Ilustrasi hidangan mewah yang dulu disajikan untuk bangsawan (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Beberapa makanan yang dulunya hanya dinikmati oleh kalangan bangsawan kini sudah bisa dinikmati oleh siapa saja. Hidangan-hidangan ini, yang dulu sering kali disajikan dalam acara megah dan penuh kemewahan, kini menjadi bagian dari budaya kuliner yang lebih luas. Meski demikian, asal-usulnya yang berhubungan dengan bangsawan memberikan kesan kemewahan tersendiri pada makanan-makanan ini. Berikut adalah beberapa hidangan yang dulunya hanya untuk bangsawan, namun kini bisa dinikmati oleh semua kalangan:
- Pizza Margherita

Pizza Margherita (Tangkapan Layar) Pizza ini diciptakan pada tahun 1889 oleh pembuat pizza asal Napoli, Raffaele Esposito, untuk menghormati kunjungan Ratu Margherita dari Savoy dan Raja Umberto I ke kota Napoli. Topping pizza ini, yang terdiri dari tomat, mozzarella, dan basil, mewakili warna bendera Italia: merah, putih, dan hijau. Ratu Margherita sangat menyukai pizza ini, dan sejak saat itu, pizza ini dinamakan Pizza Margherita untuk menghormati sang ratu.
- Victoria Sponge Cake

Victoria Sponge Cake (Foto : Rocky Luten) Kue ini sangat disukai oleh Ratu Victoria, yang sering menikmatinya saat afternoon tea. Sejarawan makanan Alyssa Levene dalam bukunya “Cake: A Slice of History” menyebutkan bahwa Ratu Victoria sering terlihat menikmati sponge cake ini di meja makan istana. Kue ini kemudian dinamakan Victoria Sponge Cake untuk menghormati sang ratu. Meskipun Ratu Victoria juga menyukai berbagai jenis kue lainnya, seperti wafer dan kue manis, Victoria Sponge Cake tetap menjadi favorit utamanya.
- Beef Wellington

Beef Wellington (Tangkapan Layar) Beef Wellington adalah hidangan berupa daging tenderloin sapi yang dibalut dengan adonan puff pastry. Hidangan ini pertama kali dibuat untuk menghormati Duke of Wellington, seorang pahlawan militer yang terkenal karena kemenangannya dalam Battle of Waterloo pada tahun 1815. Hidangan ini menjadi sangat terkenal dan sering disajikan dalam acara-acara besar. Bahkan, mantan Presiden AS Richard Nixon juga sangat menyukai Beef Wellington, yang menjadi hidangan favoritnya dalam jamuan resmi.
- Fillet of Beef Prince Albert

Fillet of Beef Prince Albert (Tangkapan Layar) Fillet of Beef Prince Albert adalah hidangan yang dibuat untuk menghormati Pangeran Albert, suami dari Ratu Victoria. Hidangan ini terdiri dari irisan daging sapi yang diisi dengan pate de foie gras dan dibungkus dengan bacon, kemudian dipanggang dengan minyak truffle. Hidangan ini terkenal sebagai hidangan istimewa yang hanya disajikan pada acara-acara penting kerajaan dan perjamuan makan resmi. Rasanya yang lezat dan mewah membuatnya menjadi hidangan yang sangat dihormati.
- Queen Mother’s Cake

Queen Mother Meringue Cake (Tangkapan Layar) Kue ini pertama kali diperkenalkan oleh pianis asal Polandia, Jan Smeterlin, kepada Lady Elizabeth Bowes Lyon, yang kemudian dikenal sebagai Ratu Elizabeth. Kue ini sangat disukai oleh Ratu Elizabeth hingga ia meminta resepnya dan mulai memanggang kue tersebut sendiri di istana. Queen Mother’s Cake adalah kue coklat yang memiliki tekstur lembut, dan menjadi kue favorit yang disajikan kepada tamu-tamu penting. Kue ini akhirnya dinamakan Queen Mother’s Cake untuk mengenang Ratu Elizabeth dan menjadi salah satu kue yang sangat dihargai dalam sejarah kuliner Inggris.
- Kue Battenberg

Cheesecake Battenberg (Tangkapan Layar) Kue Battenberg adalah kue yang terdiri dari potongan kue berwarna kuning dan merah muda yang disusun dengan lapisan selai. Kue ini pertama kali dibuat pada tahun 1884 untuk merayakan pernikahan cucu Ratu Victoria, Putri Victoria, dengan Pangeran Louis dari Battenberg. Resep asli kue ini mengharuskan adanya sembilan kotak, namun jumlahnya dikurangi menjadi empat saat kue ini mulai diproduksi secara massal sebelum Perang Dunia II. Kue Battenberg menjadi simbol kemewahan pada masa itu, dan tetap menjadi hidangan yang identik dengan acara-acara resmi bangsawan.
Makanan-makanan ini, yang dulunya hanya bisa dinikmati oleh bangsawan, kini telah menjadi bagian dari dunia kuliner yang lebih luas. Walaupun banyak yang telah menyebar ke kalangan masyarakat umum, mereka tetap membawa serta sejarah dan kemewahan yang membedakannya dari makanan sehari-hari.
