Foto: Dok. PP PBSI
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, mencatatkan pencapaian luar biasa dengan berhasil lolos ke final All England 2025. Mereka kini siap menghadapi tantangan terakhir demi mengukir sejarah di turnamen bulutangkis tertua di dunia.
Perjalanan mereka menuju final tak mudah. Di babak semifinal, Leo/Bagas harus berhadapan dengan sesama wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi, dalam laga sengit tiga gim yang berakhir dengan skor 21-14, 17-21, 21-15.
“Tidak mudah menghadapi rekan senegara, tapi kami bersyukur bisa melewatinya. Di gim pertama, lawan masih belum panas dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Di gim ketiga, kami hanya fokus untuk bermain lebih yakin dan meningkatkan komunikasi,” ujar Bagas dalam keterangan resmi PBSI, Minggu (16/3).
Perjalanan Spesial bagi Leo/Bagas
Keberhasilan ini terasa semakin istimewa karena Leo/Bagas baru resmi dipasangkan sejak Agustus 2024. Meski terhitung sebagai pasangan baru, mereka mampu menunjukkan konsistensi luar biasa hingga mencapai final di turnamen BWF Super 1000 ini.
Bagi Bagas, ini bukan kali pertama tampil di final All England. Ia pernah merasakan podium juara pada edisi 2022 saat masih berpasangan dengan Muhammad Shohibul Fikri. Namun, bagi Leo, ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Sebelumnya, pencapaian terbaiknya di turnamen ini adalah perempatfinal pada tahun 2022 dan 2023 saat masih bermain bersama Daniel Marthin.
Bagas pun mengungkapkan bahwa dirinya sempat membuat janji kepada Leo sebelum keberangkatan ke All England.
“Sebelum berangkat, saya berjanji ke Leo untuk membawanya masuk final All England, dan akhirnya janji itu terpenuhi. Ini menjadi motivasi tambahan bagi saya,” ungkapnya.
Menantang Wakil Korea di Final
Di partai puncak, Leo/Bagas akan menghadapi pasangan tangguh dari Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Laga ini akan digelar di Utilita Arena, Birmingham, pada Minggu (16/3) dan menjadi partai kelima dalam rangkaian final All England 2025.
Leo pun menegaskan bahwa mereka tidak ingin cepat berpuas diri dan akan memberikan usaha maksimal untuk pertandingan final.
“Perjalanan belum selesai. Kami masih punya tugas besar di final dan ingin berusaha sebaik mungkin. Selain itu, kami berharap bisa terus menjaga konsistensi seperti ini ke depannya,” kata Leo dengan penuh semangat.
Akankah Leo/Bagas Ukir Sejarah?
Dengan semangat dan performa yang mereka tunjukkan sejauh ini, peluang Leo/Bagas untuk meraih gelar All England terbuka lebar. Namun, lawan mereka di final bukanlah pasangan yang mudah dikalahkan.
Akankah Leo/Bagas menutup kisah perjalanan luar biasa mereka di All England 2025 dengan gelar juara? Mari nantikan duel sengit mereka di panggung final!
