D’Masiv (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Grup band D’MASIV memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan RANS Entertainment sebagai promotor tur Asia bertajuk Asia Home Run. Keputusan tersebut diambil setelah muncul gelombang seruan boikot terhadap Raffi Ahmad dan perusahaan hiburannya itu di media sosial.
Pergantian promotor ini menjadi perhatian publik karena terjadi di tengah ramainya perbincangan mengenai kontroversi yang menyeret nama Raffi Ahmad. D’MASIV akhirnya memilih melanjutkan rangkaian konser dengan menggandeng Antara Suara sebagai promotor utama.
Vokalis D’MASIV, Rian Ekky Pradipta, membenarkan adanya perubahan kerja sama tersebut. Ia tidak menampik bahwa situasi yang berkembang di masyarakat turut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kelanjutan hubungan dengan RANS Entertainment.
Menurut Rian, pihak band memahami berbagai respons yang muncul di tengah masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa D’MASIV ingin tetap menjalankan aktivitas bermusik dan menyelesaikan seluruh agenda tur yang sudah direncanakan.
“Ya maksudnya mungkin enggak perlu banyak dijelaskan karena kan memang isunya kemarin kan cukup masif ya, banyak yang memang ya isu boikot atau yang lain, tapi intinya di sini D’MASIV hanya berkarya aja,” tegas Rian saat ditemui di Jakarta Selatan.
Pernyataan tersebut sekaligus menjelaskan sikap D’MASIV dalam menghadapi situasi yang berkembang. Band yang dikenal lewat lagu “Cinta Ini Membunuhku” itu memilih tidak memperpanjang polemik dan tetap memusatkan perhatian pada perjalanan musik mereka.
D’MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment
Sebelum keputusan pergantian promotor diumumkan, RANS Entertainment tercatat sebagai pihak yang menangani penyelenggaraan tur Asia D’MASIV bertajuk Asia Home Run.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari rencana perjalanan konser D’MASIV di sejumlah negara. Melalui tur ini, band asal Indonesia tersebut berkesempatan menyapa para penggemarnya di luar negeri, termasuk di Taiwan dan Hong Kong.
Asia Home Run menjadi salah satu agenda penting bagi D’MASIV karena membawa musik mereka menjangkau pendengar di berbagai wilayah Asia. Sejumlah lagu populer yang telah dikenal penggemar menjadi bagian dari perjalanan bermusik yang dibawa melalui rangkaian konser tersebut.
Namun, situasi mulai berubah setelah nama Raffi Ahmad dan RANS Entertainment menjadi sorotan di media sosial. Kontroversi yang muncul membuat sejumlah pihak mempertanyakan keterlibatan perusahaan tersebut dalam berbagai kegiatan, termasuk kerja sama dengan D’MASIV.
Di tengah kondisi itu, keputusan mengenai kelanjutan kerja sama akhirnya dibicarakan secara internal oleh pihak band.
Rian menjelaskan bahwa D’MASIV telah melakukan pembicaraan sebelum menentukan langkah berikutnya. Setelah melalui pertimbangan bersama, mereka sepakat untuk melanjutkan penyelenggaraan tur Asia dengan Antara Suara.
“Jadi memang ya pada akhirnya kami kemarin berunding, akhirnya ya sudah, kami jalan dengan bersama Antara Suara aja sebagai promotor,” kata Rian.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya keterlibatan RANS Entertainment dalam penyelenggaraan tur Asia D’MASIV. Meski demikian, rangkaian konser yang sudah dijadwalkan tetap menjadi prioritas band tersebut.
Kontroversi Raffi Ahmad Picu Seruan Boikot di Media Sosial
Perubahan kerja sama antara D’MASIV dan RANS Entertainment tidak bisa dilepaskan dari polemik yang sebelumnya ramai dibicarakan masyarakat.
Nama Raffi Ahmad menjadi sorotan setelah kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026 menuai kritik. Perbincangan semakin ramai setelah muncul persoalan mengenai dugaan keterlibatan mahasiswa bayaran dalam kegiatan tersebut.
Isu itu kemudian berkembang di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian pengguna media sosial menyuarakan kritik serta seruan boikot terhadap Raffi Ahmad dan RANS Entertainment.
Gelombang respons tersebut tidak hanya membahas sosok Raffi Ahmad, tetapi juga perusahaan yang berada di bawah naungannya. Sejumlah kegiatan dan kerja sama yang melibatkan RANS Entertainment ikut menjadi bahan perbincangan.
Situasi tersebut turut berdampak pada kerja sama RANS dengan D’MASIV. Sejumlah penggemar mulai mempertanyakan alasan band tersebut menggandeng perusahaan milik Raffi Ahmad sebagai promotor tur Asia.
Pertanyaan dan kritik dari masyarakat kemudian menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan oleh pihak band. Terlebih, D’MASIV memiliki hubungan langsung dengan penggemar yang mengikuti perkembangan perjalanan Asia Home Run.
Dalam kondisi seperti itu, keputusan untuk mengevaluasi kerja sama menjadi langkah yang akhirnya diambil. Rian pun mengakui bahwa isu yang berkembang cukup besar dan tidak bisa dilepaskan dari pertimbangan pihaknya.
Meski begitu, ia tidak ingin persoalan tersebut mengalihkan perhatian dari tujuan utama D’MASIV, yakni berkarya dan menyelesaikan agenda musik yang telah disusun.
Sikap tersebut terlihat dari keputusan band untuk tetap melanjutkan tur Asia meskipun terjadi perubahan dalam susunan promotor.
Antara Suara Resmi Ambil Alih Promotor Tur Asia D’MASIV
Setelah tidak lagi bekerja sama dengan RANS Entertainment, D’MASIV menunjuk Antara Suara untuk menangani kelanjutan tur Asia Home Run.
Peralihan tersebut juga dikonfirmasi langsung oleh Antara Suara melalui akun media sosial resminya. Pihak promotor menjelaskan bahwa sebelumnya RANS Entertainment memang menjadi promotor utama konser D’MASIV Home Run Asia.
Namun, sejak penyelenggaraan konser di Hong Kong, tanggung jawab sebagai promotor utama telah diambil alih oleh Antara Suara.
“Betul semula RANS adalah promotor konser D’MASIV Home Run Asia. Namun mulai dari penyelenggaraan Hong Kong kemarin, Antara Suara udah ambil alih penuh sebagai promotor utama atas aspek penyelenggaraan konser,” tulis akun Antara Suara.
Pernyataan tersebut memperjelas posisi Antara Suara dalam rangkaian tur D’MASIV. Perusahaan tersebut kini bertanggung jawab terhadap berbagai aspek penyelenggaraan konser yang tersisa.
Pengambilalihan tugas promotor menjadi bagian penting agar agenda yang sudah direncanakan dapat terus berjalan. Pergantian pihak penyelenggara tentu membutuhkan penyesuaian, terutama dalam memastikan seluruh kebutuhan konser tetap terpenuhi.
Mulai dari koordinasi penyelenggaraan, persiapan teknis, hingga pelaksanaan pertunjukan harus dipastikan berjalan sesuai rencana.
Antara Suara sendiri menyatakan telah mengambil alih tanggung jawab secara penuh sejak konser di Hong Kong. Dengan demikian, rangkaian pertunjukan berikutnya berada di bawah penanganan promotor tersebut.
Bagi D’MASIV, perubahan ini menjadi langkah untuk memastikan perjalanan Asia Home Run tetap berlanjut tanpa harus membatalkan agenda yang sudah disusun.
Jadwal Tur Asia Home Run D’MASIV Tetap Berlanjut
Meskipun terjadi pergantian promotor, D’MASIV memastikan rangkaian tur Asia Home Run tetap berjalan. Keputusan mengakhiri kerja sama dengan RANS Entertainment tidak membuat seluruh agenda konser yang telah direncanakan ikut dihentikan.
Rian mengungkapkan bahwa bandnya telah menyelesaikan penampilan di dua negara, yakni Taiwan dan Hong Kong. Setelah itu, masih ada tiga agenda konser yang harus dijalani.
Ketiga agenda tersebut mencakup penampilan di Singapura, Kuala Lumpur, dan Jakarta. Jadwal tersebut menjadi bagian dari kelanjutan perjalanan Asia Home Run yang telah dipersiapkan sebelumnya.
“Ya alhamdulillah kemarin sudah dua negara, ini tinggal nanti di Singapura tanggal 9 November, 20 November di Kuala Lumpur, dan tanggal 5 Desember di Jakarta,” katanya.
Berdasarkan keterangan Rian, D’MASIV dijadwalkan tampil di Singapura pada 9 November 2026. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 November 2026.
Rangkaian tur tersebut kemudian dijadwalkan berakhir di Jakarta pada 5 Desember 2026.
Dengan masih adanya tiga agenda konser, D’MASIV memiliki sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan bersama promotor baru. Persiapan setiap pertunjukan perlu dilakukan agar penampilan di masing-masing kota tetap berjalan sesuai rencana.
Bagi penggemar di luar negeri, kelanjutan tur ini menjadi kabar penting. Mereka tetap memiliki kesempatan untuk menyaksikan penampilan langsung D’MASIV meskipun terjadi perubahan dalam penyelenggaraan konser.
Sementara itu, konser di Jakarta pada awal Desember menjadi salah satu agenda penutup dalam rangkaian jadwal yang disampaikan Rian.
Pergantian promotor juga membuat Antara Suara kini memegang peran utama dalam memastikan seluruh agenda tersebut terlaksana. Koordinasi dengan pihak band dan berbagai pihak terkait menjadi bagian dari pekerjaan yang harus diselesaikan.
D’MASIV Pilih Fokus Berkarya di Tengah Polemik
Keputusan D’MASIV untuk mengakhiri kerja sama dengan RANS Entertainment memperlihatkan bagaimana dinamika di luar panggung musik dapat memengaruhi kegiatan industri hiburan.
Dalam kasus ini, persoalan yang berkembang di media sosial turut menjadi pertimbangan dalam hubungan kerja sama antara band dan promotor.
Namun, Rian menegaskan bahwa fokus utama D’MASIV tetap pada aktivitas bermusik. Ia tidak ingin persoalan yang sedang ramai diperbincangkan mengganggu perjalanan band dalam menyelesaikan agenda konser.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa D’MASIV ingin tetap menjalankan tanggung jawab profesional kepada para penggemarnya.
Tur Asia Home Run yang telah disiapkan sebelumnya masih memiliki sejumlah agenda. Karena itu, pergantian promotor perlu dilakukan tanpa mengubah komitmen band untuk menyelesaikan rangkaian pertunjukan.
D’MASIV sendiri sudah cukup lama dikenal oleh penikmat musik Indonesia melalui sejumlah lagu populer. “Cinta Ini Membunuhku” menjadi salah satu karya yang melekat dengan perjalanan band tersebut dan memperluas pengenalan mereka di kalangan pendengar.
Melalui tur Asia, D’MASIV juga berupaya membawa karya-karya mereka lebih dekat kepada penggemar di luar Indonesia.
Kehadiran mereka di Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan Kuala Lumpur menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Setiap pertunjukan menjadi kesempatan untuk mempertemukan band dengan pendengar yang selama ini mengikuti karya-karya mereka.
Karena itu, kelanjutan tur menjadi hal yang penting bagi D’MASIV. Band tersebut harus memastikan perubahan promotor tidak mengganggu persiapan maupun pelaksanaan konser berikutnya.
Antara Suara Siapkan Kelanjutan Tur Setelah RANS
Dengan mengambil alih tanggung jawab promotor utama, Antara Suara kini menjadi pihak yang menangani kelanjutan Asia Home Run.
Perubahan ini membuat Antara Suara memiliki peran penting dalam memastikan seluruh agenda konser dapat berlangsung sesuai jadwal. Terlebih, masih ada tiga kota yang masuk dalam rangkaian pertunjukan berdasarkan keterangan Rian.
Pengambilalihan tanggung jawab sejak konser Hong Kong juga menjadi penanda dimulainya peran Antara Suara dalam penyelenggaraan tur tersebut.
Di sisi lain, keputusan ini menutup keterlibatan RANS Entertainment sebagai promotor dalam perjalanan konser D’MASIV.
Meski terjadi perubahan pihak penyelenggara, perhatian utama tetap tertuju pada kelanjutan konser dan kesiapan band untuk tampil di hadapan penggemar.
D’MASIV pun memilih untuk melanjutkan perjalanan musik mereka tanpa memperpanjang polemik yang berkembang. Sementara itu, Antara Suara bertanggung jawab memastikan aspek penyelenggaraan konser berjalan sebagaimana mestinya.
Dengan jadwal Singapura pada 9 November, Kuala Lumpur pada 20 November, dan Jakarta pada 5 Desember 2026, perjalanan Asia Home Run masih akan berlanjut dalam beberapa pekan mendatang.
Pergantian promotor dari RANS Entertainment ke Antara Suara menjadi salah satu perubahan penting dalam tur tersebut. Namun, D’MASIV memastikan agenda bermusik mereka tetap berjalan dan tidak berhenti di tengah polemik yang sedang ramai diperbincangkan.
Kini, perhatian publik tertuju pada kelanjutan konser di tiga kota tersebut sekaligus bagaimana Antara Suara menjalankan tanggung jawab barunya sebagai promotor utama tur Asia D’MASIV.
Sumber : www.medcom.id
