Kecelakaan saat tahun baru (Tangkapan Layar)
Lidia Ristiawati Putri (25) terkejut mengetahui bahwa mobil yang ditumpanginya terlibat dalam kecelakaan tragis yang merenggut nyawa satu keluarga di Jalan Hangtuah, Pekanbaru, Riau, pada Rabu, 1 Januari 2024. Lidia yang saat itu berada di dalam mobil Toyota Calya bersama kekasihnya Antoni Romansyah (44) dan teman mereka Deni (30), tidak menyadari bahwa kejadian tersebut akan berujung pada kecelakaan fatal.
Menurut informasi, mobil minibus dengan nomor polisi F 1817 VI dikemudikan oleh Antoni, dan hasil tes urine menunjukkan bahwa sopir serta kedua penumpangnya positif mengonsumsi narkoba jenis amphetamine dan methamphetamine. Mereka baru saja tiba di Pekanbaru setelah perjalanan panjang dari Palembang, Sumatera Selatan, pada Selasa sore, 31 Desember 2024.
Keesokan harinya, tepatnya pada malam tahun baru, ketiganya mengunjungi tempat hiburan malam dan pulang sekitar pukul 05.00 WIB pagi. Saat mereka melanjutkan perjalanan di Jalan Hangtuah, kecelakaan terjadi. Lidia yang sedang bermain ponsel tidak menyadari bahwa mobil yang mereka tumpangi melebar ke sisi kanan jalan dan menabrak sepeda motor yang berisi satu keluarga.
Sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Anton Sujarwo (38) bersama dua penumpang, Aditia Aprilio Anjani (10) dan Afrianti (42), langsung jatuh dan terseret akibat benturan keras. Setelah menabrak motor pertama, Toyota Calya tersebut melaju lebih jauh dan menabrak motor lain, Honda Scoopy, yang dikendarai Dwi Irawanto (22) bersama penumpangnya Nurliani (25). Kedua motor tersebut terpental ke pinggir jalan, sementara mobil Toyota Calya mengalami kerusakan parah pada bagian depan kanan hingga terbalik.
Kecelakaan ini berujung pada kematian tragis tiga orang dari satu keluarga yang ada di atas sepeda motor Honda Beat. Polisi mengkonfirmasi bahwa Antoni, sopir mobil, kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kelalaiannya mengemudi di bawah pengaruh narkoba yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut. Sementara dua penumpangnya, Lidia dan Deni, juga terjerat dalam penyelidikan lebih lanjut terkait penyalahgunaan narkoba.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Alvin Agung Wibawa, menegaskan bahwa ketiga orang dalam mobil tersebut sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Kami sudah mengamankan ketiganya, dan hasil tes urine menunjukkan bahwa mereka positif narkoba,” ujarnya.
Kecelakaan tragis ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di depan Klinik Siaga Medika 2, di Jalan Hangtuah Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Kejadian ini menjadi sebuah pengingat pahit tentang dampak berbahaya berkendara di bawah pengaruh narkoba, yang tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga mengancam nyawa orang lain.
