Bangga! Sate Kambing Indonesia Masuk 10 Makanan Terbaik Asia 2026 (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – TasteAtlas kembali memperbarui daftar makanan terbaik di Asia. Dalam daftar terbaru 2026, kuliner Indonesia berhasil mencuri perhatian setelah sate kambing masuk lima besar makanan terbaik Asia versi TasteAtlas.
Sate kambing menempati peringkat kelima dalam daftar tersebut dengan skor 4,5. Posisi ini membuat hidangan berbahan dasar daging kambing asal Indonesia tersebut berada di atas sejumlah kuliner populer dari negara lain, termasuk Korean fried chicken yang berada di peringkat ke-13.
Daftar makanan terbaik Asia 2026 versi TasteAtlas menampilkan beragam hidangan dari sejumlah negara. China, Jepang, India, Turki, Indonesia, Lebanon, Vietnam, Korea Selatan, Sri Lanka, hingga Malaysia masuk dalam daftar makanan yang mendapat penilaian tinggi.
Di posisi pertama terdapat zhēngjiǎo dari China, yakni jenis dumpling kukus dengan beragam pilihan isian. Kemudian posisi kedua ditempati otoro nigiri sushi dari Jepang, sedangkan butter garlic naan dari India berada di peringkat ketiga.
Kalamar tava dari Turki menempati posisi keempat. Setelah itu, sate kambing dari Indonesia berada di peringkat kelima.
TasteAtlas sendiri merupakan platform yang mengumpulkan informasi dan penilaian mengenai makanan tradisional dari berbagai wilayah dunia. Daftar makanan yang ditampilkan berasal dari penilaian audiens TasteAtlas dan terus diperbarui seiring bertambahnya data. TasteAtlas juga menjelaskan bahwa sistem pemeringkatannya menggunakan mekanisme untuk menyaring penilaian yang dianggap tidak sah, termasuk memberikan bobot tambahan kepada pengguna yang dinilai memiliki pengetahuan mengenai makanan.
Sate Kambing Indonesia Masuk Lima Besar
Masuknya sate kambing ke posisi kelima menjadi salah satu hal menarik dari daftar makanan terbaik Asia 2026.
Bagi masyarakat Indonesia, sate kambing bukanlah makanan yang asing. Hidangan ini dapat ditemukan di berbagai daerah, terutama di Pulau Jawa. Meskipun bahan utama dan teknik memasaknya relatif sederhana, sate kambing memiliki karakter rasa yang kuat.
Potongan daging kambing biasanya dibuat berbentuk dadu atau potongan kecil sebelum ditusuk menggunakan tusukan bambu. Daging kemudian dibumbui atau dimarinasi sebelum dibakar di atas bara api.
TasteAtlas menjelaskan bahwa sate kambing dibuat menggunakan daging kambing atau domba yang dipotong menjadi potongan atau dadu. Daging tersebut dapat dimarinasi menggunakan kecap manis, lengkuas, bawang merah yang dihaluskan, sari nanas, dan cabai. Setelah itu, daging ditusukkan pada tusuk sate yang umumnya berukuran lebih besar dan lebih tebal dibandingkan tusuk untuk sate ayam.
Proses pembakaran menjadi bagian penting yang membuat sate kambing memiliki aroma khas. Ketika daging terkena panas bara, lemak dan bumbu yang menempel pada permukaan daging menghasilkan aroma yang kuat.
Sate kambing kemudian dapat disajikan dengan berbagai pelengkap. Kecap manis, sambal, irisan bawang merah, cabai rawit, saus kacang, nasi putih, hingga lontong menjadi beberapa pendamping yang umum digunakan.
TasteAtlas mencatat sate kambing sangat populer di Pulau Jawa. Hidangan ini juga menjadi salah satu makanan Indonesia yang cukup dikenal dalam berbagai daftar kuliner internasional.
Sejarah Panjang Tradisi Membakar Daging
Teknik memasak daging dengan cara ditusuk dan dibakar memiliki sejarah yang panjang. Berbagai kebudayaan mengenal teknik memasak daging di atas api jauh sebelum istilah sate digunakan.
Membakar daging secara langsung di atas bara merupakan salah satu cara sederhana untuk mengolah bahan pangan. Daging yang telah dipotong menjadi bagian kecil lebih mudah matang ketika diletakkan dekat sumber panas.
Seiring perkembangan kebudayaan dan perdagangan, teknik pengolahan daging juga berkembang. Rempah-rempah, bumbu, saus, serta cara penyajian membuat setiap wilayah memiliki karakter kuliner yang berbeda.
Sate di Indonesia kemudian berkembang menjadi berbagai jenis. Tidak hanya menggunakan daging kambing, masyarakat mengenal sate ayam, sate sapi, sate maranggi, sate Madura, sate Padang, sate lilit, hingga berbagai jenis sate daerah lainnya.
Karena itu, sate kambing yang masuk lima besar makanan terbaik Asia tidak berdiri sendiri. Hidangan tersebut merupakan bagian dari tradisi kuliner Indonesia yang memiliki banyak variasi.
Ciri Khas Sate Kambing Indonesia
Salah satu hal yang membedakan sate kambing dari beberapa jenis sate lainnya adalah tekstur dan karakter dagingnya.
Daging kambing memiliki aroma dan rasa yang khas. Karena itu, proses pemilihan daging, pemotongan, pemberian bumbu, hingga pembakaran sangat menentukan hasil akhir.
Dalam daftar TasteAtlas, sate kambing dijelaskan menggunakan potongan daging yang biasanya lebih besar dibandingkan sate ayam. Daging tersebut ditusuk menggunakan bambu dan dibakar hingga matang.
Beberapa penjual sate kambing menggunakan bumbu sederhana agar cita rasa daging tetap terasa. Ada pula yang memberikan bumbu marinasi cukup kuat sebelum daging dibakar.
Penggunaan sari nanas juga menjadi salah satu cara yang dikenal dalam pengolahan sate kambing. Selain memberikan rasa, bahan tersebut dapat membantu membuat tekstur daging menjadi lebih lunak.
Setelah matang, sate kambing biasanya langsung disajikan ketika masih panas. Aroma asap dari pembakaran menjadi salah satu daya tarik utama.
Sate Kambing dan Kekayaan Kuliner Jawa
Sate kambing memiliki hubungan yang cukup kuat dengan tradisi kuliner Jawa.
Di sejumlah daerah, sate kambing menjadi makanan yang mudah ditemukan di warung makan, rumah makan, hingga pedagang kaki lima. Hidangan tersebut juga sering menjadi pilihan dalam berbagai acara keluarga.
Kota-kota seperti Solo, Yogyakarta, Tegal, hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur dikenal memiliki tradisi sate kambing yang kuat.
Setiap daerah dapat memiliki cara berbeda dalam menyajikan sate kambing. Ada yang menggunakan kecap manis sebagai bumbu utama, sementara lainnya menyajikan sate dengan sambal atau kuah tertentu.
Perbedaan tersebut justru memperlihatkan kekayaan kuliner Indonesia.
Satu jenis makanan dapat memiliki banyak variasi ketika berkembang di daerah yang berbeda. Bahan yang digunakan mungkin serupa, tetapi cara memasak dan penyajiannya dapat menghasilkan rasa yang berbeda.
Sate Kambing Kalahkan Korean Fried Chicken
Hal lain yang menarik dari daftar TasteAtlas 2026 adalah posisi sate kambing yang berada jauh di atas Korean fried chicken.
Korean fried chicken atau ayam goreng Korea berada di posisi ke-13 dengan skor 4,4. Sementara sate kambing berada di peringkat kelima dengan skor 4,5.
Korean fried chicken sendiri merupakan salah satu makanan Korea Selatan yang popularitasnya meningkat secara global dalam beberapa tahun terakhir.
Ayam goreng Korea dikenal dengan teksturnya yang renyah serta beragam pilihan saus. Hidangan tersebut dapat disajikan dengan saus pedas, manis, gurih, maupun kombinasi berbagai rasa.
Namun, dalam daftar makanan Asia terbaru TasteAtlas, sate kambing mendapatkan posisi yang lebih tinggi.
Peringkat tersebut menunjukkan bahwa hidangan tradisional Indonesia juga mampu mendapatkan perhatian di tengah popularitas makanan Asia yang telah mendunia.
Meski demikian, daftar TasteAtlas merupakan hasil pemeringkatan berdasarkan penilaian penggunanya dan bukan ukuran tunggal mengenai makanan mana yang secara mutlak paling disukai seluruh masyarakat Asia. TasteAtlas sendiri menyebut daftar mereka bertujuan mempromosikan makanan lokal dan membangkitkan ketertarikan terhadap hidangan tradisional.
Daftar 10 Makanan Terbaik Asia 2026
Selain sate kambing, ada sembilan hidangan lain yang masuk 10 besar daftar makanan terbaik Asia versi TasteAtlas 2026.
Berikut daftar lengkapnya:
- Zhēngjiǎo, China
Posisi pertama ditempati zhēngjiǎo dari China dengan skor 4,6.
Zhēngjiǎo merupakan dumpling yang dimasak dengan cara dikukus. Kulitnya memiliki tekstur yang berbeda dibandingkan dumpling yang direbus atau digoreng.
Isian zhēngjiǎo dapat berupa daging babi dan daun kucai, kubis, udang, sayuran, atau kombinasi beberapa bahan.
TasteAtlas menggambarkan tekstur zhēngjiǎo berada di antara kulit dumpling rebus yang lembut dan tekstur dumpling goreng yang lebih kenyal. Hidangan tersebut biasanya disajikan bersama saus berbahan dasar kecap sebagai pendamping.
- Otoro Nigiri Sushi, Jepang
Peringkat kedua ditempati otoro nigiri sushi dari Jepang.
Hidangan ini terdiri dari nasi sushi yang dibentuk dengan tangan kemudian diberi irisan bagian tuna yang memiliki kandungan lemak tinggi.
Otoro merupakan bagian tuna yang dikenal memiliki tekstur lembut dan rasa kaya. Dalam tradisi sushi, otoro berbeda dengan chutoro dan akami yang berasal dari bagian ikan dengan kadar lemak berbeda.
TasteAtlas mencatat otoro nigiri sushi memiliki tekstur yang lembut dan rasa kaya. Sushi jenis ini biasanya disajikan bersama kecap asin, wasabi, atau acar jahe.
- Butter Garlic Naan, India
Butter garlic naan berada di posisi ketiga.
Naan merupakan roti pipih yang sangat populer dalam kuliner India. Untuk membuat butter garlic naan, adonan roti dipanggang menggunakan tungku tandoor.
Setelah matang, roti kemudian diolesi mentega atau ghee dan diberi bawang putih cincang.
Perpaduan roti hangat, mentega, dan aroma bawang putih membuat hidangan ini sering menjadi pendamping berbagai makanan India, seperti kari, butter chicken, dal makhani, dan hidangan berbumbu lainnya.
- Kalamar Tava, Turki
Di peringkat keempat terdapat kalamar tava dari Turki.
Hidangan ini menggunakan cumi-cumi yang dipotong menjadi bentuk cincin. Cumi kemudian direndam dalam susu sebelum dilapisi adonan berbahan tepung, soda kue, dan garam.
Setelah itu, cumi digoreng menggunakan minyak panas.
Kalamar tava biasanya disajikan bersama saus untuk mencelupkan potongan cumi dan irisan lemon. TasteAtlas memasukkan hidangan tersebut sebagai salah satu makanan dengan penilaian tinggi di Asia.
- Sate Kambing, Indonesia
Sate kambing menempati posisi kelima.
Hidangan ini menjadi satu-satunya makanan Indonesia yang berada di lima besar daftar makanan terbaik Asia 2026.
TasteAtlas memberikan skor 4,5 untuk sate kambing. Deskripsi TasteAtlas menyebut hidangan ini menggunakan daging kambing atau domba yang dipotong menjadi bagian kecil, dimarinasi, ditusuk menggunakan bambu, kemudian dibakar.
Sate kambing dapat disantap dengan nasi putih atau lontong. Bumbu pendamping yang umum digunakan antara lain kecap manis, sambal, bawang merah, cabai rawit, atau saus kacang.
- Antakya Künefesi, Turki
Posisi keenam ditempati Antakya künefesi dari Turki.
Hidangan ini merupakan makanan manis yang dibuat menggunakan adonan filo yang dipotong tipis dan diisi keju tanpa rasa asin.
Setelah dipanggang, künefe disiram dengan sirup manis berbahan gula, air, dan lemon.
Antakya künefesi biasanya disajikan dalam kondisi hangat dan dapat diberi taburan pistachio, kenari, atau hazelnut.
TasteAtlas mencatat makanan ini merupakan bagian dari tradisi kuliner Antakya dan mendapatkan sertifikat Protected Geographical Indication pada 2006.
- Oltu Cağ Kebabı, Turki
Peringkat ketujuh kembali ditempati makanan dari Turki, yakni Oltu cağ kebabı.
Berbeda dari kebab yang dimasak dengan tusukan vertikal, Oltu cağ kebabı menggunakan daging domba yang dipanggang secara horizontal.
Daging ditata pada tusukan panjang dan dipanggang secara perlahan di atas bara kayu. Bagian daging yang telah matang kemudian diiris tipis dan disajikan.
Hidangan tersebut berasal dari Oltu di Provinsi Erzurum, Turki. Teknik memasaknya menjadi salah satu ciri yang membedakan makanan ini dari jenis kebab lainnya.
- Toum, Lebanon
Posisi kedelapan ditempati toum dari Lebanon.
Toum merupakan pasta bawang putih khas Lebanon dan Suriah. Bahan utamanya adalah bawang putih yang dihaluskan kemudian dicampur dengan minyak dan bahan lainnya hingga menghasilkan tekstur lembut dan mengembang.
Toum biasanya digunakan sebagai saus atau pendamping berbagai hidangan.
Pasta bawang putih ini dapat disajikan bersama ayam panggang, kebab, shawarma, daging sapi, domba, maupun kambing.
Toum juga dapat digunakan sebagai olesan pada roti atau isian sandwich.
- Bánh Mì Heo Quay, Vietnam
Posisi kesembilan ditempati bánh mì heo quay dari Vietnam.
Berbeda dari bánh mì biasa, varian ini menggunakan perut babi panggang sebagai bahan utama.
Daging babi dipanggang dengan bumbu, kemudian diiris dan dimasukkan ke dalam roti bánh mì.
Sandwich tersebut biasanya dilengkapi wortel dan lobak putih acar, mentimun, daun ketumbar, daun bawang, serta cabai.
TasteAtlas menyebut bánh mì heo quay sebagai salah satu variasi bánh mì yang populer di Vietnam dan dapat ditemukan di berbagai penjual makanan jalanan.
- Beyran Çorbası, Turki
Peringkat ke-10 ditempati Beyran çorbası dari Gaziantep, Turki.
Hidangan ini merupakan sup yang dibuat dari lemak domba, nasi, daging domba, bawang putih, pasta cabai, dan kaldu domba.
Beyran çorbası memiliki cita rasa pedas dan dikenal sebagai makanan yang biasa disantap untuk sarapan di wilayah asalnya.
Sup ini biasanya disajikan bersama irisan lemon dan roti khas Turki.
Turki Mendominasi Daftar 10 Besar
Salah satu hal yang cukup mencolok dari daftar makanan terbaik Asia 2026 adalah banyaknya hidangan asal Turki yang masuk 10 besar.
Dari sepuluh makanan teratas, empat di antaranya berasal dari Turki.
Selain kalamar tava di peringkat keempat, ada Antakya künefesi di posisi keenam, Oltu cağ kebabı di posisi ketujuh, dan Beyran çorbası di posisi kesepuluh.
Kondisi tersebut menunjukkan luasnya variasi kuliner Turki yang mendapatkan penilaian tinggi dari pengguna TasteAtlas.
Makanan Turki yang masuk daftar juga memiliki karakter yang berbeda. Ada makanan laut, makanan manis, hidangan daging, hingga sup.
Sementara itu, China, Jepang, India, Indonesia, Lebanon, dan Vietnam masing-masing diwakili satu makanan dalam daftar 10 besar.
Indonesia Tak Hanya Punya Sate Kambing
Meskipun sate kambing menjadi satu-satunya makanan Indonesia dalam 10 besar, Indonesia sebenarnya memiliki sejumlah hidangan lain yang juga berada cukup tinggi dalam daftar TasteAtlas.
Salah satunya adalah soto Betawi yang berada di posisi ke-14 dalam daftar makanan Asia terbaru dengan skor 4,4.
Kehadiran soto Betawi menunjukkan bahwa makanan Indonesia tidak hanya dikenal karena sate.
Berbagai makanan Nusantara memiliki karakter yang berbeda, mulai dari makanan berbumbu rempah kuat, makanan berkuah, makanan berbahan dasar nasi, hingga jajanan tradisional.
Dalam daftar TasteAtlas yang lebih luas, sate kambing bahkan memiliki posisi yang sangat tinggi pada kategori makanan dunia. TasteAtlas menempatkan sate kambing di peringkat keempat dalam daftar 100 makanan terbaik dunia yang ditampilkan dalam basis data mereka, dengan skor 4,52.
Selain itu, sate kambing juga menempati posisi pertama dalam daftar 100 street food terbaik Asia dan kategori hidangan daging Asia yang ditampilkan TasteAtlas.
Mengapa Sate Kambing Menarik Perhatian?
Salah satu kekuatan sate kambing terletak pada kombinasi sederhana antara daging, bumbu, dan proses pembakaran.
Bahan dasarnya tidak rumit. Namun, proses memasaknya membutuhkan perhatian agar daging tidak terlalu keras dan tetap memiliki rasa yang kuat.
Aroma daging yang dibakar di atas bara menjadi karakter tersendiri.
Bumbu kecap manis juga memberikan rasa yang sangat identik dengan selera masyarakat Indonesia. Ketika dipadukan dengan bawang merah dan cabai rawit, rasa manis, gurih, pedas, dan aroma bakaran bertemu dalam satu sajian.
Di beberapa daerah, sate kambing juga disajikan dengan kuah atau gulai sebagai pasangan. Ada pula rumah makan yang menjual sate kambing bersama tongseng dan gulai kambing.
Karena itu, sate kambing bukan sekadar makanan yang terdiri dari daging yang ditusuk dan dibakar. Hidangan tersebut menjadi bagian dari budaya makan masyarakat Indonesia.
TasteAtlas dan Cara Pemeringkatan Makanan
TasteAtlas merupakan platform kuliner yang membuat berbagai daftar makanan berdasarkan penilaian pengguna.
Dalam penjelasannya, TasteAtlas mengatakan bahwa peringkat makanan mereka didasarkan pada rating audiens. Sistem tersebut menggunakan sejumlah mekanisme untuk mengenali pengguna dan mengabaikan penilaian yang dianggap berasal dari bot, rating yang bersifat patriotik atau lokal, serta memberikan nilai tambahan kepada pengguna yang dianggap memiliki pengetahuan mengenai makanan.
Karena itu, daftar TasteAtlas sebaiknya dilihat sebagai salah satu referensi mengenai makanan yang mendapat apresiasi tinggi dari komunitas penggunanya.
Daftar tersebut bukan berarti menjadi ukuran mutlak bahwa sebuah makanan merupakan makanan terbaik bagi seluruh masyarakat di Asia.
Selera makanan sangat dipengaruhi budaya, kebiasaan, pengalaman, bahan yang tersedia, dan tradisi masing-masing daerah.
Namun, daftar seperti ini tetap menarik karena dapat membantu memperkenalkan makanan tradisional kepada pembaca dari negara lain.
Sate Kambing Bisa Jadi Pintu Masuk Kuliner Indonesia
Popularitas sate kambing di daftar internasional dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan makanan Indonesia secara lebih luas.
Indonesia memiliki ribuan pulau dan tradisi kuliner yang sangat beragam. Setiap daerah memiliki bahan, bumbu, teknik memasak, dan cara penyajian yang berbeda.
Sate kambing menjadi salah satu contoh makanan yang mudah diperkenalkan kepada wisatawan asing.
Cara penyajiannya sederhana dan mudah dipahami. Daging dipotong, ditusuk, dibakar, lalu disajikan bersama saus atau bumbu.
Namun, ketika dicicipi, karakter rempah dan kecap manis membuat hidangan tersebut memiliki identitas yang kuat.
Bukan hanya sate kambing, Indonesia masih memiliki banyak makanan lain yang berpotensi mendapatkan perhatian lebih luas.
Soto, nasi padang, rendang, gado-gado, pempek, gudeg, rawon, nasi liwet, hingga berbagai makanan tradisional dari Indonesia bagian timur memiliki karakter masing-masing.
Daftar Makanan Asia 2026 Tunjukkan Keragaman Kuliner
Daftar 10 makanan terbaik Asia versi TasteAtlas 2026 memperlihatkan betapa beragamnya kuliner di kawasan Asia.
Ada dumpling dari China, sushi dari Jepang, naan dari India, makanan laut dari Turki, sate dari Indonesia, pasta bawang putih dari Lebanon, hingga sandwich dari Vietnam.
Keragaman tersebut menjadi salah satu daya tarik utama kuliner Asia.
Masing-masing makanan membawa cerita mengenai daerah asal, bahan yang digunakan, dan kebiasaan masyarakat setempat.
Sate kambing dari Indonesia menjadi salah satu contoh bagaimana makanan sederhana dari tradisi lokal dapat memperoleh perhatian di tingkat internasional.
Posisi kelima yang diraih sate kambing sekaligus menempatkan Indonesia sejajar dengan sejumlah negara yang memiliki tradisi kuliner kuat.
Daftar Lengkap 10 Makanan Terbaik Asia 2026
Berikut daftar 10 makanan terbaik Asia 2026 berdasarkan pembaruan TasteAtlas:
- Zhēngjiǎo – China
- Otoro nigiri sushi – Jepang
- Butter garlic naan – India
- Kalamar tava – Turki
- Sate kambing – Indonesia
- Antakya künefesi – Turki
- Oltu cağ kebabı – Turki
- Toum – Lebanon
- Bánh mì heo quay – Vietnam
- Beyran çorbası – Turki
Daftar tersebut memperlihatkan bahwa sate kambing berhasil masuk lima besar dan menjadi salah satu makanan Asia dengan penilaian tertinggi dalam pembaruan TasteAtlas 2026.
Sementara itu, Korean fried chicken berada di peringkat ke-13 dengan skor 4,4, diikuti soto Betawi di peringkat ke-14 dengan skor yang sama.
Sate Kambing Jadi Sorotan Kuliner Indonesia
Masuknya sate kambing dalam lima besar makanan terbaik Asia 2026 menjadi kabar menarik bagi dunia kuliner Indonesia.
Hidangan yang selama ini mudah ditemukan di warung makan dan pedagang kaki lima tersebut ternyata mendapat penilaian tinggi dalam daftar kuliner internasional.
Keberadaan sate kambing di peringkat kelima juga menunjukkan bahwa makanan tradisional tidak selalu kalah bersaing dengan hidangan yang popularitasnya berkembang melalui industri kuliner modern.
Di tengah semakin banyaknya makanan Asia yang dikenal di berbagai negara, sate kambing tetap memiliki daya tarik tersendiri.
Rasa daging yang khas, aroma bakaran, bumbu kecap manis, sambal, dan berbagai pelengkap membuat sate kambing memiliki karakter yang mudah dikenali.
Daftar TasteAtlas 2026 pun kembali memperlihatkan bahwa kekayaan kuliner Indonesia masih memiliki ruang besar untuk dikenal lebih luas.
Bagi masyarakat Indonesia, sate kambing mungkin merupakan makanan yang sudah sangat akrab. Namun, bagi masyarakat dari negara lain, pengakuan melalui daftar kuliner seperti TasteAtlas dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal lebih jauh makanan tradisional Indonesia.
Dengan demikian, posisi kelima dalam daftar makanan terbaik Asia 2026 bukan hanya soal peringkat. Lebih dari itu, sate kambing menjadi salah satu contoh bagaimana hidangan lokal Indonesia mampu menarik perhatian di tengah persaingan kuliner Asia yang sangat beragam.
Sumber : www.kompas.com
