sumber foto : instagram/chkajessica88
Gelombang aksi protes terhadap pemerintah, khususnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), kian meluas di berbagai daerah. Namun, di tengah riuhnya demonstrasi yang sebagian berakhir ricuh, muncul kabar mengejutkan dari artis Chika Jessica.
Melalui unggahan di Instagram Story, Chika mengungkap bahwa keponakannya menjadi korban tindakan represif aparat kepolisian di Bandung. Yang menyedihkan, keponakannya bukanlah peserta aksi. Ia hanya kebetulan berada di lokasi, tengah membeli jajanan di pinggir jalan bersama seorang teman.
Dalam cerita yang dibagikan Chika, teman sang keponakan sudah berteriak untuk menegaskan bahwa kawannya bukan bagian dari massa demonstran. Namun, seruan itu tak digubris. Keponakan Chika tetap menjadi sasaran kekerasan.
Menanggapi peristiwa ini, Chika memilih tak banyak bicara soal detail kronologi maupun kondisi terkini sang keponakan. Ia hanya menyampaikan doa dan harapan agar situasi di Indonesia segera pulih dari ketegangan sosial-politik.
“Ya pokoknya aku berharap Indonesia ini cepat pulih. Cepat kondusif supaya semuanya cepat serba baik-baik saja, nggak ada korban,” ujar Chika Jessica saat ditemui di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Selasa (2/9).
Tak hanya itu, Chika juga menekankan pentingnya persatuan masyarakat di tengah suasana rawan provokasi. Menurutnya, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk memecah belah rakyat.
“Nggak ada oknum-oknum yang mau memecahkan kita. Yuk, kita bersatu lagi. Jangan sampai ada korban lagi, itu saja,” tegas Chika.
Meski tak mengulas lebih lanjut tentang kondisi keponakannya, sikap Chika Jessica menyiratkan keresahan banyak pihak: bagaimana aksi damai yang seharusnya menjadi ruang aspirasi justru berpotensi melahirkan korban di luar lingkar demonstrasi.
