Ilustrasi menyimpan daging dalam kulkas (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Menyimpan daging di kulkas adalah salah satu cara yang paling umum digunakan untuk menjaga kesegaran dan kualitas daging agar tetap awet. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya berapa lama daging sapi dan domba bisa bertahan sebelum dianggap kedaluwarsa? Faktanya, meskipun daging yang disimpan di kulkas tidak langsung membusuk, kualitasnya akan berangsur menurun seiring berjalannya waktu. Ada banyak faktor yang memengaruhi daya tahan daging, seperti suhu penyimpanan, jenis daging, dan metode pengemasan yang digunakan.
Penting untuk diingat bahwa daging mentah dan daging matang memiliki batas waktu penyimpanan yang berbeda. Selain itu, daging segar dan daging yang sudah diolah juga memiliki durasi ketahanan yang tak sama. Jadi, berapa lama sebetulnya daging bisa bertahan di kulkas sebelum mencapai batas kedaluwarsanya?
Cara Menyimpan Daging Sapi dan Domba dengan Tepat
Menurut Ahli Nutrisi, Natalie Butler, yang mengutip artikel dari Healthline, membekukan daging adalah cara yang efektif untuk memperpanjang masa simpan daging, meskipun kualitasnya dapat menurun seiring waktu. Aspek yang terpengaruh, antara lain rasa, tekstur, dan kelembapan daging.
Berikut adalah beberapa tips penting untuk menyimpan daging dengan cara yang tepat agar tetap awet dan aman dikonsumsi:
- Simpan di Freezer Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), daging yang disimpan pada suhu 0°F (-18°C) atau lebih rendah dapat bertahan lebih lama tanpa batas waktu. Freezer berfungsi memperlambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan ragi, serta menghambat aktivitas enzim yang mempercepat kerusakan makanan. Daging sapi, ayam, babi, dan ikan merupakan contoh bahan makanan yang paling aman disimpan di freezer.
- Bungkus dengan Plastik Untuk membekukan daging dengan lebih baik, tidak perlu menggunakan alat penyegel vakum mahal. Cukup bungkus daging menggunakan plastik atau aluminium foil tambahan untuk menjaga kualitasnya tetap terjaga lebih lama. Membekukan daging dalam keadaan segar dapat membantu mempertahankan rasa dan nutrisinya.
- Jangan Biarkan Daging Terlalu Lama di Suhu Ruangan Meski daging beku bisa bertahan lama, kualitasnya bisa menurun jika disimpan terlalu lama. Menurut FDA dan Departemen Pertanian AS (USDA), jika daging dibiarkan di suhu ruang lebih dari dua jam (atau satu jam jika suhu di atas 32°C), sebaiknya daging tidak dibekukan kembali.
- Cairkan Daging dengan Cara yang Benar Saat ingin menggunakan daging beku, pastikan untuk mencairkannya dengan benar. USDA merekomendasikan untuk menaruh daging yang ingin dicairkan di dalam kulkas atau merendamnya dalam air dingin dalam wadah tertutup. Hindari mencairkan daging di suhu ruang, karena ini dapat mempercepat pertumbuhan bakteri.
Durasi Penyimpanan Daging di Kulkas
Walaupun pendinginan dapat memperlambat pertumbuhan bakteri, penting untuk diingat bahwa bakteri tetap dapat berkembang jika daging disimpan terlalu lama. Berdasarkan informasi dari USDA dan Healthline, berikut adalah batas waktu penyimpanan daging di kulkas yang perlu Anda ketahui:
Penyimpanan di Kulkas (4°C atau Lebih Rendah):
- Daging giling: 1-2 hari
- Daging panggang, steak, dan daging iga panggang: 3-4 hari
- Daging sapi segar, domba, dan babi panggang: 3-5 hari
- Daging sapi segar, domba, dan babi potong: 3-5 hari
Penyimpanan di Freezer (-18°C atau Lebih Rendah):
- Daging giling: 3-4 bulan
- Daging panggang, steak, dan daging iga mentah: 6-9 bulan
- Daging sapi segar, domba, dan babi panggang: 4-12 bulan
- Daging sapi segar, domba, dan babi potong: 4-12 bulan
Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memastikan bahwa daging yang disimpan di kulkas atau freezer tetap aman dan berkualitas baik, sehingga makanan yang Anda konsumsi tidak hanya lezat tetapi juga bebas dari risiko kontaminasi bakteri. Jangan lupa, simpan daging dengan cara yang tepat agar tetap segar lebih lama dan nikmati setiap sajian dengan rasa yang optimal.
