Kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan peralatan jaringan WiFi di kawasan Penggung Selatan, Kota Cirebon (Foto : Darfan)
CIREBON, Buletinmedia.com – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan berbagai peralatan jaringan WiFi di kawasan Penggung Selatan, Kota Cirebon, Rabu siang. Api dengan cepat membesar dan membakar sejumlah bagian bangunan hingga sejumlah ruangan serta peralatan jaringan yang tersimpan di dalamnya ikut dilalap api.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di kawasan Penggung Selatan, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Rumah yang terbakar diketahui tidak hanya digunakan sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi lokasi penyimpanan berbagai peralatan yang digunakan untuk menunjang jaringan WiFi.
Kebakaran membuat warga di sekitar lokasi panik. Kepulan asap tebal terlihat membumbung dari bangunan yang terbakar. Warga kemudian berupaya memastikan kondisi di sekitar lokasi sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mendapatkan penanganan.
Api yang muncul dari bagian belakang rumah kemudian dengan cepat membesar. Kobaran api membakar bagian bangunan dan sejumlah barang yang berada di dalam maupun sekitar rumah.
Sedikitnya empat ruangan di rumah tersebut terdampak kebakaran. Sejumlah peralatan jaringan yang tersimpan di dalamnya juga tidak berhasil diselamatkan.
Peralatan tersebut antara lain berupa kabel jaringan, router, perangkat SFP, serta berbagai perangkat lainnya yang digunakan untuk mendukung jaringan WiFi.
Tidak hanya peralatan jaringan, kebakaran juga berdampak pada satu unit sepeda motor dan sebuah kandang ayam yang berada di bagian belakang rumah.
Warga Melihat Kepulan Asap dari Rumah
Kebakaran terjadi pada Rabu siang ketika warga di sekitar kawasan Penggung Selatan melihat kepulan asap tebal dari arah rumah tersebut.
Asap yang membumbung membuat warga mengetahui adanya kebakaran. Situasi kemudian menjadi perhatian karena bangunan yang terbakar menyimpan cukup banyak peralatan jaringan WiFi.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya mencari tahu sumber asap. Api ternyata sudah membakar bagian belakang rumah dan mulai merambat ke bagian bangunan lainnya.
Kobaran api terlihat semakin besar sehingga warga memilih untuk segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Langkah tersebut dilakukan agar api bisa segera ditangani dan tidak merembet ke bangunan yang berada di sekitar lokasi.
Kebakaran yang terjadi di dalam rumah penyimpanan peralatan jaringan juga membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat. Pasalnya, banyak barang dan perangkat yang berada di dalam bangunan ikut terbakar.
Sejumlah kabel jaringan yang tersimpan di dalam rumah menjadi salah satu barang yang ikut dilalap api.
Api Membakar Empat Ruangan
Kobaran api dengan cepat membakar bagian bangunan. Sedikitnya empat ruangan di rumah tersebut terdampak akibat kebakaran.
Api juga membakar berbagai peralatan yang berada di dalam ruangan.
Peralatan jaringan WiFi yang tersimpan di rumah tersebut antara lain kabel, router, perangkat SFP dan sejumlah perangkat pendukung lainnya.
Barang-barang tersebut memiliki fungsi penting dalam menunjang jaringan WiFi. Namun, akibat kebakaran, sejumlah peralatan tidak dapat diselamatkan.
Api yang membakar bagian belakang rumah juga membuat area di sekitar bangunan ikut terdampak.
Satu unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi turut terkena dampak kebakaran. Begitu juga dengan kandang ayam yang berada di bagian belakang rumah.
Kebakaran tersebut membuat sejumlah barang mengalami kerusakan akibat terkena kobaran api maupun panas dari kebakaran.
Tiga Unit Mobil Pemadam Dikerahkan
Petugas pemadam kebakaran Kota Cirebon langsung dikerahkan ke lokasi setelah mendapatkan laporan mengenai kebakaran.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk melakukan penanganan.
Petugas kemudian berupaya memadamkan kobaran api yang masih membakar bangunan.
Selain memadamkan api, petugas juga berupaya mencegah kobaran menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena rumah yang terbakar berada di kawasan yang terdapat bangunan lain di sekitarnya.
Petugas melakukan pemadaman dari sejumlah sisi untuk mengendalikan kobaran api.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit. Setelah dilakukan penyemprotan air secara intensif, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.
Beruntung, api tidak sampai menjalar ke bangunan lain di sekitar rumah yang terbakar.
Petugas kemudian memastikan kondisi di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan masih adanya titik api yang dapat kembali membesar.
Api Diduga Berasal dari Bagian Belakang
Berdasarkan keterangan warga, api diduga pertama kali muncul dari bagian belakang rumah.
Warga menduga kebakaran berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan di sekitar bagian belakang bangunan.
Api yang muncul kemudian membesar dan membakar bagian rumah serta sejumlah barang yang berada di lokasi.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama kebakaran.
Petugas masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumber api dan penyebab sebenarnya dari kebakaran tersebut.
Keterangan dari warga menjadi salah satu informasi awal mengenai kronologi munculnya api. Sementara untuk memastikan penyebab kebakaran, masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Seorang warga bernama Fauzan Dwi Zulkarnain mengatakan, api awalnya terlihat dari bagian belakang rumah.
Menurut Fauzan, warga kemudian langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran setelah mengetahui adanya kobaran api.
“Awalnya api muncul dari belakang, sepertinya dari pembakaran sampah. Setelah itu langsung panggil damkar. Petugas datang dengan tiga unit. Yang terbakar mulai dari kabel, motor, dan kandang ayam,” ujar Fauzan Dwi Zulkarnain.
Keterangan tersebut menggambarkan situasi saat warga pertama kali mengetahui kebakaran hingga petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Peralatan Jaringan WiFi Ikut Terbakar
Salah satu hal yang membuat kerugian akibat kebakaran diperkirakan cukup besar adalah banyaknya peralatan jaringan WiFi yang tersimpan di dalam rumah.
Bangunan tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan berbagai perangkat jaringan. Ketika api membesar, peralatan yang berada di dalam ruangan ikut terkena kobaran.
Kabel jaringan menjadi salah satu barang yang terbakar.
Selain kabel, perangkat router juga ikut terdampak. Perangkat SFP yang tersimpan di dalam rumah juga tidak luput dari kebakaran.
Peralatan tersebut merupakan bagian dari perangkat jaringan yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.
Dengan banyaknya perangkat yang tersimpan di dalam rumah, kerugian akibat kebakaran diperkirakan tidak hanya berasal dari kerusakan bangunan.
Nilai peralatan jaringan yang terbakar juga menjadi salah satu faktor yang membuat jumlah kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Harga Perangkat SFP Capai Rp1,3 Juta per Kotak
Salah satu perangkat yang disebut ikut terbakar adalah SFP.
Perangkat tersebut disebut memiliki harga sekitar Rp1,3 juta per kotak.
Jika hanya satu atau dua kotak yang terbakar, nilai kerugiannya mungkin masih terbatas. Namun, perangkat yang tersimpan di rumah tersebut jumlahnya cukup banyak.
Karena itu, nilai kerugian diperkirakan cukup besar ketika seluruh perangkat yang terbakar dihitung.
Selain perangkat SFP, masih terdapat kabel jaringan, router, dan berbagai perangkat lainnya yang ikut terdampak.
Perhitungan kerugian secara keseluruhan masih dilakukan.
Petugas bersama pihak terkait masih melakukan pendataan untuk mengetahui berapa banyak peralatan yang terbakar dan seberapa besar kerusakan bangunan.
Pendataan tersebut penting untuk mendapatkan angka kerugian yang lebih akurat.
Untuk sementara, nilai kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Sepeda Motor dan Kandang Ayam Ikut Terbakar
Kebakaran tidak hanya menghanguskan bangunan dan peralatan jaringan.
Satu unit sepeda motor yang berada di sekitar bagian belakang rumah juga ikut terdampak.
Selain itu, kandang ayam yang berada di belakang rumah juga terkena kobaran api.
Posisi barang-barang tersebut yang berada tidak jauh dari sumber kebakaran membuatnya ikut terkena dampak.
Kobaran api yang membesar membuat area belakang rumah menjadi salah satu bagian yang mengalami kerusakan cukup parah.
Petugas pemadam kebakaran kemudian berupaya mengendalikan api agar tidak semakin meluas.
Setelah sekitar 30 menit, api berhasil dikendalikan.
Api Tidak Merembet ke Bangunan Sekitar
Salah satu hal yang patut disyukuri dari kejadian tersebut adalah api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat setelah menerima laporan.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.
Kobaran api yang membesar berpotensi menjalar apabila tidak segera ditangani. Terlebih, bangunan yang terbakar menyimpan berbagai barang dan peralatan yang dapat memperbesar dampak kebakaran.
Petugas kemudian fokus melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar.
Setelah sekitar 30 menit, api berhasil dikendalikan.
Kondisi di sekitar lokasi kemudian mulai kembali terkendali.
Meski demikian, petugas tetap melakukan pengecekan terhadap bangunan yang terbakar untuk memastikan tidak ada titik api yang masih tersisa.
Tidak Ada Korban Jiwa
Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Meski demikian, kerugian materi yang dialami diperkirakan cukup besar.
Bangunan mengalami kerusakan akibat terbakar. Sejumlah ruangan terdampak, sementara berbagai peralatan jaringan WiFi yang disimpan di dalam rumah ikut hangus.
Satu unit sepeda motor dan kandang ayam juga terkena dampak kebakaran.
Tidak adanya korban jiwa menjadi salah satu hal yang melegakan dalam kejadian tersebut.
Petugas kemudian melanjutkan proses pendataan untuk mengetahui kondisi bangunan dan barang-barang yang terdampak.
Pendataan Kerugian Masih Dilakukan
Jumlah kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan secara keseluruhan.
Petugas masih melakukan pendataan terhadap barang-barang yang terbakar.
Peralatan jaringan yang berada di dalam rumah menjadi salah satu bagian yang perlu dihitung karena jumlahnya cukup banyak.
Selain itu, kerusakan pada bangunan juga menjadi bagian dari perhitungan kerugian.
Perangkat SFP yang disebut memiliki harga sekitar Rp1,3 juta per kotak menjadi salah satu barang dengan nilai cukup tinggi yang ikut terbakar.
Nilai kerugian kemudian dapat mencapai ratusan juta rupiah apabila dihitung bersama dengan peralatan jaringan lainnya.
Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan.
Jumlah kerugian secara pasti baru dapat diketahui setelah seluruh barang yang terbakar dan tingkat kerusakan bangunan selesai didata.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Meski warga menduga api berasal dari aktivitas pembakaran sampah di bagian belakang rumah, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan.
Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui sumber api sebenarnya.
Petugas perlu memastikan bagaimana api pertama kali muncul dan kemudian membesar hingga membakar sejumlah ruangan.
Informasi mengenai dugaan pembakaran sampah menjadi salah satu keterangan awal yang disampaikan warga.
Namun, dugaan tersebut tidak serta-merta menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab kebakaran.
Penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara proses tersebut berlangsung, petugas tetap memastikan lokasi kebakaran dalam kondisi aman.
Kebakaran Sempat Membuat Warga Panik
Munculnya kepulan asap tebal dari sebuah rumah pada Rabu siang membuat warga di sekitar Penggung Selatan panik.
Terlebih, rumah tersebut diketahui digunakan untuk menyimpan berbagai peralatan jaringan WiFi.
Ketika api mulai membesar, warga langsung berusaha melakukan langkah awal dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kedatangan petugas menjadi hal penting untuk mengendalikan api agar tidak semakin meluas.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran kemudian diterjunkan ke lokasi.
Petugas melakukan penyemprotan air ke bagian bangunan yang terbakar.
Proses tersebut berlangsung hingga kobaran api berhasil dikendalikan.
Petugas Pastikan Api Tidak Meluas
Setelah kobaran api berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi.
Pengecekan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bagian bangunan yang masih menyimpan api.
Hal tersebut penting dilakukan karena material yang terbakar dapat menyisakan bara dan berpotensi menimbulkan api kembali.
Petugas juga memastikan kondisi bangunan di sekitar lokasi tidak ikut terdampak.
Upaya pemadaman sejak awal memang difokuskan agar api tidak merembet ke bangunan lain.
Hasilnya, kobaran api berhasil dikendalikan dan tidak menjalar ke bangunan di sekitar rumah.
Kerugian Diperkirakan Capai Ratusan Juta Rupiah
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Perkiraan tersebut berasal dari kerusakan bangunan serta banyaknya peralatan jaringan WiFi yang terbakar.
Perangkat SFP yang memiliki harga sekitar Rp1,3 juta per kotak menjadi salah satu peralatan dengan nilai cukup tinggi.
Selain itu, terdapat kabel, router, dan berbagai perangkat jaringan lainnya.
Jika seluruh peralatan tersebut dihitung, nilai kerugian dapat mencapai angka yang cukup besar.
Namun, nilai pasti kerugian masih menunggu proses pendataan.
Petugas dan pihak terkait masih menghitung barang-barang yang terbakar serta kerusakan pada bagian bangunan.
Pendataan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai total kerugian akibat kebakaran.
Warga Diminta Tetap Waspada
Peristiwa kebakaran tersebut kembali menunjukkan pentingnya kewaspadaan ketika melakukan aktivitas yang berhubungan dengan api, termasuk pembakaran sampah.
Dalam kejadian ini, warga menduga sumber api berasal dari aktivitas pembakaran sampah di bagian belakang rumah.
Meski penyebab pastinya masih dalam pemeriksaan, aktivitas yang melibatkan api tetap perlu dilakukan dengan hati-hati.
Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar apabila berada di dekat material yang mudah terbakar.
Terlebih jika lokasi tersebut menyimpan banyak barang seperti kabel, perangkat elektronik, dan peralatan jaringan.
Dalam kasus kebakaran di Penggung Selatan, banyaknya peralatan yang berada di dalam rumah membuat dampak kerugian diperkirakan cukup besar.
Kebakaran Berhasil Dikendalikan dalam 30 Menit
Tiga unit mobil pemadam kebakaran Kota Cirebon yang dikerahkan ke lokasi berhasil mengendalikan kobaran api dalam waktu sekitar 30 menit.
Kecepatan petugas tiba di lokasi dan melakukan pemadaman menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas.
Kobaran api memang sempat membesar dan membakar sejumlah ruangan.
Namun, api tidak sampai menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melakukan pengecekan terhadap bagian-bagian rumah yang terdampak.
Sejumlah ruangan diketahui mengalami kerusakan, sementara berbagai peralatan jaringan WiFi tidak dapat diselamatkan.
Kondisi Rumah Setelah Kebakaran
Setelah api berhasil dipadamkan, kondisi rumah mengalami kerusakan pada sejumlah bagian.
Sedikitnya empat ruangan terdampak kebakaran.
Berbagai barang yang berada di dalam ruangan ikut terbakar, termasuk perangkat yang digunakan untuk mendukung jaringan WiFi.
Kabel, router, perangkat SFP, serta berbagai peralatan lainnya menjadi bagian dari barang yang terdampak.
Bagian belakang rumah juga mengalami dampak kebakaran. Satu unit sepeda motor dan kandang ayam yang berada di area tersebut ikut terkena api.
Sementara itu, bangunan di sekitar rumah berhasil diselamatkan sehingga api tidak meluas ke lokasi lain.
Polisi dan Petugas Masih Perlu Memastikan Penyebab
Untuk memastikan penyebab kebakaran, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dugaan sementara mengenai pembakaran sampah masih berasal dari keterangan warga.
Namun, penyebab pasti belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan dugaan tersebut.
Petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kebakaran.
Proses tersebut diperlukan untuk mengetahui titik awal munculnya api dan faktor yang menyebabkan api cepat membesar.
Hasil pemeriksaan nantinya dapat memberikan gambaran mengenai penyebab kebakaran secara lebih jelas.
Sementara itu, penanganan di lokasi tetap dilakukan hingga kondisi benar-benar aman.
Kebakaran Tidak Menimbulkan Korban Jiwa
Meskipun mengakibatkan kerusakan bangunan dan membakar sejumlah peralatan dengan nilai ekonomi cukup besar, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Warga yang berada di sekitar lokasi juga berhasil menghindari dampak yang lebih besar setelah petugas pemadam kebakaran datang dan melakukan penanganan.
Api yang sempat membesar akhirnya dapat dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit.
Bangunan lain di sekitar lokasi juga tidak sampai terbakar.
Dengan demikian, dampak kebakaran terbatas pada rumah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan peralatan jaringan WiFi beserta sejumlah barang yang berada di sekitarnya.
Peralatan Jaringan Menjadi Kerugian Terbesar
Kerugian terbesar dalam peristiwa tersebut diperkirakan berasal dari peralatan jaringan yang terbakar.
Rumah tersebut diketahui menyimpan berbagai perangkat yang digunakan untuk mendukung jaringan WiFi.
Jumlah peralatan yang tersimpan cukup banyak, mulai dari kabel hingga perangkat elektronik.
SFP menjadi salah satu perangkat yang disebut ikut terbakar. Harga perangkat tersebut diperkirakan sekitar Rp1,3 juta per kotak.
Dengan jumlah perangkat yang terbakar, nilai kerugian diperkirakan dapat mencapai ratusan juta rupiah.
Meski demikian, angka tersebut masih harus dipastikan melalui pendataan.
Petugas masih menghitung barang yang terbakar dan menilai kerusakan bangunan.
Penanganan Kebakaran Selesai, Pemeriksaan Berlanjut
Kobaran api telah berhasil dikendalikan setelah petugas melakukan pemadaman selama sekitar 30 menit.
Namun, penanganan kejadian tidak berhenti hanya setelah api padam.
Pemeriksaan dan pendataan masih dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan serta mengetahui jumlah peralatan yang terbakar.
Penyebab kebakaran juga masih menjadi bagian yang harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Dugaan awal api berasal dari aktivitas pembakaran sampah di bagian belakang rumah, tetapi hal tersebut masih membutuhkan pembuktian.
Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebakaran hanya menyebabkan kerugian materi berupa kerusakan rumah, peralatan jaringan WiFi, sepeda motor, dan kandang ayam.
Peristiwa kebakaran di Penggung Selatan, Kota Cirebon, tersebut menjadi perhatian warga karena rumah yang terbakar menyimpan banyak peralatan jaringan dengan nilai ekonomi cukup tinggi.
Kepulan asap tebal yang terlihat pada Rabu siang membuat warga segera mengetahui adanya kebakaran. Petugas pemadam kebakaran kemudian datang dengan mengerahkan tiga unit mobil untuk melakukan pemadaman.
Api yang diduga muncul dari bagian belakang rumah dengan cepat membesar dan membakar sedikitnya empat ruangan.
Berbagai peralatan jaringan WiFi, seperti kabel, router, dan perangkat SFP, ikut terbakar. Satu unit sepeda motor dan kandang ayam yang berada di bagian belakang rumah juga terdampak.
Setelah sekitar 30 menit dilakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan. Kobaran api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam pemeriksaan. Dugaan sementara dari keterangan warga menyebut api kemungkinan berasal dari aktivitas pembakaran sampah di bagian belakang rumah.
Besarnya kerugian juga masih dalam pendataan. Dengan banyaknya perangkat jaringan yang terbakar, nilai kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Tidak adanya korban jiwa menjadi kabar baik dari peristiwa tersebut. Petugas kini masih melakukan pendataan terhadap kerusakan bangunan dan berbagai peralatan yang terdampak kebakaran, sekaligus memastikan penyebab kejadian dapat diketahui secara lebih jelas.
