Bar di Jepang dikelola Biksu (Foto: Grape)
Buletinmedia.com – Jepang kembali menghadirkan pengalaman unik yang menggabungkan budaya, spiritualitas, dan kuliner dalam satu tempat. Di tengah hiruk pikuk kawasan Shinjuku, Tokyo, terdapat sebuah bar yang menawarkan konsep berbeda dari tempat minum pada umumnya.
Jika biasanya bar identik dengan suasana hiburan malam, musik, dan berbagai jenis minuman, Vowz Bar justru menghadirkan pengalaman yang lebih mendalam dengan menggabungkan minuman, ajaran Buddha, serta aktivitas spiritual bersama para biksu.
Vowz Bar menjadi sorotan karena seluruh operasionalnya dijalankan oleh para biksu Buddha. Tempat ini tidak hanya menawarkan minuman dengan nama-nama unik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal nilai-nilai Buddha melalui berbagai kegiatan seperti pembacaan sutra, meditasi, ritual simbolis, hingga konsultasi mengenai persoalan kehidupan.
Salah satu daya tarik terbesar dari Vowz Bar adalah menu minuman bertema “surga dan neraka”. Minuman tersebut memiliki konsep yang berbeda dari menu bar biasa karena setiap nama dan penyajiannya memiliki kaitan dengan filosofi kehidupan dalam ajaran Buddha.
Harga minuman di Vowz Bar berada di kisaran 1.000 yen atau sekitar Rp111 ribu per gelas. Selain mendapatkan minuman, pengunjung juga memperoleh pengalaman budaya yang tidak mudah ditemukan di tempat lain.
Vowz Bar Tokyo, Tempat Minum Unik yang Dikelola Para Biksu Buddha
Vowz Bar berada di kawasan Shinjuku, Tokyo, salah satu area paling ramai dan terkenal di Jepang. Kawasan tersebut dikenal sebagai pusat hiburan, bisnis, dan kehidupan malam, sehingga keberadaan bar dengan konsep spiritual seperti Vowz Bar menjadi sesuatu yang cukup menarik perhatian.
Berbeda dengan bar konvensional, Vowz Bar membawa pendekatan yang lebih tenang dan reflektif. Para pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati minuman, tetapi juga untuk berbincang, mencari ketenangan, atau sekadar merasakan pengalaman baru yang menggabungkan budaya Jepang dengan ajaran Buddha.
Konsep tersebut dibuat untuk menjadikan ajaran Buddha lebih dekat dengan masyarakat modern. Melalui suasana santai seperti sebuah bar, pengunjung dapat mengenal nilai-nilai spiritual tanpa harus datang ke tempat ibadah secara formal.
Salah satu laporan dari South China Morning Post menyebutkan bahwa Vowz Bar menawarkan minuman dengan tema unik yang berkaitan dengan konsep kehidupan setelah kematian dalam ajaran Buddha.
Menu Minuman “Surga dan Neraka” Jadi Daya Tarik Utama
Hal yang paling menarik perhatian dari Vowz Bar adalah pilihan menu minuman dengan nama yang tidak biasa. Beberapa di antaranya adalah Nirvana in the Pure Land, Never Ending Suffering in Hell, serta Love and Hate Leading to Hell.
Nama-nama tersebut tidak sekadar dibuat untuk menarik perhatian pengunjung, tetapi juga memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan konsep kehidupan, karma, penderitaan, dan pencarian kedamaian.
Setiap minuman diracik dengan perpaduan berbagai bahan seperti buah-buahan dan minuman beralkohol. Hasilnya menghadirkan cita rasa yang beragam, mulai dari manis, asam, hingga sedikit pedas.
Selain rasa, penyajian minuman juga menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan Vowz Bar. Setiap gelas disajikan bersama camilan berbentuk menyerupai batang dupa, yang semakin memperkuat nuansa spiritual di tempat tersebut.
Pengunjung tidak hanya mendapatkan minuman, tetapi juga diajak memahami cerita dan filosofi di balik setiap menu yang dipesan.
Pengunjung Bisa Ikut Kaligrafi dan Pembacaan Sutra
Selain menikmati minuman, pengunjung Vowz Bar juga dapat mengikuti berbagai aktivitas yang berkaitan dengan budaya dan spiritualitas Buddha.
Salah satu kegiatan yang tersedia adalah mencoba kaligrafi menggunakan kuas tradisional. Para pengunjung dapat menuliskan karakter atau pesan tertentu, kemudian hasil karya tersebut dipajang di bagian langit-langit ruangan.
Kumpulan tulisan para tamu membuat suasana Vowz Bar semakin unik. Area tersebut menjadi seperti galeri kecil yang menyimpan jejak pengalaman para pengunjung dari berbagai latar belakang.
Tidak hanya itu, setiap pukul 21.00 waktu setempat, para tamu juga diajak mengikuti sesi pembacaan sutra bersama biksu yang memimpin acara.
Sesi tersebut menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati karena memberikan pengalaman berbeda dibandingkan aktivitas hiburan malam pada umumnya.
Banyak pengunjung mengaku merasakan suasana yang lebih tenang setelah mengikuti pembacaan sutra tersebut. Salah satunya wisatawan asal China dengan akun media sosial @kaolababyy.
Ia mengungkapkan bahwa mengikuti sesi tersebut memberikan pengalaman yang menenangkan.
“Saat kami melantunkan sutra, pikiran saya benar-benar menjadi tenang. Ketika selesai, saya merasa seperti telah disucikan,” ujarnya.
Ritual Unik dengan Keisaku dan Peti Mati Simbolis
Selain pembacaan sutra, Vowz Bar juga menawarkan pengalaman spiritual lain yang cukup unik bagi para pengunjung.
Salah satunya adalah sesi menggunakan keisaku, yaitu tongkat kayu pipih yang biasa digunakan dalam latihan meditasi Zen. Dalam praktik meditasi, keisaku digunakan secara simbolis untuk membantu praktisi menjaga fokus dan kesadaran.
Di Vowz Bar, pengunjung yang tertarik dapat merasakan pengalaman tersebut dengan mendapatkan pukulan ringan menggunakan keisaku. Aktivitas ini diberikan secara cuma-cuma bagi pengunjung yang menginginkannya.
Bagi pengunjung yang ingin mencoba pengalaman lebih mendalam, tersedia paket khusus dengan harga sekitar Rp111 ribu.
Dalam paket tersebut, peserta akan mengenakan jubah putih dan berbaring di dalam peti mati yang dihiasi bunga. Seorang biksu kemudian akan melantunkan sutra dan memainkan alat musik kayu tradisional sebagai bagian dari ritual simbolis.
Meski terdengar tidak biasa, ritual tersebut bukan bertujuan untuk menakut-nakuti pengunjung. Konsep tersebut lebih mengarah pada refleksi mengenai kehidupan, kematian, dan pentingnya menghargai waktu yang dimiliki manusia.
Filosofi Vowz Bar: Membawa Ajaran Buddha Lebih Dekat
Vowz Bar didirikan oleh Yoshinobu Fujioka, seorang mantan bartender paruh waktu yang kemudian menjadi biksu dari aliran Jodo Shinshu.
Pengalamannya di dunia bar dan perjalanan spiritualnya membuat Fujioka memiliki gagasan untuk menciptakan tempat yang dapat menjadi jembatan antara kehidupan modern dan ajaran Buddha.
Menurut Fujioka, konsep bar dipilih karena tempat tersebut dapat membuat orang merasa lebih santai dan terbuka ketika berbicara mengenai berbagai persoalan hidup.
“Bagi saya, ajaran Buddha adalah cara untuk membimbing orang dalam menjalani kehidupan. Bar bisa menjadi tempat yang membuat nilai-nilai tersebut terasa lebih mudah dijangkau,” kata Fujioka.
Melalui Vowz Bar, Fujioka ingin menunjukkan bahwa ajaran Buddha tidak hanya dapat dipelajari melalui lingkungan formal, tetapi juga dapat hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Tempat Konsultasi untuk Berbagi Masalah Kehidupan
Selain menawarkan minuman dan pengalaman budaya, Vowz Bar juga menjadi tempat bagi pengunjung yang ingin berbicara mengenai berbagai persoalan pribadi.
Tidak sedikit tamu yang datang bukan hanya untuk menikmati suasana bar, tetapi juga berkonsultasi dengan para biksu mengenai masalah hubungan, keluarga, pekerjaan, hingga berbagai tantangan dalam kehidupan.
Bagi sebagian pengunjung, kesempatan berbicara dengan seseorang yang memiliki pengalaman spiritual menjadi hal yang berharga.
Fujioka sendiri mengaku pernah membantu seorang perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Ia membantu menghubungkan perempuan tersebut dengan pihak berwenang serta layanan pendampingan korban agar mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Vowz Bar tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati minuman, tetapi juga sebagai ruang untuk berbagi cerita dan mencari dukungan.
Vowz Bar Jadi Destinasi Unik di Tokyo
Keberadaan Vowz Bar membuktikan bahwa tempat hiburan dapat memiliki konsep yang berbeda dan lebih bermakna. Dengan menggabungkan minuman, budaya Jepang, serta nilai spiritual Buddha, bar ini menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.
Bagi wisatawan yang mencari aktivitas unik di Tokyo, Vowz Bar menjadi salah satu destinasi menarik untuk dikunjungi. Pengunjung tidak hanya mendapatkan kesempatan mencicipi minuman dengan konsep berbeda, tetapi juga memahami filosofi kehidupan melalui interaksi bersama para biksu.
Konsep “surga dan neraka” yang dihadirkan melalui menu minuman menjadi cara kreatif untuk mengenalkan nilai-nilai Buddha kepada masyarakat modern.
Di tengah perkembangan dunia yang semakin cepat, Vowz Bar menawarkan ruang untuk berhenti sejenak, menikmati suasana tenang, serta merenungkan berbagai hal tentang kehidupan.
Sumber : www.detikfood.com
