Aksi perampokan dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan Brawijaya, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka (Foto : Darfan)
MAJALENGKA, Buletinmedia.com – Aksi perampokan dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan Brawijaya, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu siang. Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil menggondol uang milik korban sebesar Rp40 juta yang tersimpan di dalam mobil.
Peristiwa perampokan di Majalengka ini bahkan sempat terekam kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut terlihat dua orang pelaku yang diduga merupakan spesialis pencurian dengan modus pecah kaca mobil.
Korban diketahui bernama Kasmat. Saat kejadian, uang sebesar Rp40 juta miliknya ditinggalkan di dalam mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi E 1598 VP. Kendaraan tersebut diparkir di depan sebuah toko di kawasan Jalan Brawijaya, Kecamatan Kadipaten.
Aksi Pelaku Terekam CCTV
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, terlihat salah satu pelaku berjalan kaki mendekati mobil korban dari arah samping kanan kendaraan. Pelaku kemudian dengan cepat melakukan aksinya dan mengambil uang yang berada di dalam mobil.
Setelah berhasil mengambil uang tersebut, pelaku langsung meninggalkan lokasi. Ia kemudian kabur bersama rekannya yang sudah menunggu di belakang mobil korban.
Kedua pelaku diketahui melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Satria FU. Mereka melaju ke arah timur untuk menghindari kejaran warga maupun pemilik kendaraan.
Aksi perampokan dengan modus pecah kaca mobil ini berlangsung sangat cepat sehingga tidak sempat disadari oleh korban maupun warga sekitar. Dalam hitungan detik, pelaku sudah berhasil membawa kabur uang puluhan juta rupiah milik korban.
Mobil Korban Diparkir di Depan Toko
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, korban sebelumnya memarkirkan mobilnya di depan Toko Laksana yang berada di Jalan Brawijaya, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Saat itu korban meninggalkan mobilnya untuk keperluan tertentu. Tanpa disadari, kendaraan yang diparkir tersebut menjadi sasaran pelaku yang diduga sudah mengincar korban sejak sebelumnya.
Tidak lama setelah kejadian, korban baru menyadari bahwa uang yang disimpan di dalam mobilnya telah hilang. Diduga kuat uang tersebut diambil oleh pelaku yang melakukan aksi pecah kaca mobil.
Peristiwa ini pun sempat menghebohkan warga sekitar karena aksi pencurian tersebut terjadi di siang hari di kawasan yang cukup ramai.
Diduga Menggunakan Modus Pecah Ban
Sebelum aksi perampokan terjadi, mobil milik korban diketahui mengalami kempes pada ban bagian belakang. Kondisi tersebut diduga menjadi bagian dari modus yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Pelaku diduga sengaja membuat ban mobil korban kempes agar korban berhenti atau memarkirkan kendaraannya di lokasi tertentu. Setelah korban meninggalkan mobilnya, pelaku kemudian menjalankan aksi pencurian dengan memecahkan kaca kendaraan.
Modus pecah ban dan pecah kaca mobil ini memang kerap digunakan oleh pelaku kejahatan untuk mengalihkan perhatian korban.
Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Adit Tyia Zakaria, mengatakan bahwa aksi pelaku terlihat jelas dalam rekaman CCTV.
Menurutnya, dalam rekaman tersebut tampak seorang pelaku berjalan ke arah mobil korban dan mengambil uang yang berada di dalam kendaraan.
“Dari rekaman CCTV terlihat satu pelaku berjalan ke samping kanan mobil dan mengambil uang milik korban. Pelaku kemudian kabur bersama rekannya yang menunggu di belakang mobil menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU ke arah timur,” ujar Adit Tyia Zakaria.
Ia juga menambahkan bahwa sebelum kejadian, ban belakang mobil korban terlihat dalam kondisi kempes.
“Diduga pelaku sudah mengintai korban sejak dari Bank Mandiri,” tambahnya.
Korban Mengalami Syok
Akibat kejadian tersebut, korban diketahui mengalami syok karena uang puluhan juta rupiah miliknya hilang dalam waktu singkat.
Uang tersebut sebelumnya disimpan di dalam mobil sebelum akhirnya digondol oleh pelaku pencurian.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menyimpan barang berharga di dalam kendaraan, terutama ketika mobil diparkir di tempat umum.
Selain itu, modus pecah ban maupun pecah kaca mobil juga sering digunakan oleh pelaku kriminal untuk menargetkan korban yang baru saja mengambil uang dari bank.
Hingga saat ini, korban diketahui belum membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian terkait peristiwa perampokan tersebut.
Meski demikian, rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku diharapkan dapat membantu mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Kasus perampokan dengan modus pecah kaca mobil ini pun menjadi perhatian warga Majalengka. Warga berharap pelaku dapat segera tertangkap agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayah tersebut.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada dan tidak meninggalkan uang maupun barang berharga di dalam kendaraan, terutama ketika parkir di tempat umum atau area yang minim pengawasan.
