Ilustrasi Indonesia Masters 2025 (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – PBSI resmi merilis daftar harga tiket turnamen bulu tangkis bergengsi Indonesia Open 2025 yang akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 3–8 Juni mendatang. Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian BWF World Tour Super 1000, yang merupakan level tertinggi dalam kalender BWF setelah All England, China Open, dan Malaysia Open. Antusiasme publik terhadap turnamen ini selalu tinggi, dan tahun ini PBSI memberikan kejutan dengan harga tiket yang lebih terjangkau dibanding edisi sebelumnya.
Dalam konferensi pers di Pelatnas PBSI Cipayung, dijelaskan bahwa tiket Indonesia Open 2025 dijual dengan harga mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000.000, tergantung kategori dan hari pertandingan. Tersedia tiga kategori tiket, yaitu VIP, Kategori 1, dan Kategori 2, serta sistem “one time entry” yang memungkinkan penonton masuk satu kali tanpa izin keluar-masuk ulang. Sistem ini diterapkan terutama pada tiket harga paling rendah di Kategori 2. Tiket akan mulai dijual pada Kamis, 8 Mei 2025, pukul 15.00 WIB melalui situs resmi PBSI, www.pbsi.id.
Menariknya, harga tiket Indonesia Open 2025 justru lebih murah dibanding Indonesia Masters 2025 yang digelar awal tahun ini dengan rentang harga antara Rp90.000 hingga Rp1.100.000. Wakil Ketua Umum III PBSI, Armand Darmadji, menyebut kebijakan harga ini sebagai langkah strategis agar lebih banyak masyarakat bisa menyaksikan langsung aksi para pebulutangkis dunia. Ia juga menekankan bahwa Indonesia Open kali ini memiliki harga tiket paling terjangkau di antara semua ajang Super 1000.
Selain kemudahan akses harga, turnamen ini juga menjanjikan kompetisi sengit karena memperebutkan total hadiah senilai USD1.450.000 atau sekitar Rp23,9 miliar. Indonesia Open dikenal sebagai salah satu turnamen paling prestisius dan ditunggu-tunggu, namun sayangnya, dalam tiga edisi terakhir, Indonesia belum berhasil meraih gelar juara. Terakhir kali wakil tuan rumah meraih kemenangan adalah melalui pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada edisi 2021.
Dengan harga tiket yang lebih terjangkau, hadiah besar, dan kualitas pertandingan kelas dunia, PBSI berharap Indonesia Open 2025 akan menarik lebih banyak penonton ke Istora. Ajang ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet elite dunia, tetapi juga menjadi pesta olahraga yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Diharapkan pula kehadiran publik yang masif dapat menjadi penyemangat tambahan bagi para wakil Indonesia untuk kembali berjaya di kandang sendiri.
