Megawati Hangestri Pertiwi (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Atlet voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, mencatatkan prestasi luar biasa dengan dinobatkan sebagai Pemain Voli Putri Terbaik Dunia 2025 versi Volleybox. Pemain yang saat ini membela klub Red Sparks di Korea Selatan ini berhasil meraih poin tertinggi sebesar 80.00, mengungguli dua pesaingnya, Paula Salina (67.50 poin) dan Tatsiana Kholad (42.00 poin), yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penampilan gemilang Megawati selama tahun ini, yang meliputi kinerjanya di kejuaraan-kejuaraan internasional dan prestasi individu yang diraih. Sebagai pemain opposite, Megawati tampil konsisten dan penuh semangat, membawa Red Sparks meraih kemenangan beruntun sebanyak 13 kali. Tak hanya itu, ia juga sering kali terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) dalam berbagai pertandingan penting.
Bersama Red Sparks, Megawati kini tengah berlaga di kompetisi V-League 2025 di Korea Selatan. Saat ini, tim yang dilatih oleh Ko Hee-jin ini menempati peringkat ketiga klasemen dengan 55 poin, setelah 29 pertandingan dan 20 kemenangan yang diraih. Megawati sendiri tidak hanya berperan sebagai motor serangan tim, tetapi juga sering kali menjadi top skor dalam pertandingan-pertandingan penting Red Sparks.
Meski demikian, Red Sparks harus menelan kekalahan dalam pertandingan terakhir melawan AI Peppers pada 19 Februari 2025, yang menjadi kekalahan kedua mereka di musim ini setelah sebelumnya juga dikalahkan oleh tim yang sama. Meskipun demikian, Megawati dan timnya tetap optimistis menghadapi pertandingan berikutnya melawan GS Caltex pada Sabtu, 22 Februari 2025. GS Caltex saat ini terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengumpulkan 24 poin.
Dengan pencapaian luar biasa ini, Megawati Hangestri Pertiwi tidak hanya membawa kebanggaan untuk Indonesia, tetapi juga semakin mengukuhkan namanya di kancah voli dunia. Prestasinya di level internasional membuktikan bahwa dedikasi dan kerja keras dapat menghasilkan buah manis, bahkan di tingkat tertinggi olahraga voli dunia.
