Gelas kertas jadi alternatif untuk menghindari kemasan plastik pada minuman (Sumber gambar: Angela Roma/Pexels)
Buletinmedia.com – Tren penggunaan paper cup sebagai wadah minuman ramah lingkungan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan mendorong banyak pelaku usaha makanan dan minuman (F&B) beralih dari gelas plastik sekali pakai ke paper cup yang dinilai lebih ramah lingkungan.
Saat ini, paper cup tidak hanya digunakan untuk kopi atau teh panas. Seiring berkembangnya tren minuman kekinian mulai dari es kopi susu, jus, hingga minuman berbasis soda paper cup semakin populer sebagai kemasan takeaway dan delivery karena tampil lebih rapi, praktis, serta mendukung citra usaha yang peduli lingkungan.
Perbedaan Jenis Paper Cup: SPE dan DPE
Meski tampak serupa, tidak semua paper cup memiliki fungsi yang sama. Secara umum, paper cup dibedakan berdasarkan jenis lapisan laminasi polyethylene (PE), yaitu Single Polyethylene (SPE) dan Double Polyethylene (DPE). Perbedaan laminasi ini berpengaruh langsung terhadap ketahanan paper cup terhadap panas dan embun minuman dingin.
“Banyak pelaku usaha mengira semua paper cup bisa digunakan untuk berbagai jenis minuman. Padahal, jenis laminasi sangat memengaruhi daya tahan cup saat terkena suhu panas maupun embun,” ujar Suwito, CEO Trifinity.
Paper Cup SPE untuk Minuman Panas
Paper cup Single Polyethylene (SPE) memiliki lapisan PE di bagian dalam gelas, sementara bagian luarnya tetap berupa kertas tanpa laminasi. Ciri khasnya, bagian dalam tampak mengilap (glossy), sedangkan bagian luar terlihat doff seperti kertas biasa.
Jenis paper cup ini cocok untuk minuman panas seperti kopi dan teh karena lapisan dalamnya mampu menahan cairan dan suhu tinggi agar kertas tidak cepat melunak atau bocor. Selain itu, paper cup SPE dikenal lebih ekonomis, sehingga banyak dipilih oleh pelaku usaha dengan kebutuhan volume tinggi.
Namun, paper cup SPE kurang ideal untuk minuman dingin karena bagian luar tidak dilapisi PE dan mudah terasa lembap akibat embun.
Paper Cup DPE Lebih Tahan untuk Minuman Dingin
Berbeda dengan SPE, paper cup Double Polyethylene (DPE) memiliki lapisan PE di bagian dalam dan luar gelas. Ciri utamanya adalah permukaan dalam dan luar yang sama-sama glossy.
Lapisan ganda ini membuat paper cup DPE lebih tahan terhadap embun dan tidak mudah lembek saat digunakan untuk minuman dingin seperti es kopi, jus, atau minuman takeaway lainnya. Selain itu, DPE juga tetap aman digunakan untuk minuman panas, sehingga lebih fleksibel untuk usaha dengan menu beragam.
“Untuk usaha minuman yang menyediakan menu panas dan dingin sekaligus, paper cup DPE lebih praktis karena tetap rapi meski terkena embun,” tambah Suwito.
Inovasi Paper Cup Ramah Lingkungan
Sebagai bagian dari upaya menghadirkan kemasan ramah lingkungan, berbagai produsen kini menggunakan kertas food grade yang lebih tebal dan kokoh untuk paper cup.
Salah satunya adalah Paper Cup Trifinity, yang menyediakan:
- Paper cup SPE 8 oz dengan kertas food grade 210 gsm untuk minuman panas
- Paper cup DPE dengan kertas food grade 220–260 gsm, tersedia dalam ukuran 4 oz hingga 22 oz, cocok untuk berbagai jenis minuman panas dan dingin
Komitmen terhadap Pengalaman Pelanggan dan Lingkungan
Pemilihan paper cup yang tepat bukan hanya soal fungsionalitas, tetapi juga mencerminkan komitmen pelaku usaha terhadap pengalaman pelanggan dan keberlanjutan lingkungan. Dengan menggunakan paper cup yang sesuai jenis minuman, usaha F&B dapat menghadirkan kemasan yang aman, nyaman, dan tetap ramah lingkungan.
Sumber : www.fimela.com
