Menjelang hari bahagia Al Ghazali dan Alyssa Daguise yang dijadwalkan menikah pada 16 Juni mendatang, perhatian publik bukan hanya tertuju pada pasangan mempelai, melainkan juga pada dua sosok wanita yang punya sejarah panjang dalam kehidupan sang calon pengantin pria: Maia Estianty dan Mulan Jameela.
Sorotan mengarah pada keputusan Maia Estianty yang saat ini sedang berada di luar negeri, menemani sang suami, Irwan Mussry, dalam urusan pekerjaan. Meskipun Maia menegaskan bahwa keberadaannya di luar negeri semata-mata karena mendampingi sang suami yang memang jarang memiliki aktivitas di Indonesia, muncul dugaan bahwa kepergian tersebut terkait ketidaksediaannya berbagi momen penting bersama Mulan Jameela di hari pernikahan Al.
Maia pun membantah anggapan negatif itu. Ia menegaskan bahwa dirinya akan pulang tepat waktu untuk menghadiri hari bahagia anak sulungnya.
“Nggak usah nyalahin siapa-siapa. Emang kerjaan suamiku jarang di Indonesia. Ini emang tugas saya sebagai istri. Tapi aku akan pulang kok saat anakku menikah,” ujar Maia dalam pernyataannya.
Pernyataan tersebut justru memantik kemunculan kembali video wawancara lama Maia yang menyinggung perihal permintaan maaf Mulan Jameela. Dalam potongan video yang beredar di Instagram, Maia dengan gamblang mengungkapkan bahwa ia kecewa karena Mulan ingin meminta maaf namun enggan mengakui kesalahan secara utuh.
“Dia mau minta maaf, tetapi tidak mau mengakui salah. Dia menjelek-jelekkan saya seakan saya bukan pemaaf,” kata Maia.
“Kalau emang dia mau tulus, datang kek ke rumah saya. Kalau saya nggak mau terima, berkemah kek, nangis kek, ketok-ketok pintu rumah saya tiap hari. Saya orangnya nggak tegaan kok,” lanjutnya dengan nada tegas namun menyiratkan luka lama.
Di sisi lain, pernyataan masa lalu Mulan Jameela juga kembali diangkat netizen. Dalam wawancara yang dilakukan pada 2015, Mulan menolak label sebagai “perebut” Ahmad Dhani dari Maia. Ia merasa istilah itu tidak tepat karena, menurutnya, keputusan Dhani untuk bersamanya bukanlah hasil dari perebutan, melainkan kehendak Dhani sendiri sebagai individu yang punya pemikiran dan alasan.
“Kalau perebut, artinya saya merebut barang. Mas Dhani itu kan bukan barang mati. Dia punya pemikiran, punya otak. Dia punya alasan kenapa harus menikah sama saya,” jelas Mulan.
“Waktu saya menikah dengan Mas Dhani di tahun 2009, beliau dan Mbak Maia sudah jauh pisah secara agama. Di mata Tuhan, saya nggak merasa ada salah. Tapi di hati orang, atau menurut Mbak Maia, bisa jadi saya salah. Jadi aku nggak bisa membulatkan itu kesalahan atau tidak,” tutupnya.
Kisah lama yang pernah menjadi salah satu drama publik paling heboh dalam sejarah industri hiburan Indonesia ini kini kembali mencuat seiring momen penting dalam hidup Al Ghazali. Publik pun bertanya-tanya: akankah Maia dan Mulan akhirnya bisa berdiri dalam satu ruangan demi sang anak? Ataukah luka lama itu masih terlalu dalam untuk dilupakan?
