Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menjadi sorotan publik internasional setelah secara terbuka mengungkapkan keterlibatannya dalam upaya menambah hari konser BTS di negaranya. Sheinbaum menyatakan bahwa ia telah mengirimkan surat resmi kepada Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, untuk meminta agar boy group fenomenal tersebut mempertimbangkan penambahan jadwal konser di Meksiko. Langkah ini diambil menyusul tingginya antusiasme penggemar BTS yang membuat tiket konser ludes hanya dalam hitungan jam.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 26 Januari 2026, waktu setempat, Sheinbaum menjelaskan bahwa surat resmi tersebut dikirim melalui jalur diplomatik dan disalurkan melalui Perdana Menteri Korea Selatan, Kim Min-seok. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komunikasi antarnegara yang sah dan resmi, mengingat BTS merupakan fenomena global dan konser mereka di Meksiko menjadi sorotan dunia.
Sheinbaum menekankan bahwa permintaan penambahan hari konser BTS bukan tanpa alasan. Antusiasme masyarakat Meksiko terhadap boy group asal Korea Selatan ini sangat tinggi. “Semua orang ingin menonton,” ujar Sheinbaum, menekankan bahwa permintaan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para penggemar yang tidak berhasil mendapatkan tiket. Pernyataan ini sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah Meksiko terhadap hak penggemar dalam mengakses acara hiburan berskala internasional.
Menurut Sheinbaum, sekitar satu juta anak muda di Meksiko ingin membeli tiket konser BTS, tetapi jumlah tiket yang tersedia hanya sekitar 150.000 lembar. Ketimpangan antara permintaan dan ketersediaan tiket ini menjadi alasan utama pemerintah Meksiko turun tangan. Kondisi ini juga memicu diskusi publik tentang perlunya regulasi lebih ketat terkait penjualan tiket konser berskala besar, khususnya untuk artis internasional yang memiliki basis penggemar sangat luas. Pernyataan Sheinbaum dilaporkan oleh Reuters dan menarik perhatian media global, karena jarang kepala negara terlibat langsung dalam urusan jadwal konser musik.
BTS sendiri dijadwalkan melakukan comeback pada tahun 2026 setelah seluruh member menyelesaikan wajib militer. Comeback tersebut akan ditandai dengan perilisan album baru pada Maret 2026, yang kemudian diikuti dengan world tour yang sangat dinantikan penggemar K-pop di seluruh dunia. Tur dunia BTS ini diprediksi menjadi salah satu agenda musik internasional paling fenomenal, mengingat popularitas global grup ini serta loyalitas ARMY, sebutan untuk penggemar mereka.
Meksiko menjadi salah satu destinasi utama dalam tur dunia BTS. Konser di negara ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 7, 9, dan 10 Mei 2026, bertempat di Estadio GNP Seguros, Mexico City. Stadion ini memiliki kapasitas sekitar 65.000 penonton untuk pertunjukan musik, menjadikannya salah satu venue terbesar di Meksiko dan pilihan strategis bagi penyelenggara. Dengan tiga hari konser, total kapasitas penonton mencapai sekitar 195.000 orang, namun tetap jauh dari jumlah penggemar yang ingin menonton secara langsung.
Penjualan tiket resmi konser BTS di Meksiko dimulai pada 23 Januari 2026 melalui platform Ticketmaster. Harga tiket dipatok mulai dari 1.800 peso hingga 17.800 peso untuk kategori VIP, setara dengan Rp1,74 juta hingga Rp17,25 juta (1 MXN ≈ Rp969,53). Namun, tiket resmi tersebut ludes terjual dalam hitungan jam, bahkan sebelum sebagian penggemar sempat mengakses sistem penjualan, memicu kekecewaan dan frustrasi di kalangan ARMY Meksiko.
Kelangkaan tiket ini memicu lonjakan harga di pasar penjualan kembali atau calo. Berdasarkan pantauan media, tiket konser BTS dijual kembali mulai dari 11.300 peso hingga lebih dari 92.000 peso, setara dengan Rp10,9 juta hingga Rp89,29 juta, tergantung kategori dan lokasi kursi. Praktik penjualan kembali yang tidak terkendali ini menjadi sorotan publik, karena dinilai memperburuk aksesibilitas penggemar terhadap acara yang seharusnya dapat dinikmati secara adil.
Menanggapi keluhan publik, badan pengawas konsumen Meksiko meluncurkan penyelidikan terhadap Ticketmaster. Selain itu, sanksi juga dijatuhkan kepada platform penjualan kembali seperti StubHub dan Viagogo atas dugaan praktik penjualan tiket yang tidak adil dan merugikan konsumen. Badan pengawas tersebut menyatakan akan mengembangkan pedoman baru untuk mengatur penjualan tiket konser dan festival, termasuk penetapan harga dan lokasi sebelum tiket resmi dirilis.
Kasus ini menambah daftar kontroversi Ticketmaster di Meksiko. Pada 2022, Ticketmaster harus mengembalikan sekitar 1 juta dolar AS kepada pelanggan setelah lebih dari seribu penggemar gagal masuk ke konser Bad Bunny di Estadio Azteca karena masalah tiket. Saat itu, perusahaan mengkritik penjual tiket ilegal dan menekankan perlunya pengawasan lebih ketat untuk melindungi konsumen.
Kini, sorotan publik tertuju pada kemungkinan penambahan hari konser BTS di Meksiko. Jika permintaan Presiden Claudia Sheinbaum dikabulkan, Meksiko berpotensi menjadi salah satu negara dengan jadwal konser BTS terbanyak dalam world tour mereka pada 2026. Keputusan ini tidak hanya akan menguntungkan penggemar lokal tetapi juga memperkuat posisi Meksiko sebagai destinasi penting dalam tur global artis internasional.
Dengan keterlibatan langsung Presiden Meksiko, fenomena konser BTS di negara ini menjadi contoh langka bagaimana pemerintah bisa terlibat aktif dalam urusan hiburan internasional, sekaligus menunjukkan besarnya pengaruh budaya K-pop di seluruh dunia. Keputusan final mengenai penambahan hari konser BTS di Meksiko kini menjadi salah satu topik yang paling dinantikan, baik oleh penggemar maupun media hiburan global.
