Harvey Moeis dan Ferdy Sambo (Foto: Dok)
Buletinmedia.com – Artikel ini akan membahas arti dari rompi tahanan dengan warna pink, merah, dan oranye. Meskipun semuanya digunakan oleh tahanan, masing-masing warna ternyata memiliki makna yang berbeda.
Dalam proses hukum, para tersangka atau terdakwa umumnya mengenakan rompi tahanan khusus. Rompi ini tidak sekadar menjadi seragam, tetapi juga berfungsi sebagai identifikasi tahanan berdasarkan kasus yang menjeratnya.
Di Indonesia, terdapat beberapa warna rompi tahanan yang umum digunakan, seperti pink, merah, dan oranye. Warna-warna ini bukan hanya sebagai pembeda visual, tetapi juga memiliki arti tertentu yang berkaitan dengan status atau jenis pelanggaran yang dilakukan oleh tahanan. Berikut penjelasannya.
Makna Warna Rompi Tahanan
1. Rompi Tahanan Pink
Rompi tahanan berwarna pink sedang menjadi sorotan, terutama setelah dikenakan oleh Tom Lembong yang ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi impor gula.
Secara umum, Kejaksaan Agung menggunakan beberapa warna rompi untuk membedakan tahanannya. Warna pink sendiri menandakan bahwa pemakainya merupakan tahanan dalam kasus pidana khusus, terutama terkait tindak pidana korupsi (tipikor).
Sebelum Tom Lembong, beberapa tersangka korupsi lainnya juga pernah mengenakan rompi ini, seperti Harvey Moeis yang terjerat kasus korupsi timah.
2. Rompi Tahanan Merah
Selanjutnya, ada rompi merah yang juga digunakan oleh Kejaksaan Agung. Berbeda dengan rompi pink, warna merah diberikan kepada tahanan yang terlibat dalam kasus pidana umum.
Tujuan dari penggunaan rompi ini adalah untuk mempermudah petugas dan masyarakat dalam mengenali jenis kasus yang menjerat tahanan tersebut. Salah satu contoh terkenal yang pernah mengenakan rompi merah adalah Ferdy Sambo, yang terlibat dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
3. Rompi Tahanan Oranye
Terakhir, ada rompi berwarna oranye, yang mungkin menjadi warna yang paling sering ditemui.
Rompi oranye dikenakan oleh tahanan dari berbagai instansi penegak hukum, seperti Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Salah satu contoh terbaru adalah Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP, yang mengenakan rompi oranye setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Itulah makna dari warna rompi tahanan pink, merah, dan oranye. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan pembaca.
