Rebellion Rose, Band Rock Punk Asal Yogyakarta (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Band punk Rebellion Rose akan membuka konser Green Day di Jakarta pada 15 Februari 2025. Pemilihan mereka sebagai pembuka konser ternyata memiliki cerita yang cukup menarik. Krisna, Media Relation Ravel Entertainment, berbicara mengenai hal ini kepada detikpop pada Selasa (11/2/2025). Green Day diketahui menginginkan band punk yang benar-benar “rebellious” atau yang tidak mainstream, sehingga Rebellion Rose akhirnya dipilih meski sebelumnya banyak netizen yang mengusulkan band lain seperti SID atau Netral.
Menurut Krisna, pemilihan Rebellion Rose sebenarnya dilakukan oleh Ravel Junardy, Founder Ravel Entertainment, yang menganggap band ini memiliki karakter yang sesuai dengan apa yang diminta Green Day. “Green Day minta band yang rebel, maksudnya dalam arti yang benar-benar gak mainstream,” ungkap Krisna. Ternyata, meskipun banyak permintaan dari netizen untuk band lain, tiba-tiba muncul nama Rebellion Rose yang akhirnya terpilih sebagai band pembuka. Krisna menambahkan bahwa dia sendiri tidak tahu soal teknis pemilihannya, namun ia merasa senang karena setelah pengumuman, tidak ada penolakan dari netizen. Bahkan, banyak yang mengapresiasi pemilihan Rebellion Rose.
Saat diumumkan menjadi pembuka konser Green Day, Rebellion Rose mendapat sambutan hangat dari penggemar. Di Instagram mereka, band ini menunjukkan kebahagiaan atas kesempatan tersebut, dan Krisna menyebutkan bahwa respons netizen juga sangat positif. “Gak ada yang ‘wah kenapa harus ini, kenapa harus ini’ gitu gak ada. Justru mereka juga apresiasi Rebellion,” jelas Krisna sambil tertawa. Ini menunjukkan betapa band Yogyakarta ini diterima dengan baik oleh para penggemar musik, baik dari kalangan pengikut mereka sendiri maupun dari netizen umum.
Bagi kamu yang belum mengenal Rebellion Rose, mereka adalah band punk asal Yogyakarta yang digawangi oleh Fyan Sinner (vokal), Fahmi Muzaki (gitar), Paulus Ryan (bass), dan Sandi ‘King’ Gilang (drum). Band ini telah memiliki lebih dari 1,8 juta pendengar bulanan di Spotify, sebuah pencapaian yang cukup luar biasa untuk sebuah band punk indie. Lagu mereka yang paling populer adalah “Aku Kamu Dan Samudra,” yang telah di-stream lebih dari 105 juta kali di platform musik Spotify. Lagu ini menjadi salah satu yang paling banyak diputar oleh penggemar mereka.
Pada tahun 2024, Rebellion Rose merilis single berjudul “Dengan Tangan Di Dada Ini Janjiku Padamu,” yang mereka nyanyikan bersama Over Distortion. Single ini telah diputar lebih dari 187 ribu kali di Spotify. Tak hanya itu, band ini juga telah merilis album penuh yang berjudul “Hanya Cinta Yang Dapat Tumbuh Disini,” yang berisi 15 track. Beberapa lagu yang paling populer dari album ini adalah “Senandung Pertemuan” dan “Hanya Cinta Yang Dapat Tumbuh Disini,” yang menunjukkan betapa band ini berkembang dengan karya-karya yang tidak hanya kuat dari sisi musik, tetapi juga dari segi lirik.
Rebellion Rose kini tengah mempersiapkan penampilan mereka yang sangat dinantikan di konser Green Day. Meskipun mereka masih tergolong band yang relatif baru, kesempatan ini tentunya akan semakin mengangkat nama mereka di dunia musik Indonesia. Pembukaan konser oleh Rebellion Rose tentu menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier mereka, dan banyak yang berharap band ini bisa terus berkembang dan sukses di panggung internasional.
