimbulkan risiko tersembunyi bagi kesehatan jantung.
“Yang terlihat sehat di label belum tentu benar-benar sehat untuk jantung,” tulisnya.
❗Mengapa Bisa Berbahaya?
Menurut Sanjay, bahaya utamanya terletak pada gula tambahan yang tersembunyi di balik label “sehat”. Banyak produk yogurt dan granola kemasan di pasaran yang mengandung pemanis buatan atau gula rafinasi dalam kadar tinggi—meski tidak selalu terasa manis mencolok di lidah.
Efek jangka panjangnya pun serius, seperti:
-
Lonjakan kadar gula darah
-
Peningkatan risiko peradangan dalam tubuh
-
Kenaikan tekanan darah
-
Penurunan kualitas nutrisi
-
Gangguan pada kadar kolesterol
Semua efek ini merupakan pemicu utama penyakit jantung kronis yang kerap datang secara perlahan dan diam-diam.
🧠Solusi dari Ahlinya
Sanjay menyarankan agar konsumen menjadi lebih cermat dalam membaca label makanan, terutama pada kolom “gula tambahan” dan daftar bahan. Jika memungkinkan, pilih yogurt tanpa tambahan gula atau pemanis buatan, lalu tambahkan buah segar sebagai pemanis alami.
Beberapa pilihan buah yang direkomendasikan:
-
Pisang, yang kaya kalium dan memberi rasa manis alami
-
Buah beri (strawberry, blueberry, raspberry) yang sarat antioksidan dan rendah gula
Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati sajian yogurt yang menyegarkan—tanpa harus mengorbankan kesehatan jantungmu.
