Film animasi Jumbo resmi menggeser KKN di Desa Penari dari posisi puncak film Indonesia terlaris sepanjang masa. Pencapaian ini menandai tonggak penting. Foto/IMDb
Buletinmedia.com – Film animasi Jumbo resmi dinobatkan sebagai film terlaris sepanjang sejarah perfilman Indonesia. Film produksi Visinema ini berhasil mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh KKN di Desa Penari, dengan total penonton sebanyak 10.061.033 orang. Pengumuman resmi disampaikan oleh jaringan bioskop Cinepolis melalui akun X @cinepoint_ pada Minggu (1/6), bertepatan dengan hari ke-63 penayangan Jumbo di bioskop.
Meski tidak disebutkan secara pasti berapa total penonton terbaru, pernyataan dari Cinepolis menegaskan bahwa jumlah penonton Jumbo telah melampaui KKN di Desa Penari. Informasi terakhir yang dibagikan melalui akun Instagram resmi Jumbo mencatat bahwa film ini meraih 10.052.249 penonton pada hari ke-62 penayangan. Pihak Visinema menyampaikan terima kasih kepada lebih dari 420 kreator dan seluruh tim yang telah terlibat dalam proses produksi selama lima tahun terakhir.
Film Jumbo pertama kali tayang saat momen Lebaran 2025 dan langsung mencuri perhatian penonton Indonesia. Dengan genre animasi keluarga, film ini juga mencatat sejarah sebagai film animasi lokal terlaris, menggeser posisi Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir. Selain itu, Jumbo bahkan berhasil menyaingi film-film animasi global yang tayang di Indonesia, seperti Minions: Rise of Gru (2,5 juta penonton), Moana 2 (3,1 juta), dan Frozen II (4,6 juta).
Now it’s safe to say: JUMBO has statistically surpassed KKN di Desa Penari (10,061,033 admissions) and is officially Indonesia’s #1 highest-admission film, on its 63rd day in theaters.
An animated, local, original tale now leading the charts.
What a journey. What a moment. ✨ pic.twitter.com/HmCxeOfQdd
— Cinepoint app official account (@cinepoint_) June 1, 2025
Pengisi suara dalam film ini melibatkan sejumlah nama besar seperti Bunga Citra Lestari, Ariel NOAH, Quinn Salman, Cinta Laura, dan Prince Poetiray. Dengan penyutradaraan oleh Ryan Adriandhy dan produksi selama lima tahun, Jumbo tidak hanya menyajikan visual menarik, tetapi juga cerita yang menyentuh dan relevan bagi semua usia. Film ini dipuji sebagai salah satu tonggak penting dalam perkembangan animasi Indonesia.
Sebelum penobatan resmi ini, FilmIndonesia.or.id mencatat daftar film Indonesia terlaris berdasarkan tahun edar hingga 31 Mei 2025, dengan KKN di Desa Penari, Jumbo, dan Agak Laen menempati posisi tiga besar. Keberhasilan Jumbo menjadi film terlaris di Indonesia membuktikan bahwa karya animasi lokal kini mampu bersaing secara komersial dan artistik dengan film-film dari luar negeri. Ini sekaligus menjadi pencapaian membanggakan bagi industri film Tanah Air.
