Apple mengumumkan acara khusus 28 Oktober 2026 bertajuk Pro and Tell (foto: x @d2x1)
Buletinmedia.com – Apple kembali menjadi perhatian penggemar teknologi setelah mengumumkan acara bertajuk Pro and Tell yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026 di Los Angeles, Amerika Serikat. Acara ini menambah panjang daftar agenda Apple sepanjang Oktober, setelah perusahaan tersebut lebih dahulu memperkenalkan sejumlah produk baru di kategori rumah pintar.
Pengumuman Pro and Tell disampaikan melalui teaser yang dibagikan Greg Joswiak, Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, melalui akun X miliknya pada 19 Oktober 2026. Unggahan singkat tersebut langsung memunculkan berbagai spekulasi mengenai perangkat yang akan diperkenalkan dalam acara mendatang.
Salah satu produk yang paling banyak dibicarakan adalah MacBook Pro generasi baru. Laptop profesional Apple itu dirumorkan bakal membawa perubahan desain yang cukup besar, termasuk penggunaan layar OLED dan dukungan layar sentuh. Jika kabar tersebut benar, MacBook Pro akan memasuki babak baru setelah Apple selama ini mempertahankan pendekatan layar konvensional pada komputer Mac.
Selain MacBook Pro OLED, Apple juga diperkirakan menyiapkan pembaruan MacBook Pro 14 inci dengan chip M6, iMac generasi baru, serta iPad mini yang disebut-sebut akan menggunakan layar OLED. Sejumlah laporan turut menyebut kemungkinan peningkatan pada desain, kamera, dan komponen internal perangkat tersebut.
Meski demikian, Apple belum mengungkap secara lengkap daftar produk, spesifikasi, harga, maupun jadwal penjualan perangkat yang akan diumumkan. Informasi mengenai produk-produk tersebut masih mengacu pada laporan media teknologi dan bocoran dari sejumlah sumber industri.
Lantas, perangkat apa saja yang diperkirakan hadir dalam acara Apple Pro and Tell 2026? Berikut rangkuman produk yang paling dinantikan beserta sejumlah fitur yang dirumorkan akan dibawa.
-
MacBook Pro OLED dan Layar Sentuh Jadi Sorotan Utama
MacBook Pro generasi baru diperkirakan menjadi produk utama dalam acara Apple Pro and Tell. Perangkat ini menarik perhatian karena Apple disebut sedang menyiapkan perubahan pada teknologi layar sekaligus desain fisiknya.
Menurut laporan Bloomberg yang dikutip sejumlah media teknologi, Apple tengah mengembangkan MacBook Pro berukuran 14 inci dan 16 inci dengan panel OLED serta dukungan layar sentuh. Perubahan tersebut berpotensi menjadi salah satu pembaruan terbesar pada lini MacBook Pro dalam beberapa tahun terakhir.
Apple selama ini mengandalkan layar dengan teknologi mini-LED pada sejumlah model MacBook Pro kelas atas. Teknologi tersebut menawarkan tingkat kecerahan tinggi dan kemampuan menampilkan kontras yang baik. Namun, OLED memiliki karakteristik berbeda karena setiap piksel dapat menghasilkan cahaya sendiri.
Penggunaan panel OLED berpotensi memberikan warna hitam yang lebih pekat, kontras lebih tinggi, dan tampilan warna yang lebih kaya. Teknologi ini juga dapat membantu meningkatkan efisiensi daya dalam kondisi penggunaan tertentu, meskipun konsumsi energi akhirnya bergantung pada tingkat kecerahan, konten yang ditampilkan, dan implementasi panel.
Bagi pengguna yang bekerja dengan foto, video, animasi, maupun desain grafis, peningkatan kualitas layar dapat menjadi salah satu alasan untuk mempertimbangkan perangkat baru. Tampilan yang mampu menghasilkan warna hitam lebih dalam dan kontras tinggi juga berpotensi meningkatkan pengalaman ketika menonton film atau mengedit video dengan rentang dinamis luas.
Meski begitu, kualitas layar tidak hanya ditentukan oleh jenis panel. Akurasi warna, tingkat kecerahan, pengelolaan warna, serta dukungan terhadap format HDR juga berpengaruh terhadap pengalaman penggunaan. Karena itu, kemampuan layar MacBook Pro OLED baru dapat dinilai secara menyeluruh setelah spesifikasi resminya diumumkan.
Layar sentuh berpotensi mengubah cara menggunakan MacBook
Rumor lain yang paling menarik adalah kemungkinan hadirnya layar sentuh pada MacBook Pro. Selama bertahun-tahun, Apple memilih mengandalkan kombinasi keyboard, trackpad, dan perangkat penunjuk untuk mengoperasikan macOS.
Jika fitur ini benar-benar hadir, pengguna akan memiliki pilihan interaksi tambahan. Mereka dapat tetap menggunakan keyboard dan trackpad seperti biasa, tetapi juga menyentuh layar ketika ingin memilih menu, mengakses kontrol tertentu, atau melakukan navigasi secara langsung.
Dukungan layar sentuh juga dapat berguna bagi pengguna yang bekerja dengan aplikasi kreatif. Dalam skenario tertentu, menyentuh objek pada layar bisa terasa lebih praktis dibandingkan memindahkan kursor menggunakan trackpad. Namun, manfaatnya akan sangat bergantung pada desain antarmuka dan dukungan aplikasi yang tersedia.
Layar sentuh pada laptop juga memiliki tantangan tersendiri. Pengguna perlu menjangkau layar dengan tangan, sehingga kenyamanan penggunaan dalam waktu lama menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan. Apple diperkirakan akan menggabungkan fitur sentuh dengan pengoperasian konvensional, bukan menjadikan layar sentuh sebagai satu-satunya cara mengendalikan perangkat.
Laporan mengenai MacBook Pro baru menyebutkan bahwa Apple tengah menyiapkan penyesuaian pada macOS agar lebih sesuai untuk interaksi sentuh. Namun, detail antarmuka dan fitur yang akan tersedia masih menunggu penjelasan resmi perusahaan.
Desain lebih tipis dan kemungkinan Dynamic Island
Perubahan desain juga menjadi bagian dari rumor MacBook Pro OLED. Perangkat tersebut diperkirakan memiliki bodi yang lebih tipis dan bobot lebih ringan dibandingkan model sebelumnya.
Meski begitu, ukuran layar 14 inci dan 16 inci diperkirakan tetap dipertahankan. Pendekatan ini memungkinkan Apple menghadirkan perubahan pada bentuk perangkat tanpa mengubah kategori ukuran yang sudah dikenal pengguna.
Bagian layar juga disebut-sebut akan mengalami perubahan. Apple dikabarkan berencana mengganti notch atau poni kamera dengan lubang kamera yang lebih kecil. Area tersebut kemudian dirumorkan akan mengadopsi konsep Dynamic Island seperti yang dikenal pada iPhone.
Jika benar, perubahan ini dapat membuat tampilan layar terlihat berbeda dibandingkan MacBook Pro yang saat ini beredar. Namun, penerapan Dynamic Island pada MacBook belum dijelaskan secara resmi. Belum diketahui pula bagaimana fitur tersebut akan bekerja di macOS atau apakah fungsinya akan sama dengan Dynamic Island pada iPhone.
Salah satu tantangan yang mungkin perlu diperhatikan adalah kekuatan engsel layar. Laptop dengan layar sentuh menerima tekanan langsung ketika pengguna mengetuk panel. Oleh karena itu, mekanisme engsel perlu mampu menjaga layar tetap stabil saat digunakan.
Laporan mengenai perangkat tersebut menyebutkan adanya kemungkinan penggunaan engsel yang diperkuat. Informasi ini masih termasuk dalam bocoran sehingga detail desain finalnya belum dapat dipastikan.
-
MacBook Pro OLED Diperkirakan Tetap Menggunakan Chip M5 Pro dan M5 Max
Perubahan besar pada MacBook Pro yang dirumorkan tidak selalu berarti Apple akan memperbarui seluruh komponennya sekaligus. Salah satu informasi yang beredar menyebutkan bahwa model OLED justru berpotensi menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max, bukan langsung beralih ke M6 Pro atau M6 Max.
Kabar tersebut menjadi perhatian karena sebagian calon pembeli mungkin mengharapkan peningkatan prosesor bersamaan dengan perubahan layar dan desain. Namun, apabila laporan tersebut akurat, fokus pembaruan MacBook Pro OLED kemungkinan lebih banyak diarahkan pada teknologi layar, fitur sentuh, dan bentuk perangkat.
Chip M5 Pro dan M5 Max sendiri merupakan prosesor kelas atas untuk komputer Mac. Keduanya ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi, seperti editor video, pengembang perangkat lunak, animator, desainer, dan pekerja profesional lainnya.
Performa prosesor tetap menjadi bagian penting dari pengalaman menggunakan laptop. Namun, kebutuhan setiap pengguna berbeda. Sebagian orang lebih mengutamakan kecepatan pemrosesan, sementara pengguna lain membutuhkan layar berkualitas tinggi, mobilitas lebih baik, kapasitas memori besar, atau kemampuan grafis untuk menjalankan aplikasi profesional.
Jika MacBook Pro OLED menggunakan chip yang sama dengan model kelas atas yang sudah tersedia, calon pembeli perlu memperhatikan perbedaan fitur secara keseluruhan. Peningkatan layar dan desain bisa menjadi alasan untuk memilih model baru, tetapi pengguna yang lebih membutuhkan peningkatan performa komputasi perlu menunggu hasil pengujian sebelum mengambil keputusan.
Laporan MacRumors yang merangkum informasi dari Mark Gurman menyebutkan bahwa Apple diperkirakan melewatkan generasi M6 Pro dan M6 Max untuk model MacBook Pro OLED tersebut. Chip M7 Pro dan M7 Max disebut-sebut baru berpotensi hadir pada generasi berikutnya, yang diperkirakan muncul menjelang akhir 2027.
MacBook Pro OLED kemungkinan menempati kelas harga lebih tinggi
Teknologi layar OLED dan penambahan fitur sentuh berpotensi membuat MacBook Pro baru memiliki harga lebih tinggi dibandingkan model reguler. Komponen layar tersebut dapat meningkatkan biaya produksi, terlebih jika Apple menggabungkannya dengan desain baru dan sejumlah penyesuaian perangkat keras.
Karena itu, MacBook Pro OLED dirumorkan akan diposisikan sebagai pilihan premium di jajaran laptop profesional Apple. Model dengan desain konvensional kemungkinan tetap dipertahankan sehingga konsumen memiliki alternatif sesuai kebutuhan dan anggaran.
Pendekatan tersebut memungkinkan Apple menawarkan dua pilihan bagi pengguna profesional. Model reguler dapat menyasar pengguna yang mengutamakan performa dan fitur yang sudah dikenal, sedangkan versi OLED menawarkan teknologi layar baru dan kemampuan sentuh.
Namun, belum ada informasi resmi mengenai nama pemasaran, harga, konfigurasi memori, maupun kapasitas penyimpanan model OLED. Angka harga yang beredar di berbagai laporan sebaiknya diperlakukan sebagai perkiraan, bukan harga jual final.
Calon pembeli di Indonesia juga perlu mempertimbangkan perbedaan harga akibat pajak, biaya distribusi, nilai tukar, dan kebijakan penjualan resmi. Harga di Amerika Serikat tidak selalu sama dengan harga perangkat yang dipasarkan di Indonesia.
-
MacBook Pro 14 Inci Berpeluang Mendapatkan Chip M6
Selain model OLED, Apple diperkirakan menyiapkan pembaruan untuk MacBook Pro 14 inci versi reguler. Perangkat ini disebut akan mendapatkan chip M6, sementara desain keseluruhannya diperkirakan tidak mengalami perubahan besar.
Berbeda dari MacBook Pro OLED yang dirumorkan membawa layar sentuh, model reguler kemungkinan tetap menggunakan pendekatan desain yang sudah dikenal. Pembaruan utamanya berpotensi berfokus pada prosesor dan peningkatan kemampuan perangkat keras.
Jika rumor tersebut benar, MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan laptop profesional berukuran relatif ringkas. Perangkat semacam ini biasanya menarik bagi pekerja yang sering berpindah tempat, tetapi tetap memerlukan kemampuan untuk menjalankan aplikasi produktivitas dan pekerjaan kreatif.
Pembaruan chip dapat memberikan peningkatan pada berbagai aspek, termasuk kemampuan pemrosesan, grafis, dan efisiensi daya. Meski demikian, besarnya peningkatan tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan nama generasi prosesor.
Kinerja nyata juga dipengaruhi oleh konfigurasi perangkat, kapasitas memori, sistem pendingin, dan jenis aplikasi yang digunakan. Pengujian langsung akan diperlukan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan performa dibandingkan generasi sebelumnya.
Bagi pengguna MacBook Pro yang sudah memiliki perangkat dengan performa memadai, pergantian ke model baru mungkin tidak menjadi kebutuhan mendesak. Sebaliknya, pengguna dengan laptop lama atau yang mulai kesulitan menjalankan aplikasi terbaru dapat mempertimbangkan pembaruan apabila peningkatan performanya terbukti signifikan.
MacBook Pro 14 inci reguler juga berpotensi menjadi alternatif bagi konsumen yang tidak membutuhkan layar sentuh. Dengan demikian, keputusan pembelian nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, bukan semata-mata mengikuti model yang paling baru.
Hingga saat ini, Apple belum mengonfirmasi kehadiran MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 dalam acara Pro and Tell. Informasi tersebut masih berdasarkan laporan mengenai rencana produk Apple menjelang akhir 2026.
-
iMac Generasi Baru Dirumorkan Menggunakan Chip M6
Komputer desktop iMac juga masuk dalam daftar perangkat Apple yang diperkirakan mendapatkan pembaruan. Model iMac 24 inci yang saat ini menggunakan chip M4 disebut berpotensi beralih ke chip M6.
Apabila pembaruan tersebut diumumkan, iMac akan mendapatkan peningkatan generasi prosesor tanpa harus mengalami perubahan desain secara menyeluruh. Laporan yang beredar menyebutkan bahwa bentuk perangkat kemungkinan masih menyerupai model yang sudah tersedia.
iMac memiliki karakter berbeda dibandingkan MacBook Pro. Perangkat ini dirancang sebagai komputer desktop dengan layar dan komponen utama dalam satu bodi. Bentuk tersebut membuat iMac cocok untuk pengguna yang membutuhkan ruang kerja tetap, seperti pekerja kantoran, pelajar, kreator konten, dan keluarga.
Peningkatan chip dapat memberikan manfaat ketika menjalankan aplikasi produktivitas, mengolah foto, mengedit video, atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan kemampuan komputasi lebih tinggi. Namun, performa aktual iMac generasi baru baru dapat diketahui setelah Apple mengumumkan spesifikasi lengkap dan perangkat menjalani pengujian.
Selain prosesor, rumor lain menyebutkan kemungkinan hadirnya pilihan warna baru. Apple selama ini menjadikan warna sebagai salah satu ciri khas iMac, sehingga pembaruan pilihan warna dapat memberikan penyegaran meskipun bentuk utama perangkat tidak banyak berubah.
Bagi calon pembeli, pembaruan prosesor dan pilihan warna mungkin menjadi dua hal yang perlu dipertimbangkan. Pengguna yang membutuhkan komputer desktop untuk pekerjaan harian perlu melihat apakah peningkatan performa sepadan dengan harga perangkat baru.
Sementara itu, pemilik iMac generasi sebelumnya sebaiknya tidak langsung menganggap perangkat lama sudah ketinggalan. Kemampuan sebuah komputer tetap bergantung pada jenis pekerjaan yang dijalankan dan kondisi perangkat. Jika iMac yang dimiliki masih mampu menjalankan aplikasi dengan lancar, pembaruan belum tentu menjadi kebutuhan mendesak.
Apple belum mengonfirmasi iMac dengan chip M6 sebagai produk yang akan diperkenalkan dalam Pro and Tell. Karena itu, informasi mengenai prosesor, warna, dan jadwal ketersediaannya masih perlu menunggu pengumuman resmi.
-
iPad mini Baru Dirumorkan Mengusung Layar OLED
Pembaruan yang dinantikan tidak hanya berkaitan dengan komputer Mac. Apple juga dirumorkan sedang menyiapkan iPad mini generasi baru dengan sejumlah perubahan, termasuk penggunaan layar OLED.
Saat ini, iPad mini menggunakan layar LCD. Jika rumor mengenai panel OLED terbukti benar, perubahan tersebut akan menjadi salah satu peningkatan penting pada tablet berukuran ringkas itu.
Layar OLED dapat menghasilkan warna hitam yang lebih pekat dan kontras tinggi. Karakteristik ini bisa memberikan pengalaman visual berbeda ketika membaca, menonton video, bermain gim, atau menggunakan aplikasi kreatif.
Namun, peningkatan layar tidak selalu berarti seluruh aspek tampilan otomatis menjadi lebih baik. Kecerahan, akurasi warna, tingkat penyegaran, serta pengelolaan daya tetap menjadi faktor penting. Spesifikasi akhir akan menentukan seberapa besar peningkatan yang benar-benar dirasakan pengguna.
Selain layar, iPad mini baru disebut-sebut akan menggunakan chip A20 Pro. Sebagai pembanding, model yang beredar saat ini menggunakan A17 Pro. Jika perangkat baru benar-benar menggunakan chip yang lebih modern, peningkatan performa dapat membantu menjalankan aplikasi yang lebih kompleks dan mendukung pemrosesan berbasis kecerdasan buatan.
Meski begitu, nama chip dan konfigurasi yang akan digunakan masih perlu dikonfirmasi. Informasi tersebut berasal dari rumor mengenai rencana pembaruan produk Apple, bukan pengumuman spesifikasi final.
Perubahan kamera dan sistem speaker juga dinantikan
Rumor mengenai iPad mini generasi berikutnya turut mencakup kemungkinan perubahan posisi kamera depan. Kamera disebut berpotensi dipindahkan ke sisi lanskap agar lebih sesuai ketika tablet digunakan untuk panggilan video dalam posisi horizontal.
Perubahan tersebut dapat berguna bagi pengguna yang sering mengikuti rapat daring, belajar jarak jauh, atau melakukan panggilan video sambil meletakkan tablet di atas meja. Posisi kamera yang sesuai dengan orientasi layar dapat membuat pengalaman komunikasi terasa lebih alami.
Apple juga dirumorkan menyiapkan pembaruan pada sistem speaker. Namun, detail mengenai jumlah speaker, kualitas suara, dan perubahan desainnya belum diketahui secara pasti.
Ada pula spekulasi mengenai peningkatan ketahanan terhadap air. Jika fitur tersebut benar-benar hadir, konsumen tetap perlu memeriksa peringkat ketahanan resmi dan ketentuan garansi sebelum menganggap perangkat aman digunakan dalam kondisi basah.
Layar OLED iPad mini juga belum tentu menggunakan tingkat penyegaran tinggi. Sejumlah rumor menyebutkan panel tersebut kemungkinan tetap memiliki refresh rate 60 Hz. Informasi ini belum dikonfirmasi sehingga belum dapat dijadikan patokan untuk menilai pengalaman visual perangkat final.
Secara keseluruhan, pembaruan iPad mini berpotensi berfokus pada layar, prosesor, kamera, dan pengalaman multimedia. Bagi pengguna yang mengutamakan tablet berukuran ringkas, kombinasi fitur tersebut bisa menjadi alasan untuk menunggu pengumuman Apple sebelum membeli perangkat baru.
-
Apa Arti Acara Pro and Tell bagi Penggemar Apple?
Nama Pro and Tell menjadi petunjuk awal mengenai fokus acara Apple pada akhir Oktober 2026. Kata “Pro” memunculkan dugaan bahwa perangkat yang menjadi sorotan adalah MacBook Pro, meskipun perusahaan belum mengumumkan seluruh produk yang akan diperkenalkan.
Acara ini juga berbeda dari format peluncuran Apple yang identik dengan presentasi besar dan siaran langsung. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Pro and Tell akan menggunakan format pengalaman langsung bagi media dan kreator yang diundang ke Los Angeles.
Dalam format tersebut, para tamu berkesempatan melihat dan mencoba perangkat baru secara langsung. Informasi produk juga diperkirakan akan disampaikan melalui pengumuman di situs resmi Apple, siaran pers, serta materi pendukung lainnya.
Laporan MacRumors dan 9to5Mac menyebutkan acara tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 waktu Pasifik di Los Angeles, Rabu, 28 Oktober 2026. Namun, jadwal pengumuman produk melalui situs resmi dapat mengikuti waktu publikasi yang ditentukan Apple.
Bagi konsumen yang tidak diundang ke acara langsung, informasi mengenai produk tetap dapat diikuti melalui saluran resmi Apple dan laporan media teknologi. Pengumuman spesifikasi lengkap akan membantu calon pembeli membandingkan fitur, harga, serta ketersediaan setiap perangkat.
Format acara yang lebih berfokus pada pengalaman langsung juga dapat memberikan kesempatan kepada media untuk menjelaskan perbedaan perangkat secara lebih mendalam. Hal ini penting, terutama jika Apple benar-benar memperkenalkan teknologi baru seperti layar sentuh pada MacBook Pro.
-
Kapan Apple Pro and Tell Digelar?
Apple Pro and Tell dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Los Angeles, Amerika Serikat. Agenda tersebut diperkirakan dimulai pukul 10.00 waktu Pasifik atau sekitar Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB.
Perbedaan waktu tersebut perlu diperhatikan oleh penggemar Apple di Indonesia yang ingin mengikuti informasi terbaru ketika pengumuman mulai disampaikan.
Meskipun tanggal acara sudah diumumkan, konsumen tetap perlu membedakan jadwal acara dari waktu penjualan produk. Pengumuman perangkat tidak selalu berarti produk langsung tersedia di toko pada hari yang sama.
Apple biasanya memberikan informasi terpisah mengenai harga, periode pemesanan awal, dan tanggal ketersediaan di setiap pasar. Untuk konsumen Indonesia, jadwal penjualan juga dapat berbeda dari Amerika Serikat karena distribusi dan proses pemasaran di masing-masing wilayah.
Sampai Apple mengumumkan rincian resminya, tanggal ketersediaan dan harga produk yang dirumorkan masih belum dapat dipastikan. Calon pembeli sebaiknya memeriksa situs resmi Apple dan informasi dari distributor resmi untuk mendapatkan keterangan yang akurat.
Kesimpulan: MacBook Pro OLED Jadi Produk yang Paling Dinantikan
Apple Pro and Tell pada 28 Oktober 2026 menjadi salah satu agenda teknologi yang menarik perhatian menjelang akhir tahun. Acara ini diperkirakan membawa sejumlah pembaruan perangkat, dengan MacBook Pro OLED sebagai produk yang paling banyak dibicarakan.
MacBook Pro baru dirumorkan hadir dalam ukuran 14 inci dan 16 inci, menggunakan layar OLED dengan dukungan sentuh, serta memiliki desain lebih tipis dan ringan. Perangkat tersebut juga disebut akan menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max, sehingga perubahan utamanya kemungkinan terletak pada layar dan desain, bukan pergantian generasi prosesor.
Di luar model OLED, Apple diperkirakan memperbarui MacBook Pro 14 inci reguler dan iMac dengan chip M6. Sementara itu, iPad mini generasi berikutnya dirumorkan membawa layar OLED, prosesor lebih baru, serta sejumlah penyesuaian pada kamera dan sistem speaker.
Seluruh informasi tersebut masih perlu dibedakan dari spesifikasi resmi. Apple belum mengonfirmasi seluruh produk yang akan diperkenalkan, termasuk harga, konfigurasi, dan jadwal penjualannya.
Bagi pengguna yang berencana membeli MacBook Pro, iMac, atau iPad mini, menunggu pengumuman resmi dapat menjadi langkah yang masuk akal. Dengan begitu, konsumen dapat membandingkan perangkat generasi baru dengan model yang sudah tersedia sebelum menentukan pilihan.
Pengumuman Pro and Tell juga berpotensi memperjelas arah pengembangan komputer Mac, terutama jika Apple benar-benar membawa layar sentuh ke MacBook Pro. Apabila rumor tersebut terbukti, acara ini bisa menjadi salah satu momen penting bagi lini komputer Apple pada 2026.
Untuk saat ini, MacBook Pro OLED, iMac M6, MacBook Pro 14 inci dengan chip M6, dan iPad mini OLED menjadi perangkat yang paling dinantikan. Kepastian mengenai fitur dan ketersediaannya akan diketahui setelah Apple menyampaikan pengumuman resmi pada 28 Oktober 2026.
Sumber : www.idntimes.com
