Unggahan duka cita dari akun resmi band rock Superglad untuk melepas kepergian sang mantan gitaris, Dadi Yudistira Pringgohadi, yang dinyatakan meninggal dunia pada Senin, 29 Juni 2026. (Sumber Foto : Instagram @superglad_band)
Buletinmedia.com – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Musisi Dadi Yudistira, mantan gitaris band Superglad, dikabarkan meninggal dunia. Kepergian Dadi membawa kesedihan bagi keluarga, rekan musisi, serta para penggemar yang mengikuti perjalanan musiknya selama bertahun-tahun.
Kabar meninggalnya Dadi Yudistira disampaikan oleh akun resmi Superglad melalui platform Threads pada Senin, 29 Juni 2026. Dalam unggahan tersebut, Superglad menyampaikan pesan duka sekaligus penghormatan terakhir kepada sosok yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan band tersebut.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan Dadi Yudistira,” tulis akun resmi Superglad dalam unggahannya.
Selain menyampaikan kabar kepergian Dadi, Superglad juga mengenang dedikasi serta kontribusi besar sang gitaris selama berkarier bersama band yang berdiri sejak 2003 tersebut.
“Terima kasih atas dedikasi dan karya-karya hebatmu untuk musik Indonesia. Semoga mendapatkan tempat paling mulia di sisi Allah SWT. Rest in power,” lanjut unggahan tersebut.
Kepergian Dadi Yudistira menjadi kehilangan besar bagi Superglad dan para penikmat musik Tanah Air. Sosoknya dikenal sebagai salah satu musisi yang ikut membentuk karakter suara Superglad sejak awal perjalanan band tersebut.
Musisi Indonesia Sampaikan Duka untuk Dadi Yudistira
Kabar meninggalnya Dadi Yudistira langsung mendapat perhatian dari sejumlah musisi Indonesia. Beberapa rekan sesama musisi turut menyampaikan rasa kehilangan melalui media sosial.
Iga Massardi dan Awan dari band .feast menjadi beberapa nama yang memberikan komentar duka atas kepergian Dadi.
Ucapan belasungkawa tersebut menunjukkan bahwa Dadi bukan hanya memiliki peran penting bagi Superglad, tetapi juga dihormati oleh banyak musisi lain dalam industri musik Indonesia.
Bagi para penggemar musik rock Tanah Air, nama Dadi Yudistira memiliki tempat tersendiri. Permainan gitarnya menjadi salah satu elemen yang membentuk identitas musik Superglad sejak awal kemunculannya.
Dadi Yudistira, Salah Satu Pendiri Superglad
Dadi Yudistira merupakan salah satu sosok penting dalam perjalanan awal Superglad. Nama Superglad sendiri memiliki cerita unik karena berasal dari inisial nama panggilan para personel pendirinya.
Huruf G berasal dari Giox, L berasal dari Lukman atau Buluk, A berasal dari Akbar, sedangkan D berasal dari Dadi Yudistira.
Komposisi tersebut kemudian menjadi identitas sebuah band yang dikenal dengan musik rock alternatif yang memiliki karakter kuat.
Sejak berdiri pada 2003, Superglad berkembang menjadi salah satu band yang cukup diperhitungkan dalam skena musik Indonesia. Kehadiran Dadi sebagai gitaris memberikan warna tersendiri dalam musik Superglad.
Permainan gitar Dadi dikenal memiliki karakter vintage dengan nuansa crunchy yang khas. Gaya bermain tersebut memberikan sentuhan berbeda dalam lagu-lagu Superglad.
Karakter gitar Dadi juga menjadi pelengkap bagi permainan gitar Buluk yang memiliki warna suara lebih tebal dan low. Perpaduan kedua karakter gitar tersebut menciptakan identitas musikal Superglad yang mudah dikenali oleh pendengarnya.
Peran Dadi dalam Membentuk Warna Musik Superglad
Sebagai gitaris, Dadi tidak hanya berperan sebagai pemain instrumen, tetapi juga menjadi bagian dari proses kreatif perjalanan Superglad.
Dalam sebuah band, setiap personel memiliki kontribusi dalam membangun karakter musik. Begitu pula dengan Dadi yang memberikan pengaruh melalui permainan gitar serta pendekatan musikalnya.
Gaya gitar yang dibawakan Dadi memberikan nuansa yang berbeda dalam berbagai karya Superglad. Karakter vintage dan crunchy yang menjadi cirinya membantu memperkuat warna musik rock alternatif yang diusung band tersebut.
Kolaborasi antara Dadi dan personel lainnya membuat Superglad memiliki ciri khas tersendiri di tengah perkembangan musik Indonesia.
Bagi penggemar lama Superglad, suara gitar Dadi menjadi salah satu bagian yang sulit dipisahkan dari perjalanan band tersebut.
Dadi Yudistira Mundur dari Superglad pada 2019
Setelah menjalani perjalanan panjang bersama Superglad selama sekitar 13 tahun, Dadi Yudistira akhirnya memutuskan untuk mundur dari band tersebut pada 2019.
Keputusan tersebut diambil karena kesibukan pekerjaan serta keinginannya untuk memberikan lebih banyak waktu bagi keluarga.
Meskipun tidak lagi menjadi bagian aktif dari Superglad, kontribusi Dadi tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perjalanan band tersebut.
Panggung Synchronize Festival 2019 menjadi momen terakhir Dadi tampil bersama Superglad. Penampilan tersebut menjadi penutup perjalanan panjangnya bersama band yang telah membesarkan namanya.
Selama lebih dari satu dekade bersama Superglad, Dadi telah melalui berbagai fase perjalanan musik, mulai dari masa awal pembentukan band hingga proses menghasilkan berbagai karya yang dikenal oleh penggemar.
Perjalanan Panjang Superglad di Industri Musik Indonesia
Superglad merupakan salah satu band yang telah memiliki perjalanan panjang dalam industri musik Indonesia.
Band yang didirikan pada 2003 tersebut telah menghasilkan sejumlah karya dan album sepanjang perjalanan kariernya.
Hingga saat ini, Superglad tercatat telah merilis sembilan album, mulai dari album debut The Superglad pada 2003 hingga album Kemarin Hari Ini Selamanya yang dirilis pada 2023.
Perjalanan tersebut menunjukkan konsistensi Superglad dalam mempertahankan eksistensinya di dunia musik Indonesia.
Banyak lagu dan karya Superglad yang menjadi bagian dari perjalanan para penggemarnya. Tidak hanya dari sisi musik, perjalanan band ini juga menjadi representasi perkembangan skena musik alternatif Indonesia.
Dadi Yudistira menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan panjang tersebut. Kontribusi dan karyanya bersama Superglad akan terus dikenang oleh para penggemar musik Tanah Air.
Warisan Musik Dadi Yudistira untuk Indonesia
Kepergian Dadi Yudistira meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan musisi, serta para pendengar yang menikmati karya-karyanya.
Sebagai gitaris dan salah satu pendiri Superglad, Dadi telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan musik Indonesia, khususnya dalam perkembangan musik rock alternatif.
Karakter permainan gitarnya menjadi bagian dari identitas Superglad dan menjadi salah satu alasan mengapa band tersebut memiliki tempat khusus di hati penggemarnya.
Meski Dadi telah berpulang, karya-karya yang pernah ia hasilkan akan tetap hidup melalui musik yang ditinggalkan.
Bagi dunia musik Indonesia, Dadi Yudistira bukan hanya seorang gitaris, tetapi juga sosok yang ikut membangun sebuah perjalanan kreatif bersama Superglad.
Ucapan duka dan penghormatan dari berbagai pihak menjadi bukti bahwa kontribusinya memiliki arti besar bagi banyak orang.
Selamat jalan Dadi Yudistira. Karya dan dedikasimu untuk musik Indonesia akan selalu dikenang.
Sumber : www.kompas.com
