Wellington, Selandia Baru | iStock/Robert CHG
Buletinmedia.com – Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Selandia Baru kembali meraih predikat sebagai negara dengan work-life balance terbaik di dunia. Pengakuan ini diberikan oleh Global Work-Life Balance Index 2025 yang dirilis oleh Remote, sebuah platform global yang menilai kualitas hidup dan kesejahteraan pekerja di berbagai negara. Skor yang diraih Selandia Baru mencapai 86,87 dari total 100 poin—naik enam poin dari tahun sebelumnya.
Peringkat ini berdasarkan analisis terhadap 60 negara dengan produk domestik bruto (PDB) tertinggi. Penilaiannya mencakup berbagai aspek penting seperti jumlah cuti tahunan, cuti melahirkan berbayar, cuti sakit, rata-rata jam kerja per minggu, akses ke layanan kesehatan, keamanan publik, serta tingkat kebahagiaan masyarakat. Selandia Baru dinilai unggul karena mampu menggabungkan semua aspek ini dengan sangat seimbang.
Negara kepulauan di kawasan Oseania ini menawarkan cuti tahunan minimal empat minggu (28 hari), belum termasuk hari libur nasional. Budaya kerja di Selandia Baru juga dikenal fleksibel, memungkinkan warganya untuk menikmati waktu bersama keluarga maupun menjelajahi alam. Tak heran bila banyak pekerja merasa lebih bahagia dan sehat secara mental di negara ini.
Dari sisi infrastruktur sosial, Selandia Baru menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses dan sistem jaminan sosial yang mendukung. Lingkungan yang aman dan minim konflik turut memperkuat posisi negara ini sebagai tempat ideal untuk hidup dan bekerja. “Di era modern ini, kita semua berhak atas keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan pribadi,” tulis laporan Remote.
Laporan tersebut juga menunjukkan dominasi negara-negara Eropa dalam 20 besar, sementara Kanada menjadi satu-satunya wakil dari Amerika Utara yang masuk 10 besar. Keberhasilan Selandia Baru tidak hanya mencerminkan kebijakan pemerintah, tetapi juga budaya masyarakat yang menghargai kesejahteraan. Negara ini terus menjadi inspirasi global bagi mereka yang mendambakan kehidupan kerja yang lebih seimbang dan manusiawi.
