Timnas Basket Putri Indonesia menang dramatis atas Thailand di Asian Games 2026. (REUTERS/Edgar Su)
Buletinmedia.com – Timnas basket putri Indonesia meraih kemenangan penting atas Thailand dalam pertandingan Asian Games 2026. Bermain di Aichi International Arena, Kamis (17/9), Garuda Pertiwi harus melewati pertandingan yang berlangsung sengit hingga akhir sebelum memastikan kemenangan dengan skor 61-52.
Pertandingan Indonesia vs Thailand sejak awal berjalan ketat. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan tidak ingin memberikan kesempatan lawan untuk mengembangkan permainan. Indonesia sempat memegang kendali pertandingan, tetapi Thailand beberapa kali mampu memberikan tekanan dan memangkas jarak perolehan angka.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Timnas basket putri Indonesia harus menjaga konsentrasi selama empat kuarter, terutama ketika Thailand mulai meningkatkan intensitas permainan pada kuarter terakhir.
Dewa Ayu dan rekan-rekannya tampil percaya diri sejak tip-off. Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan sekaligus menjaga pertahanan agar Thailand tidak mendapatkan ruang untuk mencetak angka dengan mudah.
Thailand yang mengenakan seragam biru juga memberikan perlawanan sengit. Permainan cepat dan tekanan pertahanan yang diterapkan tim Gajah Perang membuat Indonesia harus bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan.
Indonesia Langsung Tampil Agresif
Sejak pertandingan dimulai, Timnas Basket Putri Indonesia terlihat berusaha menguasai jalannya permainan. Garuda Pertiwi tidak hanya mengandalkan serangan, tetapi juga mencoba menutup ruang gerak pemain Thailand.
Situasi tersebut membuat pertandingan berjalan dengan tempo cukup tinggi. Kedua tim saling bertukar serangan dan beberapa kali berhasil mencetak angka secara beruntun.
Indonesia mendapatkan momentum melalui kombinasi serangan yang lebih terorganisasi. Para pemain Garuda Pertiwi mampu menjalankan pola permainan yang telah disiapkan dan tidak terburu-buru ketika mendapatkan tekanan dari Thailand.
Meski demikian, Thailand juga menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Setiap kali Indonesia mencoba menjauh, Thailand berusaha membalas melalui serangan berikutnya.
Persaingan ketat tersebut membuat perolehan angka pada kuarter pertama tidak terpaut jauh.
Setelah melewati 10 menit pertama, Indonesia akhirnya menutup kuarter pembuka dengan keunggulan tipis 14-13.
Selisih satu angka menunjukkan betapa ketatnya pertandingan sejak awal. Indonesia memang berada di depan, tetapi belum bisa merasa aman karena Thailand terus memberikan tekanan.
Kuarter Kedua Jadi Momentum Indonesia
Memasuki kuarter kedua, permainan Timnas Basket Putri Indonesia mulai menemukan bentuk terbaiknya.
Garuda Pertiwi yang diasuh Kievinas Gitautas mampu meningkatkan efektivitas permainan. Serangan Indonesia menjadi lebih produktif dibandingkan kuarter pertama.
Pada periode ini, Indonesia berhasil menggelontorkan 22 poin. Produktivitas tersebut membuat Thailand mulai kesulitan menjaga ritme permainan.
Indonesia tidak hanya mengandalkan satu jenis serangan. Pergerakan para pemain membuat pertahanan Thailand harus bekerja lebih keras. Ketika mendapatkan ruang, pemain Indonesia langsung mencoba memanfaatkannya untuk menghasilkan angka.
Di sisi lain, pertahanan Indonesia juga tampil cukup disiplin.
Pola pertahanan zona dan man-to-man dijalankan secara bergantian. Pergantian sistem pertahanan tersebut membuat Thailand tidak mudah menemukan celah untuk melakukan penetrasi.
Thailand hanya mampu mencetak 13 poin pada kuarter kedua.
Perbedaan produktivitas tersebut membuat Indonesia semakin nyaman mengendalikan pertandingan. Garuda Pertiwi pun mampu menjaga keunggulan setelah tampil lebih efektif pada kuarter kedua.
Jika pada kuarter pertama Indonesia hanya unggul satu angka, memasuki pertengahan pertandingan jarak tersebut mulai melebar.
Momentum ini menjadi salah satu bagian penting dalam kemenangan Indonesia. Permainan yang lebih tenang membuat Garuda Pertiwi mampu menghadapi tekanan Thailand sekaligus menjaga konsistensi dalam mencetak angka.
Pertahanan Indonesia Jadi Kunci
Salah satu hal yang terlihat sepanjang pertandingan adalah kedisiplinan pertahanan Indonesia.
Thailand memiliki kemampuan untuk memberikan tekanan melalui permainan satu lawan satu. Karena itu, Indonesia harus memastikan setiap pemain tetap berada pada posisi yang tepat.
Penerapan sistem zona membantu Indonesia menutup area tertentu sehingga pemain Thailand tidak leluasa masuk ke pertahanan.
Ketika situasi membutuhkan penjagaan lebih ketat, pemain Indonesia juga menerapkan man-to-man marking.
Pergantian pola tersebut membuat Thailand harus terus mencari cara untuk membongkar pertahanan Garuda Pertiwi.
Tidak semua serangan Thailand berhasil menghasilkan angka. Bahkan pada kuarter kedua, Thailand hanya mampu memasukkan 13 poin ke ring.
Bagi Indonesia, kemampuan mempertahankan keunggulan menjadi modal penting untuk menghadapi dua kuarter terakhir.
Namun, pertandingan belum selesai.
Thailand masih memiliki banyak waktu untuk mengejar ketertinggalan. Karena itu, Indonesia tidak boleh lengah meski sudah mendapatkan keunggulan.
Thailand Mulai Mengejar pada Kuarter Ketiga
Memasuki kuarter ketiga, pertandingan kembali berjalan sengit.
Indonesia masih mampu mempertahankan keunggulan, tetapi Thailand mulai menunjukkan efektivitas yang lebih baik dibandingkan kuarter sebelumnya.
Tim Gajah Perang perlahan-lahan memangkas ketertinggalan. Serangan Thailand mulai menemukan celah di pertahanan Indonesia.
Louis Kimberley dan rekan-rekannya terus memberikan tekanan. Thailand tidak membiarkan Indonesia memperlebar jarak dengan mudah.
Pada kuarter ketiga, Thailand berhasil mengamankan 13 poin, sementara Indonesia mencetak 11 poin.
Hasil tersebut membuat Thailand mampu memangkas sebagian keunggulan Indonesia.
Meski begitu, Garuda Pertiwi masih berada di depan hingga memasuki kuarter terakhir.
Situasi tersebut membuat 10 menit terakhir menjadi sangat menentukan.
Indonesia membutuhkan konsentrasi penuh agar keunggulan yang sudah dibangun sejak kuarter kedua tidak hilang. Sebaliknya, Thailand memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan.
Thailand Mengawali Kuarter Keempat dengan Tekanan
Ketegangan pertandingan semakin terasa ketika memasuki kuarter keempat.
Thailand mengawali periode terakhir dengan baik. Mereka mampu mencetak tiga angka dan membuat jarak keunggulan Indonesia semakin tertekan.
Indonesia yang sebelumnya cukup nyaman mulai mendapatkan tekanan lebih besar.
Skor yang sempat berada di angka 56-44 kembali menjadi perhatian ketika Thailand berhasil memperkecil jarak menjadi 46-56.
Perbedaan 10 angka masih memberikan keuntungan bagi Indonesia, tetapi situasi pertandingan berubah dengan cepat.
Thailand meningkatkan agresivitas serangan. Para pemain Gajah Perang terus mencari celah melalui penetrasi dan tembakan dari area yang dianggap menguntungkan.
Indonesia pun harus lebih berhati-hati.
Kesalahan kecil dapat memberikan kesempatan bagi Thailand untuk semakin mendekat.
Di sisi lain, Indonesia berusaha tetap tenang dan tidak terbawa tempo permainan lawan.
Tiga Menit Terakhir Jadi Periode Menegangkan
Memasuki sekitar tiga menit terakhir pertandingan, tekanan Thailand semakin terasa.
Armada Popadic Misa terus menerapkan man-to-man marking. Strategi tersebut membuat pemain Indonesia mendapatkan penjagaan lebih ketat.
Ruang gerak Garuda Pertiwi menjadi semakin terbatas.
Thailand berusaha memaksa Indonesia melakukan kesalahan. Setiap penguasaan bola menjadi sangat penting karena pertandingan sudah memasuki fase krusial.
Indonesia sempat berada dalam posisi 57-48.
Thailand masih memiliki peluang untuk mengejar. Tekanan terus diberikan melalui serangan yang lebih agresif.
Kapten Thailand, Kunchuan Supavadee, kemudian mendapatkan peluang melalui aksi drive. Pergerakannya menghasilkan free throw.
Satu poin berhasil diamankan Thailand.
Perolehan angka pun berubah menjadi 50-57.
Selisih tujuh angka membuat pertandingan semakin terbuka.
Thailand masih memiliki kesempatan untuk memperkecil jarak, sementara Indonesia harus menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Dewa Ayu Jadi Salah Satu Penentu
Dalam situasi pertandingan yang semakin menegangkan, Indonesia mendapatkan momentum penting melalui kapten tim, Dewa Ayu.
Pada satu menit terakhir pertandingan, Dewa Ayu berhasil menyelesaikan kesempatan free throw dengan sempurna.
Tambahan angka tersebut membuat Indonesia kembali memperlebar jarak.
Garuda Pertiwi berada di posisi 59-50.
Tambahan angka tersebut sangat penting bagi Indonesia karena Thailand sebelumnya terus memberikan tekanan.
Dengan waktu pertandingan yang semakin sedikit, Indonesia memiliki keuntungan untuk mengelola permainan.
Namun, Thailand belum menyerah.
Tim Gajah Perang masih mencoba mencari angka tambahan. Mereka tetap bermain agresif dan berusaha memanfaatkan setiap kesempatan yang tersedia.
Indonesia juga terus menjaga konsentrasi.
Pemain Garuda Pertiwi berusaha mengamankan penguasaan bola dan tidak memberikan ruang kepada Thailand untuk mencetak angka dengan mudah.
Indonesia Tutup Pertandingan dengan Kemenangan
Pada detik-detik akhir pertandingan, Thailand sempat kembali mengamankan tambahan poin.
Namun, Indonesia mampu memberikan respons.
Garuda Pertiwi kembali mencetak angka sehingga keunggulan tetap terjaga.
Hingga pertandingan berakhir, Indonesia berhasil mempertahankan keunggulan dan menutup laga dengan skor 61-52.
Kemenangan ini terasa penting karena Indonesia harus menghadapi tekanan besar dari Thailand, terutama pada kuarter ketiga dan keempat.
Garuda Pertiwi tidak hanya mampu menciptakan keunggulan pada kuarter kedua, tetapi juga berhasil mempertahankannya ketika Thailand meningkatkan intensitas permainan.
Skor akhir 61-52 memastikan Indonesia unggul sembilan angka atas Thailand.
Perjalanan Pertandingan Indonesia vs Thailand
Jika melihat jalannya pertandingan, Indonesia sebenarnya menunjukkan performa yang cukup konsisten sejak awal.
Pada kuarter pertama, Indonesia unggul tipis 14-13.
Thailand masih mampu menjaga pertandingan tetap seimbang dan membuat Indonesia tidak bisa bermain terlalu nyaman.
Perubahan mulai terlihat pada kuarter kedua.
Indonesia tampil lebih produktif dengan mencetak 22 poin. Sementara itu, Thailand hanya menghasilkan 13 poin.
Perbedaan tersebut membuat Indonesia memiliki modal keunggulan yang lebih baik saat memasuki babak kedua.
Namun, Thailand memberikan respons pada kuarter ketiga.
Indonesia hanya mampu mencetak 11 poin, sedangkan Thailand menghasilkan 13 poin. Artinya, Thailand berhasil mengurangi sebagian jarak.
Kuarter terakhir kemudian menjadi bagian paling menegangkan.
Thailand mencoba mengejar dengan meningkatkan tekanan pertahanan dan serangan. Indonesia sempat mendapatkan tekanan besar ketika lawan memperkecil jarak.
Meski demikian, Garuda Pertiwi mampu mempertahankan ketenangan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan yang Tidak Diraih dengan Mudah
Hasil Indonesia vs Thailand di Asian Games 2026 memperlihatkan bagaimana pertandingan bola basket dapat berubah dalam waktu singkat.
Keunggulan besar pada satu periode tidak selalu menjamin pertandingan akan berjalan mudah sampai akhir.
Hal tersebut dialami Indonesia dalam pertandingan kali ini.
Setelah tampil produktif pada kuarter kedua, Garuda Pertiwi mendapatkan tekanan lebih besar pada kuarter ketiga dan keempat.
Thailand mampu memperbaiki efektivitas permainan dan terus mengejar.
Karena itu, kemampuan Indonesia menjaga konsentrasi menjadi faktor penting.
Pola pertahanan yang diterapkan sejak awal juga memberikan kontribusi besar. Sistem zona dan man-to-man yang berjalan cukup rapi membuat Thailand tidak selalu mendapatkan kesempatan mencetak angka dengan mudah.
Indonesia juga mampu memanfaatkan momen ketika mendapatkan peluang dari free throw.
Dalam pertandingan yang selisih angkanya cukup ketat, setiap poin tentu memiliki arti.
Terlebih ketika pertandingan memasuki satu menit terakhir.
Indonesia Berhasil Menjaga Keunggulan
Salah satu tantangan terbesar bagi Indonesia pada pertandingan ini adalah menjaga keunggulan ketika Thailand mulai mendekat.
Ketika skor sempat berada pada jarak yang tidak terlalu jauh, tekanan terhadap pemain Indonesia semakin besar.
Thailand mencoba memanfaatkan situasi tersebut untuk membangun momentum.
Namun, Indonesia tidak membiarkan lawan mengambil alih pertandingan.
Dewa Ayu dan rekan-rekannya tetap menjalankan permainan hingga peluit akhir.
Tambahan angka pada fase akhir pertandingan membantu Indonesia kembali memperlebar jarak.
Kemenangan 61-52 akhirnya menjadi hasil akhir dari perjuangan Garuda Pertiwi selama empat kuarter.
Hasil Asian Games 2026 Indonesia vs Thailand
Berikut gambaran perolehan angka Indonesia dan Thailand berdasarkan jalannya pertandingan:
- Kuarter pertama: Indonesia 14-13 Thailand
- Kuarter kedua: Indonesia 22-13 Thailand
- Kuarter ketiga: Indonesia 11-13 Thailand
- Kuarter keempat: Indonesia 14-13 Thailand
- Skor akhir: Indonesia 61-52 Thailand
Dari catatan tersebut terlihat bahwa Indonesia memiliki keunggulan produktivitas yang cukup besar pada kuarter kedua.
Thailand kemudian mampu memberikan perlawanan pada kuarter ketiga, sebelum Indonesia kembali menjaga keunggulan pada periode terakhir.
Pertandingan pun berakhir dengan Indonesia unggul sembilan angka.
Fokus Indonesia Setelah Mengalahkan Thailand
Kemenangan atas Thailand menjadi bagian penting dari perjalanan Timnas Basket Putri Indonesia di Asian Games 2026.
Namun, hasil satu pertandingan tentu bukan akhir dari perjalanan.
Persaingan di ajang olahraga multicabang seperti Asian Games berlangsung ketat. Setiap pertandingan memberikan tantangan yang berbeda.
Bagi Indonesia, kemenangan atas Thailand menunjukkan bahwa Garuda Pertiwi mampu bermain tenang dalam situasi pertandingan yang penuh tekanan.
Performa pada kuarter kedua menjadi salah satu modal penting. Sementara itu, kemampuan bertahan ketika Thailand melakukan tekanan pada kuarter ketiga dan keempat juga menjadi catatan positif.
Indonesia masih harus menjaga konsistensi permainan.
Jika mampu mempertahankan pola pertahanan yang disiplin sekaligus meningkatkan efektivitas serangan, Garuda Pertiwi memiliki peluang untuk terus memberikan perlawanan dalam pertandingan berikutnya.
Yang jelas, kemenangan atas Thailand memberikan tambahan kepercayaan diri bagi para pemain.
Jalannya Laga Penuh Kejar-kejaran Angka
Pertandingan Indonesia melawan Thailand juga menunjukkan betapa ketatnya persaingan basket putri di level Asia.
Sejak awal, tidak ada tim yang benar-benar bisa mendominasi sepanjang pertandingan.
Indonesia memang sempat menjauh setelah kuarter kedua, tetapi Thailand mampu memberikan respons.
Situasi tersebut membuat pertandingan terus berubah.
Bagi penonton, laga ini tentu menyajikan ketegangan tersendiri karena kemenangan Indonesia belum sepenuhnya aman hingga menit-menit terakhir.
Ketika Thailand mulai memangkas jarak pada kuarter keempat, tekanan terhadap Indonesia semakin besar.
Namun, Garuda Pertiwi mampu merespons dengan tambahan angka pada momen penting.
Dewa Ayu yang menjadi kapten tim juga menunjukkan peran penting dalam menjaga ketenangan tim pada fase akhir pertandingan.
Free throw yang berhasil diselesaikan dengan baik membantu Indonesia mempertahankan keunggulan ketika Thailand terus memberikan tekanan.
Skor 61-52 Pastikan Indonesia Raih Kemenangan
Setelah melewati empat kuarter, Indonesia akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 61-52.
Thailand memang sempat membuat pertandingan kembali menegangkan, tetapi Indonesia berhasil menjaga jarak hingga peluit akhir.
Kemenangan sembilan angka tersebut menjadi hasil dari permainan yang dibangun sejak kuarter pertama.
Indonesia unggul 14-13 pada kuarter pembuka, kemudian tampil lebih produktif pada kuarter kedua dengan mencetak 22 poin.
Thailand membalas pada kuarter ketiga dengan kemenangan periode 13-11.
Memasuki kuarter terakhir, Indonesia kembali mampu menjaga keunggulan dan mengakhiri pertandingan dengan skor 61-52.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Garuda Pertiwi harus bekerja keras untuk mendapatkan kemenangan.
Bukan kemenangan yang datang dengan mudah, tetapi hasil dari kemampuan menjaga permainan di tengah tekanan Thailand.
Bagi Timnas Basket Putri Indonesia, kemenangan atas Thailand di Aichi International Arena menjadi hasil penting dalam perjalanan Asian Games 2026.
Dewa Ayu dan kawan-kawan kini membawa modal kepercayaan diri setelah mampu melewati laga yang berlangsung ketat dari awal hingga akhir.
Thailand sempat mengejar dan membuat pertandingan kembali terbuka, tetapi Indonesia berhasil menjaga keunggulan hingga peluit terakhir.
Dengan skor akhir 61-52, Garuda Pertiwi sukses mengamankan kemenangan atas Thailand dalam pertandingan Asian Games 2026 yang berlangsung dramatis.
Sumber : www.cnnindonesia.com
