Ilustrasi : Manusia memiliki lima jari serupa dengan beberapa mamalia lain (Sumber : iStockphoto/coffeekai)
Buletinmedia.com – Setiap manusia terlahir dengan 20 jari, lima di tangan dan lima di kaki, namun tahukah Anda mengapa jari manusia terstruktur sedemikian rupa? Fenomena ini ternyata tidak hanya berlaku pada manusia, tetapi juga pada banyak mamalia lainnya seperti kucing, anjing, kera, hingga kangguru. Bahkan, dalam tahap embrionik, kuda pun memiliki lima jari sebelum akhirnya menyusut menjadi satu. Lalu, apa yang sebenarnya menyebabkan hal ini?
Ahli biologi evolusi dari Pennsylvania State University, Thomas Stewart, mengungkapkan bahwa gen Hox menjadi kunci utama dari fenomena ini. Gen Hox adalah sekumpulan protein yang berfungsi mengatur posisi tubuh, memastikan bahwa bagian-bagian tubuh berkembang pada tempat yang tepat selama fase embrio. Dengan kata lain, gen ini mengarahkan perkembangan tubuh agar sempurna, termasuk pembentukan jari-jari.
Proses pembentukan jari-jari, menurut Stewart, sangat rumit untuk dijelaskan secara tuntas. Namun, menurut penelitian tim dari Pusat Penelitian Genom di Barcelona, ternyata ada tiga molekul utama yang mengatur pembentukan jari. Molekul-molekul ini bekerja sejak tahap embrio untuk menentukan di mana jari akan tumbuh atau bahkan menyusut. Mereka juga memainkan peran dalam mengatur kecepatan pergerakan, yang pada akhirnya menentukan jumlah dan jarak jari yang terbentuk.
Penelitian lebih lanjut mengungkapkan bahwa jika pergerakan molekul-molekul ini terjadi dengan cepat, maka celah antara jari menjadi lebih besar, dan pada akhirnya mamalia hanya memiliki sedikit jari, atau bahkan satu. Sebaliknya, jika molekul berkembang lebih lambat, ruang untuk pembentukan jari menjadi lebih banyak, dan beberapa mamalia bahkan bisa mengembangkan polidaktil, atau lebih dari lima jari.
Meski demikian, masih ada misteri besar mengenai alasan mengapa manusia dan mamalia lainnya memiliki lima jari. Peneliti berpendapat bahwa semua ini masih berdasarkan asumsi dan belum ada jawaban pasti mengenai proses evolusi yang memunculkan jumlah jari ini. Keberadaan lima jari ini diyakini berasal dari pola homologi genetik, yang berarti bahwa semua organisme dengan lima jari memiliki nenek moyang yang sama, namun nenek moyang tersebut tidak memberikan penjelasan mengapa jumlah jari ini terbentuk.
Menariknya, penemuan sebelumnya menunjukkan bahwa hewan pertama yang mengembangkan jari adalah ikan yang hidup sekitar 360 juta tahun yang lalu, dengan delapan jari. Lalu, proses evolusi membawa jari-jari ini menuju pola lima jari yang kita kenal sekarang. Proses evolusi dan pembentukan lima jari ini, yang berawal dari nenek moyang ribuan tahun lalu, masih menjadi misteri besar dalam dunia ilmiah.
Hingga kini, para ilmuwan terus berusaha menelusuri jejak evolusi yang membentuk tangan dan kaki kita menjadi seperti sekarang. Dengan begitu, mungkin suatu saat nanti kita akan mendapatkan jawaban pasti mengenai kenapa manusia dan mamalia memiliki lima jari.
