Pulau Awaji terkenal di Jepang sebagai penghasil bawang merah (shutterstock.com)
Buletinmedia.com – Bawang bombai, yang terkenal dengan rasa tajam dan aroma kuatnya. Namun, ada sebuah pulau unik di Jepang yang berhasil memukau banyak orang dengan bawang bombai yang rasanya manis dan menggoda. Fenomena ini memicu rasa penasaran warganet yang ingin mengetahui lebih dalam rahasia di balik kelezatan bawang bombai asal Pulau Awaji, atau yang lebih dikenal dengan nama Pulau Bawang.
Pulau Awaji, yang terletak tidak jauh dari Kobe, Jepang, memang terkenal dengan bawang bombai yang memiliki cita rasa manis, berbeda dengan bawang bombai pada umumnya. Keunikan rasa ini berasal dari kombinasi iklim panas dan lembap serta tanah vulkanik subur yang mendukung pertumbuhan tanaman bawang di pulau ini. Tanah yang kaya akan mineral memberikan nutrisi optimal bagi bawang yang tumbuh, sehingga menghasilkan rasa yang lebih lembut dan manis.
Dilansir dari Times of India pada Selasa (21/1/2025), popularitas Pulau Awaji semakin meningkat setelah seorang pengguna Instagram, @naomikatoo, membagikan video singkat yang menampilkan pesona pulau ini. Dalam video tersebut, ia menulis, “Hanya perjalanan singkat dari Kobe, terdapat Pulau Awaji, surga bawang Jepang.” Tak hanya tentang bawang, video ini juga memperkenalkan salah satu daya tarik utama Pulau Awaji, yaitu Museum Memorial Jembatan Utsunooka Onaruto.
Salah satu pemandangan paling mencolok di Pulau Awaji adalah patung bawang raksasa yang menghadap ke laut. Patung tersebut tidak hanya menjadi ikon pulau, tetapi juga menyambut setiap pengunjung dengan cara yang unik dan mengesankan. Tak hanya itu, Pulau Awaji juga memiliki toko suvenir yang menjual berbagai produk kreatif bertema bawang. Dari camilan bawang, plester berbentuk bawang, gantungan kunci, tote bag, hingga peralatan makan dan pakaian bertema bawang, semuanya bisa ditemukan di sini. Pengunjung benar-benar dimanjakan dengan pilihan yang lucu dan menarik.
Unggahan @naomikatoo pun langsung mendapatkan beragam komentar dari warganet yang terkesima dengan keunikan Pulau Awaji. Beberapa warganet dengan humor khasnya berkomentar, “Tidak ada bawang, tidak ada kehidupan,” sementara yang lain bercanda, “Semoga suatu hari ada Pulau Bawang Putih,” dan ada juga yang mengatakan, “Sayuran paling diremehkan sepanjang masa.”
Fenomena ini menunjukkan bagaimana sebuah pulau yang terkenal akan bawang bombai manisnya bisa menarik perhatian dunia dan menginspirasi para warganet untuk berkunjung dan merasakan keunikannya secara langsung. Pulau Awaji kini tidak hanya menjadi destinasi wisata bagi pecinta bawang, tetapi juga menjadi tempat yang penuh dengan kegiatan kreatif dan pengalaman tak terlupakan.
