Ilustrasi semangka non biji, semangka tanpa biji.(SHUTTERSTOCK/PAULO VILELA)
Buletinmedia.com – Media sosial kembali diramaikan dengan video yang menampilkan klaim tak biasa. Dalam video tersebut disebutkan bahwa buah semangka bisa membuat alat tes kehamilan atau testpack menunjukkan dua garis, layaknya hasil positif hamil. Narasi dalam video bahkan menyertakan peringatan bernada candaan yang menyasar kaum pria agar “waspada” terhadap fenomena tersebut.
Video ini pun cepat menyebar dan memicu beragam reaksi dari warganet. Tidak sedikit yang merasa penasaran, sementara lainnya menganggapnya sekadar hiburan. Namun, tak sedikit pula yang mulai mempertanyakan kebenaran klaim tersebut.
Klaim Viral yang Menyesatkan
Dalam video yang beredar, terlihat seseorang memperlihatkan hasil testpack dengan dua garis setelah dikaitkan dengan buah semangka. Narasi yang menyertai video tersebut menyebutkan bahwa semangka bisa memicu hasil seperti kehamilan.
Meski terdengar unik, klaim ini jelas menimbulkan kebingungan, terutama bagi masyarakat yang belum memahami cara kerja alat tes kehamilan. Jika dibiarkan, informasi semacam ini berpotensi menyesatkan dan memicu kesalahpahaman.
Penjelasan Dokter: Mustahil Terjadi
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Muhammad Fadli, menegaskan bahwa klaim tersebut tidak benar. Ia menyebut bahwa hasil testpack tidak mungkin dipengaruhi oleh buah apa pun, termasuk semangka.
“Kalau memang dicolokkan ke semangka, tidak mungkin itu. Itu hoaks,” tegasnya.
Penjelasan ini sekaligus meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Testpack tidak dirancang untuk mendeteksi zat dari buah atau benda lain, melainkan memiliki mekanisme khusus yang hanya bereaksi terhadap kondisi tertentu dalam tubuh manusia.
Cara Kerja Testpack yang Sebenarnya
Untuk memahami mengapa klaim tersebut tidak masuk akal, penting mengetahui cara kerja testpack. Alat ini digunakan untuk mendeteksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin), yaitu hormon yang diproduksi oleh tubuh wanita saat terjadi kehamilan.
Hormon hCG biasanya mulai terdeteksi dalam urin beberapa hari setelah pembuahan. Ketika testpack mendeteksi hormon ini, maka akan muncul dua garis sebagai tanda hasil positif.
Sebaliknya, jika hormon tersebut tidak ada, maka hasil yang muncul hanya satu garis atau bahkan tidak menunjukkan perubahan sama sekali.
Karena itu, testpack tidak akan bereaksi terhadap buah, air, atau cairan lain yang tidak mengandung hormon hCG. Hal ini menjadi dasar kuat mengapa klaim tentang semangka bisa membuat hasil positif dinyatakan sebagai hoaks.
Kenapa Bisa Muncul Dua Garis?
Lalu, mengapa dalam video tersebut testpack bisa menunjukkan dua garis?
Ada beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan fenomena tersebut. Salah satunya adalah manipulasi atau rekayasa dalam video. Bisa jadi testpack sudah terlebih dahulu digunakan atau diubah sebelum direkam.
Kemungkinan lain adalah kesalahan penggunaan alat. Testpack yang sudah kedaluwarsa atau terpapar cairan tertentu dalam kondisi tertentu bisa saja menunjukkan hasil yang tidak akurat, meski hal ini jarang terjadi.
Selain itu, ada juga potensi penggunaan cairan lain yang sengaja ditambahkan untuk menciptakan efek tertentu demi konten viral.
Pentingnya Literasi Informasi Kesehatan
Kasus ini menjadi contoh pentingnya literasi informasi, terutama terkait kesehatan. Tidak semua informasi yang beredar di media sosial dapat dipercaya, apalagi jika tidak didukung oleh penjelasan ilmiah.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Sumber resmi seperti tenaga medis, institusi kesehatan, atau media terpercaya menjadi rujukan yang lebih aman.
Dampak Hoaks yang Perlu Diwaspadai
Meskipun terlihat sepele, penyebaran hoaks seperti ini bisa berdampak luas. Informasi yang salah dapat menimbulkan kepanikan, kebingungan, hingga kesalahan dalam mengambil keputusan, terutama terkait kesehatan.
Dalam konteks ini, kesalahpahaman tentang testpack bisa berujung pada interpretasi yang keliru mengenai kondisi kehamilan seseorang.
Bijak Menyikapi Konten Viral
Fenomena viral di media sosial memang sulit dihindari. Namun, penting bagi pengguna untuk tetap bersikap kritis. Tidak semua yang viral berarti benar.
Jika menemukan informasi yang meragukan, sebaiknya tidak langsung mempercayai apalagi menyebarkannya. Lakukan pengecekan terlebih dahulu melalui sumber yang kredibel.
Kesimpulan
Klaim bahwa semangka dapat membuat testpack menunjukkan hasil positif kehamilan dipastikan tidak benar. Testpack hanya bereaksi terhadap hormon hCG yang terdapat dalam urin wanita hamil, bukan dari buah atau benda lain.
Penjelasan dari tenaga medis sudah sangat jelas bahwa informasi tersebut hanyalah hoaks yang beredar di media sosial. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan kesehatan.
Dengan memahami fakta yang sebenarnya, kita bisa terhindar dari kesalahpahaman dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.
Sumber : www.health.detik.com
