sumber foto : Freepik
Tren perawatan kulit wajah ala Korea atau yang lebih dikenal dengan 10-Step Korean Skincare Routine kini makin digandrungi, termasuk oleh pecinta kecantikan di Indonesia. Dikenal mampu menciptakan tampilan glass skin yang sehat dan bercahaya, urutan perawatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ritual kecantikan yang penuh filosofi: membersihkan, menutrisi, dan melindungi kulit dengan penuh perhatian. Meskipun terdiri dari 10 langkah, metode ini sangat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis kulit.
Langkah pertama dimulai dengan oil cleanser yang efektif meluruhkan makeup dan kotoran berbasis minyak tanpa membuat kulit kering. Kemudian dilanjutkan dengan water-based cleanser untuk memastikan wajah benar-benar bersih dari sisa kotoran dan keringat. Langkah ketiga adalah eksfoliasi, yang dilakukan seminggu sekali untuk mengangkat sel kulit mati dan mempercepat regenerasi kulit. Selanjutnya, toner khas Korea berperan sebagai penyegar yang menghidrasi sekaligus menyeimbangkan pH kulit.
Masuk ke langkah kelima, essence hadir sebagai cairan ajaib yang melembapkan sekaligus meningkatkan penyerapan produk selanjutnya. Dilanjutkan dengan serum yang lebih pekat untuk menangani masalah kulit tertentu seperti noda hitam, jerawat, atau tanda-tanda penuaan. Tak kalah penting, sheet mask menjadi pelengkap hidrasi mendalam yang bisa digunakan 2–3 kali seminggu.
Pada langkah kedelapan, eye cream digunakan untuk merawat area mata yang sensitif dari lingkaran hitam dan garis halus. Kemudian, pelembap berperan sebagai “pengunci” dari semua nutrisi yang sudah diaplikasikan sebelumnya agar tidak menguap dari kulit. Terakhir dan paling krusial, penggunaan sunscreen setiap pagi tak boleh dilewatkan demi melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.
Dengan menjalani sepuluh langkah ini secara konsisten, kulit akan terasa lebih sehat, kenyal, dan bercahaya alami. Bagi pemula yang ingin mencoba, kamu bisa memulainya secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan kulitmu. Karena perawatan kulit bukan soal tren, tapi bentuk cinta pada diri sendiri
