Makan bergizi gratis (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon terus memastikan kualitas bahan makanan yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat yang membutuhkan. Sejak dimulainya program ini pada 13 Januari 2025, pengawasan ketat terhadap setiap bahan pangan terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan kelayakan konsumsi.
Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, mengatakan pihaknya tidak hanya mengawasi secara umum, tetapi juga melakukan pengecekan langsung ke dapur produksi. Tim dari bidang kerawanan dan keamanan pangan dikerahkan untuk memeriksa kualitas pangan segar, baik itu bahan pangan asal tumbuhan maupun ikan.
“Setiap bahan yang digunakan selalu kami cek untuk memastikan aman dikonsumsi dan memiliki kandungan gizi yang cukup,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (10/2/2025).
Tak hanya itu, inspeksi mendadak (sidak) ke dapur produksi juga rutin dilakukan oleh tim dari DKP3. Tujuannya, untuk memastikan bahan-bahan yang digunakan dalam program ini sesuai dengan standar keamanan pangan dan memenuhi kebutuhan gizi yang tepat. Dengan kerja sama yang baik antar tim, pasokan bahan makanan untuk program MBG pun selalu terjaga.
Menurut Elmi, meskipun Kota Cirebon bukan daerah produksi pangan utama, surplus komoditas pangan tetap tercatat setiap bulan. Hal ini tidak lepas dari keberadaan Pasar Induk Jagasatru dan Pasar Pagi yang berfungsi sebagai pusat distribusi pangan yang mendukung kebutuhan warga, termasuk untuk program MBG.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengungkapkan bahwa program MBG ini sudah berjalan setiap Senin hingga Jumat dengan distribusi makanan sebanyak 6.200 paket per hari. Paket tersebut terbagi untuk 3.000 anak sekolah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Pendidikan Delta dan 3.200 paket untuk kelompok penerima manfaat lainnya di SPPG Yayasan Miftahul Ulum.
“Dengan adanya program ini, kami berharap dapat memastikan kebutuhan gizi bagi masyarakat, terutama kelompok rentan, dapat tercukupi dengan baik,” tambahnya.
Melalui upaya pengawasan yang teliti dan sistem distribusi yang terorganisir, Kota Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi yang optimal.
