Google Memperkenalkan Fitur Baru untuk ChromeOS (Ilustrasi)
Buletinmedia.com – Pada acara BETT 2025, Google mengungkapkan serangkaian pembaruan besar untuk sektor pendidikan, menghadirkan inovasi terbaru dalam sistem operasi ChromeOS dan perangkat Chromebook yang dapat mengubah cara mengajar dan belajar di dunia digital.
Salah satu fitur paling mencolok yang diperkenalkan adalah Face Control, yang memungkinkan pengguna untuk menggerakkan kursor hanya dengan gerakan kepala dan ekspresi wajah melalui kamera depan. Teknologi ini, yang dikembangkan berkat Project Gameface milik Android, menawarkan cara baru yang lebih intuitif dalam berinteraksi dengan perangkat. Fitur ini memberikan aksesibilitas yang lebih luas, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Selain itu, mode Membaca di ChromeOS kini memiliki kemampuan text-to-speech dengan suara yang lebih alami, memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami bagi para pelajar, terutama yang membutuhkan dukungan pembelajaran audio.
Google juga mengumumkan peluncuran lebih dari 20 perangkat Chromebook baru, termasuk Chromebook Plus, yang direncanakan hadir pada tahun 2025. Sebagai tambahan, Chromebox OPS adalah inovasi menarik yang dapat mengubah papan pintar atau layar sentuh besar menjadi perangkat berbasis ChromeOS, memberikan solusi pintar untuk kelas dan institusi pendidikan.
Pembaruan ini juga mencakup fitur baru “Class tools” untuk pengguna Google Workspace for Education Plus, yang memungkinkan guru untuk mengelola Chromebook di kelas dengan lebih efektif. Fitur ini memungkinkan pengajar untuk berbagi materi pembelajaran, memantau kemajuan siswa, dan menampilkan hasil karya siswa secara real-time.
Di sisi lain, NotebookLM Plus dirancang untuk mendukung organisasi besar dalam dunia pendidikan. Dengan kapasitas yang lebih tinggi, fitur ini memungkinkan pengajar untuk membagikan materi kuliah, video YouTube, dan dokumen lainnya dalam bentuk digital yang dapat diakses kapan saja dengan bantuan panduan AI. Fitur ini turut dilengkapi dengan pusat bantuan berbasis chat yang mempermudah akses ke pengetahuan di dalam institusi pendidikan.
Melalui pembaruan ini, Google menegaskan komitmennya untuk menyediakan teknologi yang mendukung keberlanjutan, efisiensi, dan aksesibilitas di dunia pendidikan, memberikan solusi inovatif yang akan terus mendorong kemajuan dalam sistem pembelajaran global.
