Tragis! Pemuda Asal Waled Tewas Tertemper Kereta di Citemu Cirebon (Foto : Darfan)
CIREBON, Buletinmedia.com – Peristiwa tragis terjadi di jalur perlintasan kereta api di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa siang. Seorang pemuda bernama Adam Rizky, warga Desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, ditemukan tewas setelah tertemper kereta api yang melintas di lokasi tersebut.
Kecelakaan maut itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Tangis histeris pecah saat istri dan keluarga korban tiba di lokasi kejadian. Mereka tak kuasa menahan kesedihan setelah mengetahui Adam Rizky meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam kondisi tubuh mengalami luka sangat parah akibat benturan keras dengan kereta api. Petugas gabungan dari Polsek Mundu, Satreskrim Polres Cirebon Kota, dan Tim Inafis langsung melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).
Suasana haru menyelimuti lokasi ketika keluarga korban datang untuk memastikan kabar yang diterimanya. Istri korban tampak syok dan beberapa kali menangis histeris saat melihat proses evakuasi yang dilakukan petugas. Bahkan, saat kereta api kembali melintas di jalur tersebut, istri dan kakak korban terlihat ketakutan hingga harus ditenangkan oleh kerabat yang mendampingi.
Keduanya kemudian dipapah menjauh dari lokasi karena tidak sanggup menyaksikan proses pencarian dan pengumpulan bagian tubuh korban yang tercecer di sekitar rel kereta api.
Petugas kepolisian bersama Tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan keterangan dan mencari penyebab pasti insiden tersebut. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena petugas harus menyisir sepanjang jalur rel hingga ratusan meter dari titik awal korban tertemper.
Selain melakukan evakuasi terhadap jasad korban, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar lokasi. Salah satunya adalah sepeda motor yang diduga digunakan korban sebelum berada di area perlintasan kereta api.
Sepeda motor tersebut ditemukan terparkir di pinggir Jalur Pantura Mundu, tidak jauh dari lokasi kejadian. Kendaraan itu kemudian dibawa ke Mapolsek Mundu sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Menurut keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian korban sempat terlihat berada di sekitar jalur kereta api selama hampir satu jam. Korban juga diketahui masih berkomunikasi dengan istrinya melalui telepon seluler.
Bahkan, beberapa saat sebelum insiden terjadi, korban sempat mengirimkan titik lokasi keberadaannya kepada sang istri. Namun, tidak lama kemudian keluarga justru menerima kabar bahwa korban mengalami kecelakaan di jalur kereta api.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima petugas dari masinis Kereta Harina yang melintas di jalur tersebut. Setelah mendapatkan laporan, aparat kepolisian segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.
Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti korban tertemper kereta api.
“Menurut keterangan saksi di lokasi, korban berada di pinggir rel kereta api. Diduga korban tidak menyadari atau tidak mendengar adanya kereta yang melintas sehingga terjadi kecelakaan. Untuk sepeda motor korban saat ini sudah diamankan di Polsek Mundu,” ujar AKP Didi Sumardi.
Hingga saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap berbagai temuan di lapangan untuk mengetahui kronologi lengkap sebelum insiden tersebut terjadi.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena lokasi kejadian berada di jalur rel yang cukup ramai dilalui kereta api. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke sekitar lokasi untuk melihat proses evakuasi yang dilakukan petugas.
Sejumlah warga mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut karena sebelumnya tidak mengetahui adanya korban yang berada di dekat rel. Mereka baru menyadari setelah melihat petugas kepolisian dan ambulans berdatangan ke lokasi.
Sementara itu, proses evakuasi berlangsung dengan pengamanan ketat guna menghindari kerumunan warga yang semakin banyak. Petugas juga meminta masyarakat untuk tidak mendekati area rel demi menjaga keselamatan selama proses penanganan berlangsung.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Gunung Jati, Kota Cirebon, untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga juga telah mendatangi rumah sakit guna mengurus proses pemulangan jenazah.
Di sisi lain, kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di sekitar jalur kereta api. Aktivitas di area rel memiliki risiko tinggi, terutama ketika seseorang berada terlalu dekat dengan lintasan kereta yang sedang melaju.
Selain itu, warga juga diminta untuk tidak beraktivitas di sekitar rel kereta api tanpa kepentingan yang jelas. Kesadaran terhadap keselamatan di kawasan perlintasan dan jalur rel dinilai penting untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.
Kasus meninggalnya Adam Rizky saat tertemper kereta api di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, kini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Mundu bersama Polres Cirebon Kota. Polisi terus mendalami berbagai keterangan saksi dan mengumpulkan bukti pendukung guna memastikan penyebab pasti peristiwa tragis tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan yang terjadi di sekitar jalur kereta api di wilayah Cirebon. Duka mendalam pun dirasakan keluarga korban yang harus kehilangan orang tercinta secara mendadak. Tangis istri dan keluarga yang pecah di lokasi kejadian menjadi gambaran pilu dari tragedi yang terjadi di jalur rel Desa Citemu pada Selasa siang itu.
