Mick Jagger (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Mick Jagger kembali menunjukkan bahwa semangatnya dalam bermusik belum surut sedikit pun. Meski The Rolling Stones baru saja merilis album studio ke-25 bertajuk Foreign Tongues, sang vokalis legendaris mengungkapkan dirinya sudah mulai menulis lagu-lagu baru untuk proyek berikutnya.
Pernyataan tersebut menjadi kabar yang menggembirakan bagi para penggemar The Rolling Stones di seluruh dunia. Di usia 82 tahun, Mick Jagger masih aktif berkarya dan terus mencari inspirasi baru. Bahkan, ia mengaku tidak pernah benar-benar berhenti menulis lagu, meski album terbaru bandnya baru saja diluncurkan.
Dalam sebuah wawancara dengan NME, Jagger menjelaskan bahwa proses kreatif merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupannya sebagai musisi. Baginya, setiap ide yang muncul layak dituangkan menjadi sebuah lagu, tanpa harus langsung menentukan siapa yang akan membawakannya.
Mick Jagger Akui Sudah Menulis Lagu Baru
Belum genap sepekan setelah perilisan Foreign Tongues, Mick Jagger mengungkapkan bahwa dirinya telah mengumpulkan sejumlah materi baru.
Ia mengatakan belum memutuskan apakah lagu-lagu tersebut nantinya akan menjadi bagian dari proyek The Rolling Stones atau justru diberikan kepada musisi lain.
“Saya sudah mulai menulis lagu lagi. Bisa saja lagu-lagu itu untuk The Rolling Stones, tetapi mungkin juga untuk musisi lain,” ujar Mick Jagger.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa kreativitas sang musisi tetap mengalir tanpa batas. Selama puluhan tahun berkarier, Jagger memang dikenal sebagai sosok yang gemar mencatat ide lagu kapan pun inspirasi datang.
Baginya, proses menciptakan musik bukan sesuatu yang berhenti setelah album dirilis. Justru setelah menyelesaikan satu proyek, ia merasa memiliki ruang baru untuk mengeksplorasi berbagai gagasan lainnya.
Tidak Semua Lagu Cocok untuk The Rolling Stones
Mick Jagger juga mengungkapkan bahwa tidak semua lagu yang ia tulis memiliki karakter yang sesuai dengan identitas The Rolling Stones.
Karena itu, ia memilih tetap menyimpan setiap ide yang muncul tanpa harus memaksakannya masuk ke album bandnya.
“Saya sangat terbuka dengan semua ide. Saya punya banyak materi, dan tidak semuanya cocok untuk The Rolling Stones. Kalau punya ide, ya tulis saja,” katanya.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa The Rolling Stones mampu bertahan selama lebih dari enam dekade.
Band asal Inggris itu tidak pernah kehabisan materi baru karena para personelnya terus menciptakan lagu tanpa membatasi kreativitas mereka pada satu konsep tertentu.
Cara berpikir yang fleksibel juga membuat Jagger memiliki banyak pilihan ketika menyusun album baru.
Ia bisa memilih lagu yang paling sesuai dengan arah musikal band, sementara materi lain tetap dapat dimanfaatkan untuk proyek berbeda pada masa mendatang.
Foreign Tongues Jadi Album Studio ke-25 The Rolling Stones
Album Foreign Tongues resmi dirilis pada 10 Juli 2026 sebagai album studio ke-25 The Rolling Stones.
Album tersebut kembali memperlihatkan kemampuan band legendaris itu dalam memadukan berbagai warna musik tanpa kehilangan identitas khas mereka.
Sejumlah lagu di dalam album menghadirkan perpaduan unsur rock klasik, blues, soul, funk, hingga R&B.
Pendekatan musikal tersebut bukan sesuatu yang baru bagi The Rolling Stones.
Sejak awal berdiri pada dekade 1960-an, band ini memang dikenal sebagai grup yang selalu terbuka terhadap berbagai pengaruh musik.
Karena itulah, hampir setiap album mereka selalu menawarkan warna yang berbeda, tetapi tetap mempertahankan karakter utama yang telah dikenal para penggemarnya.
The Rolling Stones Tak Pernah Ingin Terjebak dalam Satu Genre
Dalam wawancara yang sama, Mick Jagger menjelaskan bahwa The Rolling Stones sejak awal tidak pernah berniat menjadi band yang hanya memainkan satu jenis musik.
Meski publik mengenal mereka sebagai grup blues rock, Jagger menegaskan bahwa dirinya dan Keith Richards selalu memiliki ketertarikan terhadap banyak genre.
“Saat kami memulai, The Rolling Stones memang dikenal sebagai band blues. Brian Jones adalah seorang purist, tetapi saya dan Keith Richards tidak pernah seperti itu. Kami mencintai blues, tetapi juga selalu menyukai berbagai jenis musik pop,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menjelaskan mengapa karya-karya The Rolling Stones terus berkembang dari masa ke masa.
Selain blues, band ini juga banyak memasukkan unsur rock and roll, country, gospel, funk, reggae hingga musik soul ke dalam lagu-lagu mereka.
Eksplorasi itu membuat katalog musik The Rolling Stones tetap relevan dan mampu menjangkau berbagai generasi pendengar.
Hadirkan Deretan Musisi Ternama
Salah satu daya tarik utama Foreign Tongues adalah hadirnya sejumlah musisi terkenal sebagai kolaborator.
Album ini melibatkan berbagai nama besar dari lintas generasi yang memberikan warna baru pada musik The Rolling Stones.
Beberapa musisi yang ikut berkontribusi antara lain:
- Robert Smith dari The Cure
- Paul McCartney
- Bruno Mars
- Chad Smith dari Red Hot Chili Peppers
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa The Rolling Stones masih menjadi magnet bagi musisi dunia.
Meski telah menjadi salah satu band terbesar sepanjang sejarah musik, mereka tetap terbuka bekerja sama dengan berbagai artis untuk menghasilkan karya yang segar.
Kolaborasi Mick Jagger dan Paul McCartney Jadi Sorotan
Salah satu kolaborasi yang paling menarik perhatian adalah keterlibatan Paul McCartney dalam lagu Covered in You.
Pertemuan dua ikon musik Inggris itu langsung menjadi pembicaraan para penggemar.
Mick Jagger mengaku proses rekaman berlangsung sangat mudah karena hubungan persahabatannya dengan Paul McCartney telah terjalin selama puluhan tahun.
“Sangat mudah. Saya sudah mengenal Paul sejak lama. Dia memang belum pernah bermain bass untuk kami sebelumnya, tetapi semuanya berjalan lancar,” kata Jagger.
Kolaborasi tersebut menjadi momen langka mengingat selama puluhan tahun The Rolling Stones dan The Beatles kerap dibandingkan sebagai dua band terbesar asal Inggris.
Kini, para penggemar akhirnya bisa menikmati hasil kerja sama dua legenda musik yang sama-sama memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan industri musik dunia.
Semangat Berkarya Tak Pudar di Usia 82 Tahun
Usia bukan menjadi penghalang bagi Mick Jagger untuk terus berkarya.
Di tengah banyak musisi yang memilih pensiun, Jagger justru masih aktif menciptakan lagu, tampil di atas panggung, hingga merancang proyek musik baru.
Semangat tersebut menjadi salah satu alasan mengapa The Rolling Stones tetap bertahan sebagai band legendaris dengan basis penggemar yang sangat besar.
Produktivitas Mick Jagger juga memperlihatkan bahwa kreativitas tidak memiliki batas usia.
Selama masih memiliki ide dan semangat untuk berkarya, seorang musisi dapat terus menghasilkan karya yang relevan bagi pendengarnya.
Peluang Album Baru The Rolling Stones Masih Terbuka
Meski belum memberikan kepastian mengenai proyek berikutnya, pernyataan Mick Jagger membuka peluang hadirnya album baru The Rolling Stones dalam beberapa tahun mendatang.
Dengan banyaknya materi lagu yang telah ditulis, bukan tidak mungkin band asal London tersebut kembali masuk studio rekaman setelah rangkaian promosi Foreign Tongues selesai.
Di sisi lain, kemungkinan lagu-lagu baru diberikan kepada penyanyi atau band lain juga tetap terbuka.
Jagger dikenal sebagai penulis lagu yang tidak membatasi dirinya hanya untuk The Rolling Stones.
Baginya, setiap karya memiliki karakter masing-masing sehingga bisa saja lebih cocok dibawakan oleh musisi lain.
Penggemar Menanti Kejutan Berikutnya
Kabar bahwa Mick Jagger sudah mulai menulis lagu baru langsung disambut antusias oleh para penggemar.
Banyak yang berharap materi tersebut akan menjadi cikal bakal album berikutnya dari The Rolling Stones.
Apalagi, Foreign Tongues baru saja dirilis dan masih menjadi perbincangan di kalangan pencinta musik rock.
Produktivitas Jagger menunjukkan bahwa perjalanan The Rolling Stones masih jauh dari kata selesai.
Selama semangat berkarya tetap menyala, band legendaris tersebut masih memiliki peluang untuk terus menghadirkan karya-karya baru yang dinantikan jutaan penggemarnya di seluruh dunia.
Dengan pengalaman lebih dari enam dekade di industri musik, The Rolling Stones kembali membuktikan bahwa kreativitas tidak mengenal usia. Setelah merilis album studio ke-25 Foreign Tongues, Mick Jagger justru sudah menyiapkan langkah berikutnya melalui deretan lagu baru yang kini mulai ia tulis. Meskipun belum dipastikan akan menjadi album The Rolling Stones atau proyek musisi lain, kabar ini menjadi sinyal bahwa salah satu ikon terbesar dalam sejarah musik dunia itu masih memiliki banyak cerita untuk disampaikan melalui karya-karya berikutnya.
Sumber : www.kumparan.com
