sumber foto : tangkapan layar/yt/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Seorang remaja di Bekasi mendadak viral usai mengkritik kebijakan Dedi Mulyadi soal larangan wisuda dan penggusuran rumah di bantaran sungai. Lewat TikTok, sang remaja curhat usai rumahnya kena gusur.
Nggak tinggal diam, Dedi Mulyadi langsung mengundang si remaja buat diskusi terbuka — dan debat panas pun terjadi! 🎥
Dalam pertemuan yang terekam di YouTube, Dedi menyindir keras:
“Rumah di bantaran kali, masih gaya mau wisuda-wisudaan!” 😱
Dedi juga menegaskan, larangan perpisahan justru bentuk empati agar orang tua tidak terbebani biaya mahal.
Sang remaja tetap ngotot: “Perpisahan penting buat kenangan, Pak.”
Tapi Dedi balas menohok: “Kenangan bukan dari perpisahan, tapi dari perjuangan belajar selama ini.” 💬
Netizen langsung ramai! Ada yang mendukung Dedi, ada yang nyinyir ke remaja itu:
“Tinggal di tanah negara aja gaya hidup kayak sultan.” 😬
“Maluuu lihat mental kayak gitu.”
Bahkan, beberapa netizen curhat pernah kena gusur zaman Dedi jadi Bupati Purwakarta dan menerima dengan lapang dada.
Di akhir, Dedi tetap menegaskan: perpisahan boleh, asal sederhana dan tanpa memberatkan. Fokusnya? Bikin anak-anak Jabar jadi generasi kuat dan cerdas!
