Petenis Indonesia, Janice Tjen dan Alexandra Eala (Filipina) merayakan kemenangan pada babak 16 besar ganda putri Abu Dhabi Open 2026, Selasa (3/2/2026) (Sumber Foto : INSTAGRAM.COM/MUBADALAABUDHABIOPEN)
Buletinmedia.com – Posisi petenis Indonesia Janice Tjen dalam peringkat WTA Rankings mengalami perubahan setelah hasil kurang memuaskan di turnamen Italia Open 2026. Janice harus rela posisinya disalip oleh petenis asal Filipina, Alexandra Eala, usai tersingkir di babak pertama.
Pada laga pembuka di Lapangan 13 Foro Italico, Rabu (6/5), Janice Tjen harus mengakui keunggulan petenis Amerika Serikat, Peyton Stearns, dengan skor 4-6, 4-6. Kekalahan tersebut membuat langkah Janice di Italia Open 2026 terhenti lebih cepat dari yang diharapkan.
Pertandingan sebenarnya berjalan cukup ketat. Janice sempat memulai laga dengan baik dan bahkan unggul 3-0, lalu 4-1 pada lima gim pertama set pertama. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan.
Stearns perlahan bangkit dan mulai menemukan ritme permainannya. Petenis asal Amerika Serikat itu kemudian membalikkan keadaan dengan memenangkan gim demi gim hingga akhirnya menutup set pertama dengan skor 6-4.
Memasuki set kedua, Janice Tjen kembali menunjukkan perlawanan sengit. Ia sempat unggul 4-3 dan berada dalam posisi yang cukup menguntungkan untuk memaksa set penentuan. Namun, konsistensi menjadi masalah utama yang kembali muncul dalam permainannya.
Stearns memanfaatkan momentum tersebut dengan sangat baik. Tekanan yang diberikan membuat Janice kehilangan beberapa poin penting di gim-gim krusial. Akhirnya, Stearns berhasil merebut tiga gim terakhir dan mengunci kemenangan 6-4 di set kedua.
Kekalahan ini membuat langkah Janice Tjen di Italia Open 2026 harus terhenti di babak pertama. Hasil tersebut juga berdampak langsung pada posisi Janice dalam klasemen dunia.
Berdasarkan pembaruan sementara dari live-tennis.eu, Janice Tjen yang sebelumnya berada di peringkat ke-40 kini turun ke posisi ke-39 dalam WTA Rankings. Namun, perubahan ini masih bersifat sementara dan belum menjadi rilis resmi dari WTA.
Di sisi lain, hasil berbeda justru diraih oleh Alexandra Eala. Petenis muda asal Filipina itu berhasil mencatat kemenangan pada babak pertama Italia Open 2026 setelah mengalahkan Magdalena Frech.
Kemenangan tersebut membuat posisi Eala naik dalam peringkat sementara. Sebelum turnamen berlangsung, Eala berada di posisi ke-42 dunia. Namun, setelah kemenangan tersebut, ia naik ke peringkat ke-38 dan berhasil menyalip Janice Tjen.
Persaingan antara petenis muda Asia Tenggara ini menjadi sorotan tersendiri di dunia tenis. Baik Janice Tjen maupun Alexandra Eala sama-sama menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa musim terakhir dan mulai bersaing di level turnamen besar WTA.
Dari sisi perolehan poin, Janice Tjen saat ini mengoleksi sekitar 1.292 poin dalam sistem WTA Rankings. Sementara Alexandra Eala unggul tipis dengan 1.310 poin setelah tambahan hasil positif di Italia Open 2026.
Selisih poin yang tidak terlalu jauh membuat persaingan keduanya masih sangat terbuka. Setiap hasil pertandingan di turnamen-turnamen berikutnya akan sangat berpengaruh terhadap posisi mereka di klasemen dunia.
Meski mengalami penurunan peringkat, perjalanan Janice Tjen di dunia tenis profesional masih terbilang menjanjikan. Petenis asal Indonesia itu sebelumnya sempat mencatat pencapaian terbaik dalam kariernya dengan menembus peringkat ke-36 dunia pada Februari 2026.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Janice memiliki potensi besar untuk terus bersaing di level atas tenis dunia. Namun, konsistensi dalam setiap pertandingan menjadi tantangan utama yang perlu diperbaiki.
Dalam beberapa laga terakhir, Janice beberapa kali menunjukkan performa yang naik turun. Ia mampu unggul di awal pertandingan, namun kerap kehilangan momentum di momen-momen penting. Hal inilah yang menjadi fokus evaluasi tim pelatih.
Di level kompetisi seperti Italia Open 2026, konsistensi dan mental bertanding menjadi faktor penting. Lawan-lawan yang dihadapi memiliki kualitas yang hampir setara, sehingga sedikit kesalahan bisa berakibat fatal.
Sementara itu, perkembangan Alexandra Eala juga tidak bisa diabaikan. Petenis muda tersebut menunjukkan peningkatan performa yang stabil dan mulai menembus jajaran pemain yang diperhitungkan di WTA Tour.
Kondisi ini membuat persaingan di zona papan tengah hingga atas WTA Rankings semakin ketat. Selisih poin yang tipis antar pemain membuat perubahan peringkat bisa terjadi setiap pekan, tergantung hasil turnamen.
Bagi Janice Tjen, tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga performa agar tetap stabil di setiap turnamen. Setiap kemenangan akan sangat berarti untuk mengamankan posisi dan memperbaiki peringkat dunia.
Dengan jadwal turnamen yang masih panjang, peluang untuk memperbaiki posisi masih terbuka lebar. Namun, Janice dituntut untuk lebih konsisten, terutama dalam menghadapi tekanan di pertandingan-pertandingan penting.
Perjalanan di musim 2026 masih belum selesai. Baik Janice Tjen maupun Alexandra Eala diprediksi masih akan terus bersaing ketat dalam perburuan poin di berbagai turnamen WTA berikutnya.
Sumber : www.cnnindonesia.com
