Pemain Sassuolo, Jay Idzes (kanan) berebut bola dengan pemain Inter Milan, Ange-Yoan Bonny dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Mapei Stadium, Minggu (08/02/2026) waktu setempat. (AFP/Piero Cruciatti)
Buletinmedia.com – Jay Idzes mengalami cedera saat memperkuat Sassuolo menghadapi Juventus dalam lanjutan Liga Italia 2026-2027. Cedera tersebut menjadi kabar kurang menyenangkan setelah Sassuolo berhasil meraih kemenangan dramatis dengan skor 3-2 atas Juventus di Stadion Mapei, Senin dini hari WIB atau Minggu malam waktu setempat, 13 September 2026.
Kemenangan atas Juventus seharusnya menjadi salah satu momen penting bagi Sassuolo. Namun, hasil tersebut harus dibayar dengan cedera yang dialami Jay Idzes.
Bek Timnas Indonesia itu tidak mampu menyelesaikan pertandingan dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-81. Posisinya kemudian digantikan oleh bek asal Kroasia, Duje Caleta-Car.
Setelah pertandingan, Jay Idzes menjalani pemeriksaan medis untuk mengetahui kondisi cedera yang dialaminya. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cedera tingkat sedang pada otot quadriceps kaki kiri. Sassuolo memastikan Idzes sudah memulai proses rehabilitasi, tetapi klub belum memberikan keterangan resmi mengenai berapa lama sang pemain harus menepi.
Sassuolonews.net kemudian menyoroti dampak absennya Jay Idzes bagi Sassuolo. Media yang secara khusus mengikuti perkembangan I Neroverdi itu menyebut cedera Idzes menjadi kehilangan besar bagi tim asuhan Alberto Aquilani.
Menurut Sassuolonews.net, Idzes sudah menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan Sassuolo. Kehadirannya bukan hanya berkaitan dengan kemampuan bertahan, tetapi juga pengalaman, kepemimpinan, serta kemampuannya membaca permainan.
Media Italia tersebut memperkirakan Jay Idzes harus menepi sekitar satu setengah hingga dua bulan. Namun, durasi tersebut masih berupa perkiraan media dan bukan keputusan medis resmi dari Sassuolo.
Jay Idzes Cedera Saat Sassuolo Kalahkan Juventus
Cedera Jay Idzes terjadi dalam pertandingan yang sebenarnya berjalan sangat menarik bagi Sassuolo.
Sassuolo berhasil mengalahkan Juventus dengan skor 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Mapei. Laga tersebut diwarnai drama hingga menit-menit terakhir sebelum Sassuolo memastikan kemenangan.
Jay Idzes tampil sebagai starter dan menjadi bagian dari lini belakang Sassuolo. Ia menjalankan perannya selama sekitar 80 menit sebelum mengalami masalah pada kaki kirinya.
Bek berusia 26 tahun tersebut kemudian memberi tanda kepada bangku cadangan bahwa dirinya tidak mampu melanjutkan pertandingan. Alberto Aquilani akhirnya mengambil keputusan untuk menggantinya.
Duje Caleta-Car masuk untuk menggantikan posisi Idzes.
Tidak lama setelah Idzes meninggalkan lapangan, pertandingan justru semakin menegangkan. Juventus mampu memberikan tekanan kepada pertahanan Sassuolo hingga akhir pertandingan.
Sassuolo akhirnya tetap berhasil mempertahankan kemenangan 3-2. Vasilije Adzic menjadi penentu kemenangan melalui gol pada penghujung pertandingan. Reuters juga mencatat pertandingan tersebut sebagai kemenangan dramatis Sassuolo atas Juventus.
Namun, kegembiraan Sassuolo atas kemenangan tersebut sedikit berkurang karena cedera yang dialami salah satu pemain penting mereka.
Hasil Pemeriksaan Medis Jay Idzes
Kondisi Jay Idzes kemudian diketahui setelah pemain tersebut menjalani pemeriksaan medis.
Sassuolo melalui keterangan resminya menyebut pemeriksaan menunjukkan lesi tingkat sedang pada quadriceps kaki kiri.
Quadriceps merupakan kelompok otot yang berada di bagian depan paha dan memiliki peran penting dalam berbagai gerakan, termasuk berlari, menendang, melompat, serta perubahan arah ketika bermain sepak bola.
Cedera pada bagian tersebut tentu membuat seorang pemain harus mendapatkan penanganan dan program rehabilitasi yang tepat.
Sassuolo menyatakan Jay Idzes sudah memulai proses pemulihan. Klub juga belum memberikan tanggal pasti kapan sang pemain bisa kembali berlatih penuh dan bermain.
Sejumlah media Italia kemudian memberikan perkiraan mengenai masa pemulihan Idzes.
Sassuolonews.net memperkirakan sang bek harus menepi antara satu setengah sampai dua bulan. Sementara laporan lain menyebut kemungkinan masa pemulihan sekitar 30 hingga 35 hari. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa waktu kembali bermain masih bergantung pada perkembangan rehabilitasi Idzes.
Karena itu, belum tepat jika langsung menyimpulkan bahwa Idzes pasti absen dalam periode tertentu tanpa mempertimbangkan perkembangan medis terbaru.
Yang sudah dipastikan adalah Idzes mengalami cedera quadriceps kiri tingkat sedang dan telah menjalani rehabilitasi.
Media Italia Soroti Peran Penting Jay Idzes di Sassuolo
Cedera Jay Idzes menjadi perhatian karena pemain tersebut mulai mendapatkan peran penting di Sassuolo.
Sassuolonews.net menilai Idzes telah menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu bagian penting di lini pertahanan tim.
Kemampuan fisik menjadi salah satu keunggulan Idzes. Selain itu, pemain yang pernah memperkuat Venezia tersebut juga memiliki kemampuan membaca arah permainan lawan.
Karakter tersebut membuat Idzes tidak hanya bertugas menghentikan serangan lawan, tetapi juga membantu menjaga organisasi lini belakang.
Sassuolonews.net menyoroti bahwa pentingnya Idzes bahkan semakin terasa setelah dirinya ditarik keluar saat menghadapi Juventus. Setelah sang pemain meninggalkan lapangan, pertahanan Sassuolo harus bekerja lebih keras menghadapi tekanan Juventus di fase akhir pertandingan.
Situasi tersebut menjadi gambaran bahwa kehilangan Idzes bukan hanya soal mengganti satu pemain dengan pemain lain.
Aquilani harus memikirkan bagaimana menjaga keseimbangan lini belakang ketika bek Timnas Indonesia tersebut tidak tersedia.
Mengapa Cedera Jay Idzes Jadi Kerugian bagi Sassuolo?
Sassuolo saat ini berada dalam fase penting pada musim 2026-2027.
Tim asuhan Alberto Aquilani membutuhkan kedalaman skuad untuk menjalani pertandingan-pertandingan Serie A yang berlangsung sepanjang musim.
Absennya pemain utama tentu membuat pelatih harus melakukan penyesuaian.
Dalam kasus Jay Idzes, tantangannya bukan sekadar mencari pemain yang bisa menempati posisi bek tengah.
Idzes juga memiliki peran dalam mengatur komunikasi di lini belakang.
Seorang bek tengah dituntut mampu membaca situasi sebelum serangan lawan berkembang. Komunikasi dengan bek lain, gelandang bertahan, hingga penjaga gawang menjadi bagian penting dari tugas tersebut.
Ketika pemain dengan karakter seperti itu tidak tersedia, pemain lain harus mengambil tanggung jawab lebih besar.
Sassuolonews.net menilai aspek kepemimpinan Idzes menjadi salah satu hal yang sulit digantikan begitu saja.
Itulah alasan mengapa cedera Jay Idzes disebut menjadi kerugian bagi Sassuolo.
Alberto Aquilani Harus Menyiapkan Alternatif
Kondisi tersebut membuat Alberto Aquilani harus mencari formula baru di lini belakang.
Duje Caleta-Car menjadi salah satu pilihan yang sudah terlihat ketika Idzes ditarik keluar menghadapi Juventus.
Namun, pertandingan berikutnya tentu akan memberikan tantangan berbeda.
Aquilani harus menentukan pasangan bek tengah yang paling sesuai dengan strategi yang akan digunakan.
Kondisi ini juga membuat kedalaman skuad Sassuolo menjadi sangat penting.
Pelatih harus memastikan lini pertahanan tetap memiliki organisasi yang baik meskipun kehilangan salah satu pemain utama.
Cedera dalam sepak bola memang menjadi bagian dari kompetisi. Namun, ketika pemain yang mengalami cedera memiliki peran besar dalam tim, dampaknya bisa terasa lebih luas.
Sassuolo harus mengatur ulang komposisi pertahanan sambil tetap menjaga performa yang sudah mereka bangun sejak awal musim.
Kemenangan atas Juventus Jadi Penghibur
Di tengah kabar cedera Jay Idzes, kemenangan Sassuolo atas Juventus tetap menjadi modal penting.
Sassuolo berhasil mengamankan tiga poin setelah pertandingan berlangsung penuh drama.
Menurut laporan Reuters, Sassuolo sempat unggul, kemudian Juventus menyamakan kedudukan. Pertandingan kembali berubah hingga akhirnya Vasilije Adzic mencetak gol penentu pada penghujung laga untuk memastikan kemenangan 3-2.
Kemenangan tersebut tentu memberikan kepercayaan diri bagi Sassuolo.
Namun, tim harus segera fokus pada pertandingan berikutnya.
Apalagi setelah pertandingan menghadapi Juventus, Sassuolo masih memiliki agenda Serie A yang harus dijalani.
Salah satu pertandingan berikutnya adalah menghadapi Monza. Jay Idzes dipastikan tidak tersedia untuk pertandingan tersebut berdasarkan laporan terkini mengenai kondisinya.
Jay Idzes Sudah Memulai Proses Rehabilitasi
Kabar positifnya, Jay Idzes tidak harus menunggu lama untuk memulai pemulihan.
Sassuolo menyatakan bahwa pemain tersebut sudah menjalani proses rehabilitasi setelah hasil pemeriksaan medis keluar.
Tahap rehabilitasi menjadi bagian penting sebelum seorang pemain kembali ke lapangan.
Pemulihan cedera otot biasanya dilakukan secara bertahap. Pemain tidak langsung kembali bermain setelah rasa sakit berkurang.
Tim medis perlu memastikan kondisi otot sudah cukup kuat untuk menerima beban latihan.
Setelah itu, pemain biasanya menjalani peningkatan intensitas latihan secara bertahap sebelum kembali mengikuti latihan bersama tim.
Karena itu, waktu kembali Jay Idzes akan sangat bergantung pada perkembangan kondisinya selama menjalani program rehabilitasi.
Sassuolo sendiri belum menetapkan tanggal resmi mengenai comeback Idzes.
Dampak Cedera Jay Idzes bagi Timnas Indonesia
Cedera Jay Idzes juga menjadi perhatian besar di Indonesia.
Pasalnya, Idzes bukan hanya pemain penting bagi Sassuolo. Ia juga merupakan kapten Timnas Indonesia.
Absennya Idzes berpotensi memengaruhi persiapan Timnas Indonesia menghadapi agenda internasional berikutnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia menjadi salah satu peserta turnamen tersebut dan tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
Dengan perkiraan pemulihan yang mencapai beberapa pekan, peluang Idzes untuk tampil di turnamen tersebut menjadi persoalan yang harus diperhatikan.
Sejumlah laporan terbaru bahkan menyebut Idzes berpotensi absen dari FIFA ASEAN Cup 2026.
Namun, kepastian mengenai keikutsertaan Idzes tetap bergantung pada perkembangan pemulihan dan keputusan tim medis serta Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia Berpotensi Kehilangan Kapten
Bagi Timnas Indonesia, keberadaan Jay Idzes memiliki arti tersendiri.
Selain bermain sebagai bek tengah, Idzes dipercaya mengenakan ban kapten.
Peran tersebut membuat kehadirannya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis di lapangan.
Sebagai kapten, Idzes juga memiliki tanggung jawab untuk membantu komunikasi antarpemain.
Ketika seorang pemain senior dan kapten tidak dapat tampil, pelatih harus menyiapkan alternatif.
Kondisi ini menjadi semakin penting ketika turnamen berlangsung dalam waktu yang berdekatan.
Timnas Indonesia perlu memiliki pemain yang siap mengambil tanggung jawab di lini belakang jika Idzes benar-benar tidak dapat dimainkan.
Meski begitu, keputusan akhir mengenai skuad tetap berada di tangan tim pelatih dan perkembangan kondisi pemain.
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perhatian
Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi salah satu agenda penting bagi Timnas Indonesia pada periode tersebut.
Indonesia dijadwalkan menghadapi persaingan di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Turnamen tersebut dimulai pada 25 September 2026.
Masalahnya, tanggal tersebut hanya berjarak sekitar dua pekan setelah Idzes mengalami cedera.
Jika perkiraan pemulihan 30 sampai 35 hari yang diberitakan sejumlah media digunakan sebagai acuan, Idzes berpotensi belum kembali ke kondisi siap bertanding ketika turnamen dimulai.
Sementara itu, Sassuolonews.net memperkirakan periode pemulihan yang lebih panjang, yakni sekitar satu setengah sampai dua bulan.
Perbedaan perkiraan tersebut menjadi alasan mengapa kondisi Idzes masih perlu dipantau.
Yang paling penting saat ini adalah memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana.
Bukan Hanya Soal Durasi Cedera
Dalam kasus cedera pemain sepak bola, lamanya waktu menepi bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.
Kondisi pemain ketika kembali berlatih juga menjadi faktor penting.
Seorang pemain mungkin sudah dinyatakan pulih secara medis, tetapi masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan kembali kebugaran dan ritme pertandingan.
Hal itu juga berlaku bagi Jay Idzes.
Jika proses rehabilitasinya berjalan baik, langkah berikutnya adalah mengembalikan kemampuan fisiknya secara bertahap.
Pemain tidak selalu langsung kembali menjadi starter setelah pulih.
Pelatih dapat memberikan menit bermain secara bertahap untuk memastikan kondisi pemain benar-benar siap.
Karena itu, tanggal kembali Idzes ke lapangan tidak bisa hanya dihitung berdasarkan jumlah hari dari tanggal cedera.
Sassuolo Kehilangan Pemain yang Mulai Menjadi Andalan
Perjalanan Jay Idzes bersama Sassuolo membuatnya semakin dipercaya di lini pertahanan.
Sassuolonews.net sebelumnya juga menyoroti kontribusi Idzes dalam beberapa pertandingan Sassuolo. Salah satu penampilannya yang mendapat perhatian adalah ketika menghadapi Bologna beberapa hari sebelum pertandingan melawan Juventus.
Kemampuan membaca serangan lawan menjadi salah satu aspek yang membuat Idzes mendapat tempat di tim.
Situasi tersebut membuat cedera kali ini datang pada saat yang kurang menguntungkan bagi Sassuolo.
Tim sedang membutuhkan seluruh pemain penting untuk menjaga konsistensi.
Aquilani kini harus mencari cara agar sistem pertahanan tetap berjalan tanpa Idzes.
Duje Caleta-Car Bisa Jadi Alternatif
Salah satu nama yang sudah mendapatkan kesempatan menggantikan Idzes adalah Duje Caleta-Car.
Bek asal Kroasia tersebut masuk pada menit ke-80 dalam pertandingan melawan Juventus setelah Idzes tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Caleta-Car tentu memiliki pengalaman tersendiri di level sepak bola Eropa.
Namun, penggunaan pemain tersebut secara reguler tetap menjadi keputusan Aquilani.
Pelatih juga dapat mempertimbangkan opsi lain sesuai lawan yang akan dihadapi.
Yang jelas, absennya Idzes membuat persaingan untuk mendapatkan tempat di lini belakang Sassuolo menjadi semakin terbuka.
Jadwal Padat Membuat Kedalaman Skuad Penting
Salah satu tantangan yang harus dihadapi Sassuolo adalah jadwal kompetisi yang berjalan terus.
Serie A menuntut klub memiliki kedalaman skuad karena pertandingan berlangsung secara berkala.
Cedera satu pemain dapat berdampak besar apabila tidak ada alternatif yang sepadan.
Karena itu, Aquilani harus memastikan para pemain pelapis juga siap ketika mendapatkan kesempatan.
Kondisi ini bukan hanya berlaku untuk posisi bek tengah.
Sassuolo membutuhkan seluruh pemain dalam kondisi siap karena perjalanan musim masih panjang.
Kemenangan atas Juventus memang memberikan tambahan kepercayaan diri, tetapi cedera Idzes menjadi pekerjaan rumah baru bagi Aquilani.
Media Italia Sebut Absennya Idzes Tidak Sederhana
Sassuolonews.net menilai kehilangan Jay Idzes tidak bisa dipandang sebagai pergantian pemain biasa.
Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan.
Pertama, kemampuan fisik.
Kedua, kemampuan membaca permainan.
Ketiga, komunikasi dengan pemain lain.
Keempat, pengalaman dan karakter di lapangan.
Kelima, kepemimpinan.
Kelima faktor tersebut membuat peran Idzes di Sassuolo cukup penting.
Ketika pemain utama tidak tersedia, pengganti memang dapat mengisi posisi yang sama. Namun, karakter permainan tim bisa saja mengalami perubahan.
Hal itulah yang sekarang harus diperhitungkan Aquilani.
Jay Idzes Menunggu Proses Pemulihan
Untuk saat ini, fokus Jay Idzes adalah menjalani proses rehabilitasi.
Sassuolo telah memastikan sang pemain mulai menjalani program pemulihan setelah pemeriksaan medis menunjukkan cedera tingkat sedang pada quadriceps kaki kiri.
Belum ada tanggal resmi kapan Idzes bisa kembali bermain.
Perkiraan media mengenai masa pemulihan juga masih bervariasi.
Sassuolonews.net menyebut sekitar satu setengah hingga dua bulan, sementara laporan lain memperkirakan sekitar 30 sampai 35 hari.
Karena itu, perkembangan kondisi Idzes dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi perhatian, baik bagi Sassuolo maupun Timnas Indonesia.
Cedera Jay Idzes Jadi Kabar Buruk di Tengah Kemenangan Sassuolo
Kemenangan 3-2 atas Juventus memang memberikan tiga poin penting bagi Sassuolo.
Namun, kemenangan tersebut juga meninggalkan persoalan setelah Jay Idzes mengalami cedera.
Bek Timnas Indonesia itu mengalami cedera quadriceps kaki kiri dan sudah mulai menjalani rehabilitasi.
Sassuolo belum memberikan keterangan mengenai durasi resmi absennya Idzes. Sementara itu, media Italia memberikan perkiraan berbeda mengenai waktu pemulihannya.
Yang jelas, Idzes dipastikan tidak dapat memperkuat Sassuolo dalam waktu dekat.
Bagi Alberto Aquilani, situasi ini membuat lini belakang harus segera disiapkan kembali.
Duje Caleta-Car menjadi salah satu opsi yang sudah terlihat dalam pertandingan melawan Juventus, tetapi masih ada beberapa pertandingan yang harus dilalui Sassuolo tanpa Idzes.
Bagi Timnas Indonesia, persoalannya menjadi lebih besar karena jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 sudah semakin dekat.
Turnamen tersebut dimulai pada 25 September, sementara Idzes baru saja mengalami cedera pada 13 September. Dengan estimasi pemulihan yang mencapai beberapa pekan, peluang kapten Timnas Indonesia untuk tampil menjadi tanda tanya besar.
Untuk sementara, Sassuolo dan Timnas Indonesia harus menunggu perkembangan kondisi sang pemain.
Bagi Sassuolo, tantangannya adalah menemukan formula pertahanan tanpa salah satu pemain penting mereka.
Sementara bagi Timnas Indonesia, perhatian tertuju pada proses pemulihan Jay Idzes dan kemungkinan dirinya kembali tepat waktu.
Kabar terbaru dari tim medis akan menjadi penentu langkah berikutnya.
Satu hal yang sudah jelas, cedera Jay Idzes datang pada momen yang cukup penting bagi klub dan Timnas Indonesia. Sassuolo harus melanjutkan perjalanan di Serie A tanpa sang bek untuk sementara waktu, sedangkan Timnas Indonesia harus mempersiapkan berbagai kemungkinan menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.
Sumber : www.cnnindonesia.com
