Seorang pria misterius mengibarkan bendera Palestina di konser Kendrick Lamar di Super Bowl 2025. (Foto: X)
Buletinmedia.com – Momen viral terjadi saat Super Bowl 2025, ketika Kendrick Lamar tampil di acara halftime. Seorang pria tiba-tiba masuk ke lapangan dengan mengibarkan bendera Palestina, yang langsung menarik perhatian penonton dan netizen. Aksi tersebut terekam kamera dan seketika menjadi perbincangan hangat di media sosial, memicu berbagai tanggapan dari warganet.
Menurut video yang dibagikan oleh akun X @DiyaTV, pria itu pertama kali terlihat berada di atas panggung, entah bagaimana ia berhasil naik ke sana. Kemudian, ia melompat ke lapangan dan mulai mengibarkan bendera Palestina di tengah penampilan Kendrick Lamar. Tindakan tersebut jelas tidak mendapat izin dari pihak penyelenggara acara, karena langsung disusul dengan upaya pihak keamanan untuk menghentikan aksinya.
Meskipun sempat berlangsung beberapa saat, pria tersebut akhirnya berhasil diamankan oleh petugas keamanan yang menghentikan aksi bendera Palestina tersebut. Video tersebut menunjukkan pria tersebut mengenakan dua bendera berbeda, yakni bendera Palestina di bagian bawah dan bendera Sudan di bagian atas, yang semakin menambah perhatian terhadap tindakannya. Kejadian ini menambah ketegangan di tengah pertunjukan yang telah disiapkan untuk penonton Super Bowl.
Reaksi netizen pun beragam setelah momen tersebut viral. Beberapa menyebut aksi pria tersebut sebagai tindakan berani dan bahkan menyebutnya sebagai “legend.” Banyak yang menganggapnya sebagai bentuk protes yang kuat, dengan beberapa komentar yang mendukung perjuangan Palestina seperti, “Free Palestine. Momen paling menakjubkan di Super Bowl tahun ini.” Beberapa netizen juga menilai bahwa ada alasan mengapa kejadian tersebut tidak ditayangkan di siaran televisi.
Meskipun tindakan pria tersebut jelas tidak sesuai dengan acara yang sedang berlangsung, banyak orang tetap memuji keberaniannya dalam menyuarakan solidaritas terhadap Palestina. Kejadian ini mengingatkan kita bahwa Super Bowl tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bisa menjadi panggung bagi berbagai pesan sosial yang berani disampaikan, meskipun kontroversial.
