Founder dan CEO Grup VIDA Niki Luhur (Dok. VIDA)
Buletinmedia.com – VIDA memperkenalkan teknologi autentikasi terbaru, VIDA Authentication Suite, yang menggantikan sistem autentikasi tradisional seperti SMS OTP. VIDA Phone Token menggunakan kunci kriptografi yang terikat pada perangkat pengguna, menghilangkan risiko serangan yang memanfaatkan OTP berbasis SMS. Sementara itu, VIDA Face Token menggabungkan keamanan Infrastruktur Kunci Publik (PKI) dengan biometrik wajah dan deteksi keaktifan untuk memastikan hanya pengguna yang sah yang dapat mengakses akun mereka, meningkatkan keamanan digital secara signifikan.
CEO VIDA, Niki Luhur, mengungkapkan bahwa metode autentikasi tradisional seperti SMS OTP yang sudah digunakan selama puluhan tahun tidak lagi memadai dalam menghadapi ancaman digital saat ini. Dia menjelaskan, peningkatan kasus penipuan account takeover (ATO) menunjukkan bahwa sistem lama justru membuka celah bagi serangan digital seperti phishing dan smishing, yang semakin merugikan bisnis dan konsumen.
Peluncuran VIDA Authentication Suite juga didasarkan pada temuan terbaru dari whitepaper VIDA, yang menunjukkan bahwa 97% perusahaan di Indonesia mengalami insiden ATO dalam 12 bulan terakhir. Mayoritas insiden ini disebabkan oleh serangan phishing dan smishing yang memanfaatkan kelemahan sistem autentikasi lama. Niki Luhur menekankan bahwa dengan teknologi baru ini, dunia tanpa kata sandi dan SMS OTP bukan lagi sekadar visi, melainkan bisa menjadi kenyataan dalam waktu dekat.
Djamin Edison Nainggolan, Direktur Eksekutif Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), juga memberikan apresiasi terhadap langkah inovatif VIDA. Menurutnya, di era digital saat ini, sistem pembayaran yang aman dan efisien sangat penting. Ia berharap bahwa teknologi autentikasi terbaru ini tidak hanya dapat meningkatkan keamanan transaksi, tetapi juga memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna dalam melakukan pembayaran digital.
