Ilustrasi. Soda gembira masuk dalam daftar jenis soft drink terbaik di dunia versi Taste Atlas. (iStockphoto/Waqar Hussain)
Buletinmedia.com – TasteAtlas kembali memperbarui daftar minuman terbaik Indonesia. Dalam daftar terbaru yang diperbarui pada September 2026, sejumlah minuman khas Tanah Air mendapat penilaian tinggi dan masuk dalam jajaran minuman yang dianggap memiliki cita rasa terbaik.
Daftar tersebut menarik perhatian karena kopi, yang selama ini identik dengan Indonesia dan dikenal hingga mancanegara, ternyata bukan minuman yang berada di posisi teratas.
Posisi pertama justru ditempati oleh soda gembira. Minuman sederhana yang cukup mudah ditemukan di berbagai tempat makan dan pedagang kaki lima ini berhasil mengungguli sejumlah minuman lain, termasuk kopi luwak dan kopi tubruk.
Kehadiran soda gembira di posisi teratas tentu menjadi hal menarik. Minuman tersebut mungkin tidak sepopuler kopi ketika berbicara mengenai identitas kuliner Indonesia di mata dunia. Namun, kombinasi rasa manis, creamy, dan sensasi soda membuatnya memiliki karakter yang berbeda.
Selain soda gembira, daftar TasteAtlas juga memuat sejumlah minuman tradisional yang sudah lama dikenal masyarakat Indonesia. Bajigur, jamu, wedang jahe, bandrek, sekoteng hingga berbagai jenis kopi masuk ke dalam daftar tersebut.
Daftar ini sekaligus memperlihatkan betapa beragamnya minuman khas Indonesia. Tidak semuanya lahir dari tradisi yang sama. Ada minuman yang erat dengan budaya masyarakat di daerah tertentu, ada pula yang berkembang melalui kebiasaan masyarakat menikmati minuman di warung, pasar, hingga pedagang kaki lima.
TasteAtlas Perbarui Daftar Minuman Indonesia
TasteAtlas merupakan ensiklopedia kuliner daring sekaligus panduan perjalanan yang mendokumentasikan makanan dan minuman tradisional dari berbagai negara.
Platform tersebut dikenal karena mengumpulkan informasi mengenai makanan lokal, bahan-bahan, hidangan tradisional, serta tempat makan dari berbagai wilayah di dunia.
Daftar yang dibuat TasteAtlas kerap menjadi perhatian karena menampilkan kuliner berdasarkan penilaian pengguna. Rating dan ulasan dikumpulkan melalui situs mereka, kemudian diproses menggunakan sistem penilaian tertentu.
Penilaian tersebut tidak hanya berasal dari satu kelompok orang. Pengalaman para pencinta kuliner dari berbagai negara ikut menjadi bagian dalam pengumpulan data.
Ulasan dari ahli maupun kritikus kuliner juga dapat memberikan pengaruh dalam perhitungan akhir. Karena itu, daftar yang dihasilkan TasteAtlas dapat berubah seiring bertambahnya ulasan dan penilaian yang masuk.
Dalam daftar minuman Indonesia terbaru, sejumlah minuman tradisional kembali mendapatkan tempat.
Menariknya, minuman yang berada di posisi pertama bukanlah kopi. Padahal, Indonesia memiliki berbagai jenis kopi yang sudah sangat dikenal, termasuk kopi luwak dan kopi tubruk.
TasteAtlas justru menempatkan soda gembira sebagai minuman Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam daftar tersebut.
Soda Gembira Jadi Minuman Terbaik Indonesia
Soda gembira berada di posisi pertama dalam daftar minuman terbaik Indonesia versi TasteAtlas.
Minuman ini dikenal sebagai minuman manis dan bersoda yang cukup populer di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di Jawa dan Sumatera.
Namanya sendiri cukup unik. Soda gembira secara sederhana dapat dimaknai sebagai “soda yang membuat gembira”. Nama tersebut sesuai dengan karakter minumannya yang memiliki rasa manis, menyegarkan, serta sering disajikan dalam suasana santai.
Soda gembira biasanya dibuat dengan bahan yang cukup sederhana. Campuran utamanya terdiri dari susu kental manis, sirop, dan air soda.
Jenis sirop yang digunakan umumnya memiliki rasa stroberi atau mawar. Warna sirop tersebut kemudian memberikan tampilan khas pada minuman.
Ketika seluruh bahan dicampurkan, soda gembira menghasilkan minuman dengan warna yang menarik. Rasa manis dari susu kental manis dan sirop berpadu dengan sensasi soda yang memberikan rasa segar.
Susu kental manis juga membuat tekstur minuman terasa lebih kaya. Ada sedikit rasa creamy yang membedakannya dari minuman bersoda biasa.
Perpaduan antara rasa manis dan sensasi berkarbonasi inilah yang menjadi karakter utama soda gembira.
Minuman tersebut biasanya disajikan dalam keadaan dingin. Es batu ditambahkan agar sensasi segarnya semakin terasa, terutama ketika diminum pada siang atau sore hari.
Tidak Ada Daerah yang Secara Khusus Menjadi Asal Soda Gembira
Berbeda dengan sejumlah minuman tradisional Indonesia seperti bajigur atau bandrek yang sangat erat dengan daerah dan kebiasaan tertentu, soda gembira tidak diketahui berasal dari satu daerah khusus.
Minuman ini justru dapat dilihat sebagai salah satu contoh bagaimana masyarakat Indonesia mengadaptasi minuman dengan pengaruh gaya Barat dan kemudian menyesuaikannya dengan selera lokal.
Penggunaan susu kental manis dalam minuman juga bukan sesuatu yang asing di kawasan Asia Tenggara.
Di Indonesia, susu kental manis telah lama digunakan dalam berbagai jenis minuman. Bahan tersebut dapat memberikan rasa manis sekaligus tekstur yang lebih pekat.
Dalam soda gembira, susu kental manis menjadi salah satu komponen yang membuat karakter minuman terasa berbeda.
Sirop kemudian memberikan warna sekaligus aroma dan rasa tambahan, sedangkan air soda memberikan sensasi berkarbonasi.
Ketiganya menghasilkan minuman yang sederhana tetapi memiliki kombinasi rasa cukup khas.
Tidak mengherankan apabila soda gembira mudah ditemukan di tempat-tempat makan sederhana. Minuman ini tidak membutuhkan bahan yang sulit ditemukan sehingga dapat dibuat dengan cara yang relatif praktis.
9 Minuman Terbaik Indonesia Versi TasteAtlas
Selain soda gembira, ada delapan minuman lain yang masuk dalam daftar minuman terbaik Indonesia versi TasteAtlas.
Daftar tersebut memperlihatkan kombinasi antara minuman tradisional dan minuman kopi yang sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Berikut sembilan minuman yang masuk dalam daftar tersebut:
- Soda gembira
- Bajigur
- Kopi luwak
- Jamu
- Wedang jahe
- Bandrek
- Kopi tubruk
- Sekoteng
- Kopi ginseng
Masing-masing minuman memiliki karakter yang berbeda. Ada yang identik dengan rasa manis, ada yang mengandalkan rempah, sementara beberapa lainnya mengandalkan cita rasa kopi.
Bajigur, Minuman Hangat dari Jawa Barat
Bajigur berada di posisi kedua dalam daftar tersebut.
Minuman tradisional ini sangat lekat dengan masyarakat Jawa Barat. Bajigur biasanya disajikan dalam kondisi hangat dan cocok diminum ketika cuaca sedang dingin atau pada malam hari.
Bahan yang digunakan dalam bajigur umumnya terdiri dari santan, gula aren, dan bahan pelengkap yang memberikan aroma khas.
Rasa manis gula aren berpadu dengan gurihnya santan. Kombinasi tersebut menghasilkan minuman dengan cita rasa yang kuat tetapi tetap nyaman diminum.
Bajigur juga sering disajikan bersama makanan atau camilan tradisional.
Di beberapa daerah, minuman ini dapat ditemukan di warung sederhana maupun pedagang yang menjajakan minuman tradisional.
Kehadiran bajigur dalam daftar TasteAtlas menunjukkan bahwa minuman tradisional yang sudah lama dikenal masyarakat lokal tetap memiliki daya tarik ketika dinilai dari perspektif kuliner yang lebih luas.
Bajigur bukan sekadar minuman penghangat tubuh. Bagi masyarakat Jawa Barat, minuman tersebut juga menjadi bagian dari kebiasaan kuliner yang sudah berlangsung dari generasi ke generasi.
Kopi Luwak Masuk Daftar Minuman Terbaik Indonesia
Kopi luwak berada di posisi ketiga.
Kopi ini menjadi salah satu produk kopi Indonesia yang paling dikenal di dunia. Namanya bahkan sering dikaitkan dengan kopi premium karena proses pengolahannya yang berbeda dari kopi pada umumnya.
Kopi luwak memiliki karakter rasa yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat kopi.
Masuknya kopi luwak ke dalam daftar minuman terbaik Indonesia versi TasteAtlas sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Kopi ini telah lama mendapatkan perhatian dari industri kuliner internasional.
Namun, posisi kopi luwak di bawah soda gembira dan bajigur menjadi hal menarik dalam daftar tersebut.
Selama ini, ketika membicarakan minuman khas Indonesia, kopi sering kali menjadi salah satu produk yang pertama kali disebut. Indonesia memang memiliki banyak daerah penghasil kopi dengan karakter biji yang berbeda.
Meski demikian, daftar TasteAtlas menunjukkan bahwa popularitas sebuah minuman di dunia tidak otomatis membuatnya berada di posisi pertama.
Jamu, Minuman Tradisional yang Bertahan hingga Kini
Jamu berada di posisi berikutnya.
Jamu merupakan salah satu minuman tradisional yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Minuman ini dibuat menggunakan berbagai bahan alami, terutama tanaman herbal dan rempah.
Jenis jamu sangat beragam. Bahan yang digunakan dapat menghasilkan rasa yang berbeda-beda, mulai dari pahit, asam, hingga manis.
Sebagian masyarakat mengonsumsi jamu sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Jamu juga memiliki tempat khusus dalam budaya Indonesia karena pembuatannya telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Di tengah semakin banyaknya minuman modern, jamu tetap memiliki konsumen sendiri. Bahkan, minuman tradisional tersebut kini dapat ditemukan dalam berbagai bentuk penyajian.
Dulu jamu lebih identik dengan penjual jamu gendong atau warung tradisional. Kini, jamu juga dapat ditemukan dalam kemasan yang lebih modern.
Masuknya jamu ke dalam daftar TasteAtlas memperlihatkan bahwa minuman tradisional dengan bahan-bahan lokal masih memiliki daya tarik.
Wedang Jahe Mengandalkan Rasa Rempah
Wedang jahe juga masuk dalam daftar minuman terbaik Indonesia.
Sesuai namanya, bahan utama minuman ini adalah jahe. Rempah tersebut memberikan rasa hangat dan aroma yang khas.
Wedang jahe biasanya disajikan dalam kondisi panas atau hangat. Minuman ini sering dikonsumsi ketika cuaca dingin atau pada malam hari.
Rasa pedas khas jahe menjadi karakter utama wedang tersebut. Pada beberapa penyajian, gula ditambahkan untuk memberikan rasa manis sehingga rasa jahe menjadi lebih seimbang.
Kesederhanaan bahan menjadi salah satu daya tarik wedang jahe. Minuman ini dapat dibuat menggunakan bahan yang relatif mudah ditemukan di dapur.
Dalam daftar TasteAtlas, wedang jahe menjadi salah satu perwakilan minuman tradisional Indonesia yang mengandalkan rempah sebagai karakter utamanya.
Bandrek, Minuman Hangat Khas Sunda
Bandrek juga masuk dalam daftar.
Seperti bajigur, bandrek sangat dikenal di wilayah Jawa Barat. Minuman ini identik dengan rasa rempah dan biasanya disajikan dalam kondisi hangat.
Jahe menjadi salah satu bahan utama bandrek. Selain itu, minuman tersebut dapat menggunakan berbagai rempah dan pemanis untuk menghasilkan cita rasa yang lebih kuat.
Bandrek sering menjadi pilihan ketika masyarakat ingin menikmati minuman hangat.
Di beberapa tempat, bandrek juga dijual bersama makanan ringan atau kudapan tradisional.
Kehadiran bandrek dalam daftar tersebut semakin memperlihatkan kuatnya posisi minuman berbasis rempah dalam kuliner Indonesia.
Bajigur dan bandrek sama-sama berasal dari tradisi masyarakat Sunda, tetapi keduanya memiliki karakter rasa yang berbeda.
Kopi Tubruk, Cara Minum Kopi yang Sederhana
Kopi tubruk berada di posisi ketujuh.
Minuman ini sangat sederhana dari sisi penyajian. Bubuk kopi langsung diseduh menggunakan air panas tanpa melalui mesin atau alat penyaring khusus.
Cara tersebut menghasilkan karakter kopi yang kuat. Ampas kopi biasanya tetap berada di dasar gelas atau cangkir.
Kopi tubruk menjadi salah satu cara menikmati kopi yang sangat dikenal di Indonesia.
Di warung kopi, rumah, hingga berbagai tempat makan, kopi tubruk dapat menjadi pilihan minuman yang sederhana tetapi memiliki rasa kuat.
Kesederhanaan tersebut justru menjadi bagian dari identitas kopi tubruk.
Berbeda dengan berbagai metode penyeduhan modern yang menggunakan alat khusus, kopi tubruk dapat dibuat dengan peralatan yang sangat sederhana.
Air panas, bubuk kopi, dan gula jika diinginkan sudah cukup untuk membuatnya.
Sekoteng, Minuman Tradisional dengan Isian Beragam
Sekoteng berada di posisi kedelapan.
Minuman ini dikenal sebagai minuman hangat yang biasanya disajikan bersama berbagai isian.
Sekoteng memiliki karakter yang berbeda dibandingkan minuman berbasis kopi atau susu. Minuman ini mengandalkan kuah hangat dengan rasa manis dan aroma rempah.
Dalam penyajiannya, sekoteng dapat dilengkapi berbagai bahan seperti kacang dan isian lainnya.
Kombinasi kuah hangat dan berbagai isian tersebut membuat sekoteng terasa lebih mengenyangkan dibandingkan minuman biasa.
Sekoteng juga sering dikaitkan dengan suasana malam dan pedagang kaki lima.
Bagi sebagian masyarakat, menemukan penjual sekoteng pada malam hari menjadi pengalaman kuliner tersendiri.
Minuman seperti ini menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Indonesia tidak hanya terletak pada makanan utama, tetapi juga pada berbagai minuman sederhana yang berkembang di tengah masyarakat.
Kopi Ginseng Melengkapi Daftar
Posisi kesembilan ditempati kopi ginseng.
Minuman ini menggabungkan karakter kopi dengan ginseng. Perpaduan tersebut memberikan rasa dan aroma yang berbeda dari kopi pada umumnya.
Kopi ginseng menjadi penutup daftar sembilan minuman terbaik Indonesia versi TasteAtlas.
Kehadirannya bersama kopi luwak dan kopi tubruk membuat kopi tetap memiliki porsi cukup besar dalam daftar tersebut.
Namun, posisi teratas tetap menjadi perhatian karena bukan ditempati oleh salah satu jenis kopi.
Kenapa Kopi Bukan Nomor Satu?
Kopi memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Indonesia. Banyak daerah di Tanah Air dikenal sebagai penghasil kopi, dan berbagai jenis kopi lokal telah menjadi bagian dari industri kuliner nasional.
Kopi luwak bahkan memiliki reputasi internasional. Sementara kopi tubruk menjadi salah satu cara penyajian kopi yang sangat khas di Indonesia.
Meski demikian, TasteAtlas tidak hanya melihat seberapa terkenal sebuah minuman. Penilaian didasarkan pada rating dan ulasan yang dikumpulkan dari pengguna serta proses penyaringan melalui sistem yang digunakan platform tersebut.
Karena itu, hasil peringkat dapat berbeda dari anggapan masyarakat.
Soda gembira yang mungkin dianggap sebagai minuman sederhana justru berada di posisi pertama. Sementara sejumlah jenis kopi berada di posisi setelahnya.
Hal tersebut memperlihatkan bahwa cita rasa kuliner tidak selalu bisa diukur hanya berdasarkan popularitas.
Minuman yang biasa ditemui di warung atau pedagang kaki lima juga dapat memiliki daya tarik tersendiri bagi para penikmat kuliner.
Minuman Kaki Lima Ikut Menggambarkan Kuliner Indonesia
Salah satu hal menarik dari daftar tersebut adalah keberadaan minuman yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Soda gembira, bajigur, bandrek, sekoteng, hingga kopi tubruk bukanlah minuman yang hanya bisa ditemukan di restoran mewah.
Sebagian besar justru mudah ditemukan di tempat makan sederhana, warung, pasar, atau pedagang kaki lima.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kuliner Indonesia berkembang bukan hanya melalui restoran besar. Banyak makanan dan minuman khas lahir dari kebiasaan masyarakat dan kemudian berkembang menjadi bagian dari budaya kuliner.
Minuman kaki lima memiliki daya tarik karena biasanya disajikan secara sederhana dan tidak membutuhkan banyak proses.
Soda gembira, misalnya, dapat dibuat dengan beberapa bahan utama. Begitu pula kopi tubruk yang hanya membutuhkan bubuk kopi dan air panas.
Sementara bajigur, bandrek, dan sekoteng memperlihatkan bagaimana masyarakat Indonesia menggunakan rempah untuk menghasilkan minuman dengan karakter kuat.
Kekayaan Minuman Indonesia Tidak Hanya Kopi
Daftar TasteAtlas tersebut juga menjadi pengingat bahwa ketika berbicara mengenai minuman Indonesia, pilihannya tidak hanya kopi.
Indonesia memiliki banyak minuman tradisional yang berkembang di berbagai daerah.
Ada minuman berbahan dasar rempah, minuman berbahan santan, minuman herbal, minuman kopi, hingga minuman manis yang berkembang dari kebiasaan masyarakat.
Masing-masing memiliki cerita dan karakter tersendiri.
Bajigur dan bandrek misalnya, sangat dekat dengan tradisi masyarakat Sunda. Jamu memiliki hubungan erat dengan penggunaan bahan herbal. Wedang jahe mengandalkan rasa khas rempah. Sementara sekoteng menawarkan pengalaman menikmati minuman hangat dengan berbagai isian.
Soda gembira memiliki cerita yang berbeda. Minuman tersebut menunjukkan bagaimana pengaruh luar dapat berbaur dengan bahan dan selera lokal hingga menghasilkan minuman yang kemudian dikenal luas di Indonesia.
Daftar TasteAtlas Bisa Berubah
Peringkat kuliner di TasteAtlas bukan sesuatu yang bersifat tetap.
Daftar dapat diperbarui seiring bertambahnya rating dan ulasan yang masuk. Karena itu, posisi masing-masing minuman dapat berubah dari waktu ke waktu.
Hal tersebut juga menjadi alasan mengapa daftar TasteAtlas menarik untuk diperhatikan.
Peringkat yang muncul bukan berarti sebuah minuman secara mutlak lebih baik daripada minuman lainnya. Selera setiap orang tetap berbeda.
Ada orang yang lebih menyukai kopi pahit, sementara yang lain mungkin lebih memilih minuman manis seperti soda gembira.
Ada pula yang menikmati rasa rempah dari bandrek atau wedang jahe.
Dengan demikian, daftar tersebut lebih tepat dilihat sebagai gambaran mengenai minuman yang mendapatkan penilaian tinggi berdasarkan data dan ulasan yang dikumpulkan TasteAtlas.
Soda Gembira Jadi Kejutan di Posisi Teratas
Posisi soda gembira sebagai minuman terbaik Indonesia menjadi bagian paling menarik dari daftar terbaru tersebut.
Minuman ini mungkin terlihat sederhana jika dibandingkan dengan kopi luwak yang memiliki reputasi internasional. Namun, cita rasa manis dan menyegarkan soda gembira ternyata mendapatkan tempat istimewa.
Susu kental manis, sirop, dan air soda menjadi kombinasi utama minuman tersebut.
Kesederhanaannya justru membuat soda gembira mudah dikenali. Minuman ini juga dekat dengan kebiasaan masyarakat yang menikmati minuman manis dan dingin dalam suasana santai.
Sementara itu, delapan minuman lainnya memperlihatkan betapa beragamnya pilihan minuman khas Indonesia.
Dari kopi hingga jamu, dari rempah hingga minuman bersoda, semuanya memiliki karakter masing-masing.
Daftar tersebut pada akhirnya tidak hanya menunjukkan peringkat, tetapi juga menggambarkan luasnya kekayaan kuliner Indonesia.
Bagi masyarakat Indonesia, mungkin beberapa nama dalam daftar tersebut sudah sangat familiar. Namun, masuknya minuman-minuman tersebut ke dalam daftar internasional dapat menjadi cara lain untuk melihat kembali kekayaan kuliner yang selama ini hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan soda gembira sebagai juara, bajigur di posisi berikutnya, kemudian kopi luwak, jamu, wedang jahe, bandrek, kopi tubruk, sekoteng, dan kopi ginseng, daftar TasteAtlas memperlihatkan bahwa minuman terbaik Indonesia memiliki banyak wajah.
Kopi memang menjadi salah satu bagian penting dari budaya minum di Indonesia. Namun, hasil pemeringkatan tersebut menunjukkan bahwa ada banyak minuman lain yang tidak kalah menarik untuk dikenal.
Pada akhirnya, pilihan terbaik kembali kepada selera masing-masing. Ada yang mencari rasa manis dan segar, ada yang menyukai sensasi hangat dari rempah, dan ada pula yang tidak bisa lepas dari aroma kopi.
Yang jelas, daftar sembilan minuman terbaik Indonesia versi TasteAtlas membuat satu hal semakin terlihat: kekayaan minuman Nusantara jauh lebih luas daripada sekadar kopi.
Sumber : www.kompas.com
