sumber foto : instagram/aurelie
Aktris Aurelie Moeremans kembali menarik perhatian publik usai mengungkap berbagai pengalaman pahit dalam memoarnya berjudul Broken Strings. Melalui buku tersebut, Aurelie membuka lembaran masa lalunya, termasuk kisah getir yang ia alami saat masih merintis karier di dunia sinetron.
Salah satu cerita yang cukup menyita perhatian adalah pengakuan Aurelie mengenai perlakuan tidak menyenangkan hingga perundungan yang ia terima ketika baru terjun ke industri hiburan. Pengalaman tersebut juga sempat ia ceritakan saat menjadi bintang tamu dalam sebuah podcast yang dipandu Surya Insomnia.
Dalam perbincangan itu, Aurelie mengaku pernah mendapatkan perlakuan kurang pantas dari pemeran utama sebuah sinetron yang saat itu sudah berstatus artis papan atas. Kejadian tersebut terjadi ketika Aurelie masih tergolong pendatang baru dan sinetron yang dibintanginya telah berjalan ratusan episode serta tengah berada di puncak popularitas.
“Waktu itu aku baru masuk sinetron, sinetronnya sudah jalan ratusan episode dan lagi naik. Aku masih kaku, terus ketemu artis yang sudah gede banget,” ujar Aurelie mengenang pengalamannya.
Ia menceritakan, suatu hari dirinya datang ke basecamp lokasi syuting. Saat itu, seluruh kursi artis telah digunakan untuk pengambilan gambar sehingga area tersebut tampak kosong. Aurelie kemudian duduk di sofa karena mengira sofa tersebut tidak dimiliki siapa pun.
Namun, tindakan sederhana itu justru berujung pada perlakuan yang membuatnya terkejut. Aurelie mengungkapkan bahwa pemeran utama sinetron tersebut melihatnya, lalu berbisik kepada sang asisten. Tak lama kemudian, asisten tersebut datang membawa semprotan dan menyemprotkan cairan ke arah sofa yang diduduki Aurelie, bahkan dalam jarak yang sangat dekat dengannya.
“Aku syok, kenapa? Disemprot ke sofa tapi dekat banget ke arah aku. Baru tahu ternyata sofa itu milik pemeran utamanya,” tuturnya.
Tak hanya itu, Aurelie juga membagikan pengalaman lain yang tak kalah menyakitkan. Ia mengaku sempat rela memotong rambut panjangnya demi memenuhi permintaan produser, karena ditawari peran sebagai pemeran pengganti karakter utama yang digambarkan sebagai sosok tomboi dan sering mengendarai motor.
“Produser bilang harus potong rambut pendek. Rambut aku waktu itu panjang, dan aku sedih banget,” kata Aurelie.
Namun, setelah rambutnya terlanjur dipotong, tawaran tersebut justru dibatalkan. Pemeran utama sinetron tersebut disebut tidak menginginkan Aurelie menjadi pemeran penggantinya, sehingga peran itu akhirnya tidak jadi diberikan.
“Habis potong rambut, pemeran utamanya bilang, ‘Eh jangan pakai Aurelie deh.’ Akhirnya nggak jadi dipakai,” ungkapnya.
Pengakuan Aurelie tersebut memicu spekulasi di kalangan warganet. Sosok artis berinisial NW yang disebut-sebut dalam cerita itu pun menjadi sorotan. Sejumlah netizen menduga bahwa pemeran utama yang dimaksud adalah Nikita Willy, meski hingga kini tidak ada konfirmasi langsung dari pihak terkait.
Beragam komentar pun bermunculan di media sosial. Beberapa warganet mempertanyakan alasan di balik dugaan penolakan tersebut, sementara lainnya menyuarakan simpati kepada Aurelie atas pengalaman pahit yang ia alami di awal kariernya.
Memoar Broken Strings sendiri terus menjadi perbincangan publik, tidak hanya karena kisah personal Aurelie Moeremans, tetapi juga karena membuka diskusi mengenai budaya perundungan di industri hiburan, khususnya terhadap pendatang baru.
