Ini identitas 15 korban tewas dalam musibah tanah longsor di Petungkriyono Kabupaten Pekalongan. Sejumlah warga dan tim SAR mengevakuasi korban tewas. (FB/Batang Update)
Buletinmedia.com – Hujan deras yang disertai dengan angin kencang melanda Kabupaten Pekalongan pada Senin, 20 Januari 2025, menyebabkan bencana alam yang sangat parah, berupa banjir dan tanah longsor yang menggenangi serta merusak sejumlah wilayah di daerah tersebut. Kejadian bencana ini memicu kerusakan yang cukup signifikan, bahkan mengakibatkan sejumlah korban jiwa. Hingga laporan terakhir, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor yang melanda kawasan tersebut.
Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso, menyampaikan bahwa Kecamatan Petungkiono, terutama Desa Kasimpar, merupakan salah satu wilayah yang paling parah terdampak oleh kejadian longsor tersebut. Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun oleh tim gabungan, 16 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat tertimbun material longsor yang sangat tebal. “Hingga saat ini, kami sudah menemukan 16 korban meninggal dunia. Kami bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, masyarakat setempat, pemerintah daerah, serta relawan terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban lainnya yang masih belum ditemukan,” ungkap Doni dengan penuh rasa prihatin.
Proses evakuasi dan pencarian korban yang masih hilang saat ini menghadapi berbagai hambatan yang cukup berat, terutama karena kondisi medan yang sangat sulit dijangkau. Beberapa akses jalan yang menghubungkan ke lokasi bencana mengalami kerusakan parah dan terputus, sementara kondisi hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut semakin memperburuk keadaan. “Akses menuju lokasi bencana sangat terisolasi karena sejumlah jalan terputus di beberapa titik. Saat ini, perjalanan menuju lokasi hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki, sementara hujan yang tidak berhenti mengguyur terus memperburuk kondisi tersebut dan menghalangi kendaraan untuk masuk ke area yang terdampak,” tambahnya, menjelaskan tantangan besar yang dihadapi oleh tim penyelamat dalam usaha mereka untuk membantu para korban.
